achyani Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/achyani/ Solusi Sukses Masa Depan Wed, 17 Nov 2021 00:49:40 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png achyani Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/achyani/ 32 32 Beri Kuliah Pakar di UNS, Achyani Ajak Tumbuhkan Literasi Sains dan lingkungan dari Alam Sekitar https://ummetro.id/beri-kuliah-pakar-di-uns-achyani-ajak-tumbuhkan-literasi-sains-dan-lingkungan-dari-alam-sekitar/ Wed, 17 Nov 2021 00:49:40 +0000 https://ummetro.id/?p=14064 UM Metro – Salah seorang dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Dr. Achyani, M.Si. berkesempatan menjadi pemateri tunggal dalam Kuliah Pakar di Program Studi S2 Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret. Kuliah pakar ini berlangsung secara virtual melalui platform zoom meeting pada Selasa (16/11/2021) pukul 09.00 sd 11.30 WIB yang ditujukan diikuti oleh mahasiswa, alumni, dan dosen

The post Beri Kuliah Pakar di UNS, Achyani Ajak Tumbuhkan Literasi Sains dan lingkungan dari Alam Sekitar appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Salah seorang dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Dr. Achyani, M.Si. berkesempatan menjadi pemateri tunggal dalam Kuliah Pakar di Program Studi S2 Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret.

Kuliah pakar ini berlangsung secara virtual melalui platform zoom meeting pada Selasa (16/11/2021) pukul 09.00 sd 11.30 WIB yang ditujukan diikuti oleh mahasiswa, alumni, dan dosen prodi S2 dan S3 Pendidikan Sains UNS.

Achyani mengajak peserta untuk menumbuhkan literasi sains (science literacy) dan lingkungan (environmental literacy) berbasis permasalahan lingkungan di sekitar.

“Literasi Sains saja tidaklah efektif untuk menghasilkan lulusan sekolah yang sadar dan peduli terhadap permasalahan lingkungan sekitar. Diperlukan ketulusan, empati, simpati, altruis, dan kerelaan berkorban dari seseorang untuk dapat melakukan tindakan yang peduli lingkungan,” jelas Achyani kepada peserta.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Metro ini juga menerangkan sekolah memiliki peranan penting dalam menyusun desain pembelajaran yang dapat mengintervensi siswa miliki 4 karakter peduli lingkungan.

“Desain pembelajaran di sekolah harus dapat mengintervensi siswa agar memiliki 4 karakter peduli lingkungan tersebut, atau setidaknya tidak merusak lingkungan,” tambah Achyani.

Menurutnya sudah sepatutnya pihak sekolah dapat memberikan kesadaran kepada siswa agar tidak merusak lingkungan yang ada.

“Nilai karakter tersebut harus ditanamkan, jika siswa tidak dapat merawat lingkungan dengan baik, minimal mereka tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak pohon sembarangan, dan dapat menggunakan kendaraan secara efisien dan lain sebagainya,” tambahnya.

Lebih lanjut dosen yang berhome-base di Prodi S2 Pendidikan Biologi UM Metro ini menegaskan pelanggaran demi pelanggaran terhadap ke lestarian lingkungan justru banyak dilakukan oleh orang yang berpendidikan.

“Sebagai bukti, apakah kita bisa membedakan perilaku orang yang berpendidikan formal dengan yang tidak? Coba kita perhatikan: Siapa yang paling banyak melanggar peraturan lalu lintas? Siapa yang paling banyak membuang sampah secara sembarangan (dari mobil di jalan)? Siapa yang berdemonstrasi dengan cara merobohkan pohon dan merusak pot tanaman di gedung DPR, padahal isu yang diusung demonstran tidak ada relevansinya sama sekali dengan keberadaan pohon tersebut? Atau siapa yang paling banyak melakukan illegal logging? Jawabannya, justru orang yang berpendidikan menengah dan tinggi,” jelas Achyani.

Ia menilai banyak perilaku orang berpendidikan di negeri ini bukan karena berasal dari intervensi pendidikan melainkan karena sifat dasar kebiasaan dari rumah.

“Jadi, dimana artikulasi budaya pendidikan pada diri orang berpendidikan jika memang ada? Perilaku yang kita saksikan dari orang-orang berpendidikan di negeri ini hanyalah ekspresi dari sifat dasar mereka masing-masing yang dibawa dari rumah, bukan karena intervensi pendidikan yang diperolehnya. Kita dapat mengajukan pertanyaan hipotetik juga: 1) mungkin fakta di atas disebabkan pembelajaran di sekolah yang terlalu menekankan aspek kognitif daripada aspek afektif dan psikomotorik; 2) mungkin kesadaran dan kepedulian selama ini hanya sebagai dampak pengiring dan belum by design dari sebuah kurikuler pembelajara IPA,” pungkasnya.

The post Beri Kuliah Pakar di UNS, Achyani Ajak Tumbuhkan Literasi Sains dan lingkungan dari Alam Sekitar appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Beri Pendampingan Penyusunan Proposal di Bangka, Achyani: 6 Proposal Siap Unggah https://ummetro.id/beri-pendampingan-penyusunan-proposal-di-bangka-achyani-6-proposal-siap-unggah/ Fri, 24 Sep 2021 09:23:35 +0000 https://ummetro.id/?p=13848 UM Metro – Salah seorang dosen produktif Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Dr. Achyani, M.Si. kembali mengepakkan sayapnya dalam memberikan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tahun 2021. Kali ini ia bertugas di Provinsi yang terkenal akan semboyan “Serumpun Sebalai” yang namanya sudah melalang buana di kancah Internasional dalam Buku Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata yakni Provinsi Bangka-Belitung.

The post Beri Pendampingan Penyusunan Proposal di Bangka, Achyani: 6 Proposal Siap Unggah appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Salah seorang dosen produktif Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Dr. Achyani, M.Si. kembali mengepakkan sayapnya dalam memberikan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tahun 2021.

Kali ini ia bertugas di Provinsi yang terkenal akan semboyan “Serumpun Sebalai” yang namanya sudah melalang buana di kancah Internasional dalam Buku Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata yakni Provinsi Bangka-Belitung.

Achyani menerangkan, pendampingan ini merupakan yang ketujuh dari sepuluh kegiatan yang diamanahkan kepada dirinya oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II.

Bertempat di STIE Perguruan Tinggi Bangka (Pertiba), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Metro ini bersama rekannya setidaknya memberikan pendampingan kepada 42 dosen pada Selasa-Rabu (21-22/09/2021).

Menurutnya dari 42 dosen tersebut setidaknya menghasilkan 40 proposal yang terbagi dalam tiga kategori.

“Jumlah peserta ada 42 dosen. Setelah mengikuti workshop, ada 18 proposal yang masuk kategori perbaikan mayor, 16 perbaikan minor, dan 6 proposal yang siap unggah,” kata dosen yang berhombase di Prodi S2 Pendidikan Biologi PPs UM Metro tersebut.

Lebih lanjut, ia menuturkan para peserta banyak baru mengetahui istilah-istilah yang ada pada buku panduan penulisan proposal. Selama ini mereka masih mengalami kesulitan dalam memahami beberap istilah yang tercantum dalam buku panduan. Terlebih banyak dosen muda yang belum pernah mengikuti penelitian sama sekali.

“Sebagian besar peserta workshop baru memahami konsep novelty, state of art, TKT dan cara membuat ringkasan yang baik,” tambahnya.

Ia berharap melalui workshop ini, para peserta dapat meningkatkan pemahaman mereka mengenai persyaratan sebuah skim penelitian dan substansi proposal penelitian.

“Peserta merasa sangat terbantu karena mengetahui trik dan perspektif membuat proposal yang tepat baik secara tata tulis maupun substansi. Mudah-mudahan hal ini dapat menjadi bekal mereka ke depan dalam menulis proposal khususnya di bidang penelitian,” pungkasnya. (Bungsudi)

The post Beri Pendampingan Penyusunan Proposal di Bangka, Achyani: 6 Proposal Siap Unggah appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Dr. Achyani Beri Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian di STKIP PGRI Bandar Lampung https://ummetro.id/dr-achyani-beri-pendampingan-penyusunan-proposal-penelitian-di-stkip-pgri-bandar-lampung/ Thu, 16 Sep 2021 01:44:28 +0000 https://ummetro.id/?p=13810 UM Metro – Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Dr. Achyani, M.Si. kembali menjalankan tugasnya sebagai narasumber workshop Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian Tahun 2021. Workshop yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah II ini bertempat di STKIP PGRI Bandar Lampung selama dua hari, Senin-Selasa (13-14 September 2021). Achyani menerangkan bahwa kegiatan workshop ini telah tertunda selama beberapa bulan

The post Dr. Achyani Beri Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian di STKIP PGRI Bandar Lampung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Dr. Achyani, M.Si. kembali menjalankan tugasnya sebagai narasumber workshop Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian Tahun 2021.

Workshop yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah II ini bertempat di STKIP PGRI Bandar Lampung selama dua hari, Senin-Selasa (13-14 September 2021).

Achyani menerangkan bahwa kegiatan workshop ini telah tertunda selama beberapa bulan akibat kebijakan PPKM.

“Workshop ini seharusnya dilaksanakan pada bulan Juni namun karena ada pemberlakuan PPKM oleh pemerintah maka kegiatan ini harus tertunda,” ungkap Achyani.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ini juga menuturkan bahwa peserta yang mengikuti workshop ini setidaknya berjumlah 40 orang dosen yang berasal dari berbagai program studi di STKIP PGRI Bandar Lampung.

“Alhamdulillah dosen-dosen sangat antusias untuk mengikuti workshop, ada 40 dosen yang mengikuti workshop dengan tertib dari awal sampai akhir,” terangnya.

Dosen yang juga ber-homebase di Prodi S2 Pendidikan Biologi ini menerangkan tujuan workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang persyaratan sebuah skim penelitian dan substansi proposal penelitian.

“Peserta merasa sangat terbantu karena mengetahui trik dan perspektif membuat proposal yang tepat baik secara tata tulis maupun substansi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan para peserta banyak baru mengetahui istilah-istilah yang ada pada buku panduan penulisan proposal. Selama ini mereka masih mengalami kesulitan dalam memahami beberap istilah yang tercantum dalam buku panduan. Terlebih banyak dosen muda yang belum pernah mengikuti penelitian sama sekali.

“Sebagian besar peserta workshop baru memahami konsep novelty, state of art, TKT dan cara membuat ringkasan yang baik,” tukasnya. (Fenny)

The post Dr. Achyani Beri Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian di STKIP PGRI Bandar Lampung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Usai Tandatangani Kerja Sama, Dr. Achyani Jadi Pemateri di STKIP Muhammadiyah Pagar Alam https://ummetro.id/usai-tandatangani-kerja-sama-dr-achyani-jadi-pemateri-di-stkip-muhammadiyah-pagar-alam/ Sat, 26 Jun 2021 15:59:17 +0000 https://ummetro.id/?p=13334 UM Metro – Sebagai implementasi penandantanganan Nota Kesepahaman (NK) antara Universitas Muhammadiyah (UM) Metro dengan STIKP Muhammadiyah Pagar Alam, Sumatera Selatan, Dr. Achyani, M.Si. langsung diminta menjadi pemateri di kampus yang dipimpin Joni, SE. M.M. tersebut, Sabtu (26/06/2021). Achyani secara khusus diminta untuk memberikan coaching clinic atas proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat milik dosen

The post Usai Tandatangani Kerja Sama, Dr. Achyani Jadi Pemateri di STKIP Muhammadiyah Pagar Alam appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Sebagai implementasi penandantanganan Nota Kesepahaman (NK) antara Universitas Muhammadiyah (UM) Metro dengan STIKP Muhammadiyah Pagar Alam, Sumatera Selatan, Dr. Achyani, M.Si. langsung diminta menjadi pemateri di kampus yang dipimpin Joni, SE. M.M. tersebut, Sabtu (26/06/2021).

Achyani secara khusus diminta untuk memberikan coaching clinic atas proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat milik dosen di lingkungan kampus setempat.

“Yang hadir ada 21 orang, sebagian besar dosen muda yang belum pernah mendapatkan baik hibah penelitian maupun hibah abdimas,” terang Achyani.

Kendati demikian, menurutnya para dosen tersebut memiliki potensi dan semangat yang luar biasa.

“Tetapi mereka memiliki potensi dan semangat luar biasa untuk dapat menyusun proposal yang bagus dan tepat,” tambahnya.

Lebih lanjut, ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Metro ini memuji kecepatan dosen muda tersebut dalam belajar.

“Mereka dapat memahami dengan cepat bagaimana seharusnya menyusun ringkasan, menemukan novelty, membuat road map, tingkat kesiapterapan teknologi (TKT), dan menyusun anggaran,” tukasnya.

Menariknya lagi, Achyani menjelaskan baik pimpinan maupun dosen STKIP Muhammadiyah Pagar Alam ini memperlihatkan semangat ingin maju secara solid.

Sebelumnya, Achyani juga diketahui mengisi workshop pendampingan penyusunan proposal penelitian tahun 2021 di Institut Teknologi dan Bisnis Lembah Dempo selama dua hari, Kamis-Jum’at (24-25/06/2021). (Bungsudi/PKSKUI)

The post Usai Tandatangani Kerja Sama, Dr. Achyani Jadi Pemateri di STKIP Muhammadiyah Pagar Alam appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Sekedar Pertanian “Ekonomi dan Politik” https://ummetro.id/sekedar-pertanian-ekonomi-dan-politik/ Mon, 18 Jan 2021 02:37:17 +0000 https://ummetro.id/?p=12746 Laman Opini UM Metro – Setiap ke sawah tengah hari, selalu terpikir kerja keras dan kerja ikhlas para petani. Seperti foto yang saya ambil siang hari ini. Jangan lupa, mereka juga kerja cerdas pada bidangnya. Tapi seolah semua itu tidak terhargai dan ternilai secara wajar dalam tatanan kehidupan yang sewajarnya sekalipun. Terlebih bila dibandingkan tatanan

The post Sekedar Pertanian “Ekonomi dan Politik” appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Laman Opini UM Metro – Setiap ke sawah tengah hari, selalu terpikir kerja keras dan kerja ikhlas para petani. Seperti foto yang saya ambil siang hari ini. Jangan lupa, mereka juga kerja cerdas pada bidangnya.

Tapi seolah semua itu tidak terhargai dan ternilai secara wajar dalam tatanan kehidupan yang sewajarnya sekalipun. Terlebih bila dibandingkan tatanan kehidupan orang kantoran yang selalu bekerja di ruang AC, yang kadang hadir tidak penuh, tapi bayaran tetap penuh. Jauh sekali dengan yang dialami petani.

Jika panas atau hujan bukan halangan bagi para petani untuk terus bekerja. Lalu, halangan besar mereka apa? Halangan besar bagi mereka adalah sistem ekonomi yang tidak adil. Mereka dikondisikan oleh suatu kekuatan, hanya sebagai konsumen, hanya sebagai pembeli semua produk orang kaya yang hidup di kota.

Bahkan ketika produk sayuran, padi, singkong, atau sejenisnya yang dihasilkan petani pun tidak layak secara ekonomi, itu tidak penting bagi para produsen pupuk sintetis, pestisida, benih, dan alat pertanian lannya (saprodi). Yang penting jualan saprodi para orang kaya, terus dan terus dibeli para petani.

Jadi, saat ini Petani tidak diposisikan sebagai bagian dari sistem ketahanan pangan, tapi sekedar sekrup dari sistem ekonomi. Orientasinya bahwa pertanian bukan penghasil pangan, melainkan hanya komoditi ekonomi. Petani seakan tercebur dalam kubangan tersebut.

Meminjam istilah Dahlan Iskan, bahwa dalam Kementrian Perdagangan selama ini sering terjadi yang diperdagangkan bukan perdagangan komoditi, tapi “dagang politik”. Politik cari fee dari komoditi impor dan ekspor, sedangkan komoditinya sendiri tidak penting mau berdaya guna atau tidak.

Apakah hal tersebut juga terjadi pada sektor pertanian? Sepertinya iya juga. Misalnya, petani mau menanam apa, berhasil panen atau tidak, itu tidak penting. Yang terpenting perdaganngan saprodi, seperti pupuk, benih, obat-obatan yang menguntungkan produsen tetap laris manis.

Lalu, ketika suatu daerah dapat menghasilkan produk pertanian yang cukup, pejabat di daerah itu dengan bangga menulis: “SELAMAT DATANG DI PROVINSI/KABUPATEN SWASEMBADA PANGAN”.

Sungguh terasa MANIS tulisan tersebut bagi orang-orang tertentu. Sebaliknya, sungguh terasa MIRIS untuk pelakunya yang panas dan hujan terus berjuang demi sekedar dapat makan hari ini, karena hasil panenan tidak cukup ditabung untuk esok hari.

Terlanjur diijon untuk dapat talangan pupuk dan pestisida ketika masa menanam dulu. Padahal mereka para sokoguru bangsa, tapi kini nasibnya berubah menjadi “sokowongkuto”.

Penulis : Dr. Achyani, M.Si. (Dosen PPs UM Metro)

The post Sekedar Pertanian “Ekonomi dan Politik” appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Ironi yang Paling Ironis https://ummetro.id/ironi-yang-paling-ironis/ https://ummetro.id/ironi-yang-paling-ironis/#respond Fri, 22 Mar 2019 11:00:26 +0000 https://ummetro.id/?p=9660 Laman Opini UM Metro – Sekali lagi Prof. Mahfud MD menyadarkan kita tentang bahaya ambisi sebuah jabatan. Hikmah terpenting untuk kita: “Jangan titipkan kemuliaan agama kepada orang yang berambisi jabatan”. Semula banyak orang yang beranggapan bahwa jabatan adalah alat strategis untuk menyebarkan ideologi atau faham tertentu. Namun, untuk banyak kasus di Indonesia faktanya terbalik. Jabatan

The post Ironi yang Paling Ironis appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Laman Opini UM Metro – Sekali lagi Prof. Mahfud MD menyadarkan kita tentang bahaya ambisi sebuah jabatan. Hikmah terpenting untuk kita: “Jangan titipkan kemuliaan agama kepada orang yang berambisi jabatan”.

Semula banyak orang yang beranggapan bahwa jabatan adalah alat strategis untuk menyebarkan ideologi atau faham tertentu. Namun, untuk banyak kasus di Indonesia faktanya terbalik. Jabatan menjadi bumerang dan kontra produktif terhadap “kemuliaan” suatu paham yang ingin dibelanya.

Sebabnya hampir sama, banyak orang, bahkan selevel  orang yang dianggap atau mendapuk dirinya memiliki pemahaman agama yang mendalam sekalipun seringkali kalah oleh gemerlap jabatan itu sendiri yang  diperolehnya dengan sejuta cara yang menabrak rambu-rambu agama. Alih-alih akan berperan sebagai pencerah faham yang dibawanya, malah merusak kemuliaah faham yang dibawanya.

Bahkan, begitu menohok nurani, fakta-fakta yang dipaparkan oleh Prof. Mahmud banyak terjadi di dunia kampus,  Garda terdepan pengawal peradaban bangsa. Miris, karena banyak orang telah terdzolimi oleh pejabat yang tidak seharusnya menjabat. Tentu  ini ironi yang paling ironis. Tapi begitulah, ironi akan terus terjadi dan ada dimana-mana ketika Agama hanya diatasnamakan. Ketika orang berbuat atas nama agama dan bukan untuk agama.

Penulis Dr. Achyani, M.Si.

Simak Cuplikan Pernyataan Prof. Mahfud MD yang Berbicara Soal OTT Ketua Umum PPP Oleh KPK di ILC (19/3/2019) di sini.

The post Ironi yang Paling Ironis appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/ironi-yang-paling-ironis/feed/ 0