Bendahara PP Muahammadiyah Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/bendahara-pp-muahammadiyah/ Solusi Sukses Masa Depan Sun, 30 Mar 2025 14:31:56 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png Bendahara PP Muahammadiyah Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/bendahara-pp-muahammadiyah/ 32 32 Prof. Suyatno: Riset Tidak Berdaya Saing Hanya Tumpukan Kertas https://ummetro.id/prof-suyatno-riset-tidak-berdaya-saing-hanya-tumpukan-kertas/ https://ummetro.id/prof-suyatno-riset-tidak-berdaya-saing-hanya-tumpukan-kertas/#respond Fri, 15 Nov 2019 04:14:58 +0000 https://ummetro.id/?p=11434 UM Metro – Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (SNPPM) UM Metro hadirkan dua narasumber yang konsen dibidangnya. Acara bertempat di aula gedung Hubungan Internasional, kampus setempat, Rabu (13/11/2019). (https://veerhealthcare.net/) Keduanya ialah Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., rektor Universitas Muhammadiyah Bandung sekaligus bendahara umum PP Muhammadiyah dan Dr. Agus Sutanto, M.Si., direktur pascasarjana UM Metro. Dalam

The post Prof. Suyatno: Riset Tidak Berdaya Saing Hanya Tumpukan Kertas appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (SNPPM) UM Metro hadirkan dua narasumber yang konsen dibidangnya. Acara bertempat di aula gedung Hubungan Internasional, kampus setempat, Rabu (13/11/2019). (https://veerhealthcare.net/)

Keduanya ialah Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., rektor Universitas Muhammadiyah Bandung sekaligus bendahara umum PP Muhammadiyah dan Dr. Agus Sutanto, M.Si., direktur pascasarjana UM Metro.

Dalam pemaparan materi, Prof. Suyatno menyinggung banyak hal tentang penelitian yang semestinya dilakukan di perguruan tinggi. Bahkan menurutnya, jika perguruan tinggi memiliki produk yang bagus dari hasil riset, maka perguruan tinggi tersebut akan memiliki daya saing.

“Kalau kita melakukan riset berarti kita harus mengeluarkan produk berdaya saing, misal di Lampung ada kopi lampung, coba diriset, mampu tidak mengalahkan prodak lain, kalo tidak berdaya saing berarti riset kita masih hanya tumpukan kertas,” ujarnya di acara seminar yang dimoderotori oleh Dr. Achyani, M.Si., dosen dan wakil direktur pascasarjana UM Metro.

Meski begitu, Prof. Suyatno menyadari bahwa sampai saat ini budaya riset di perguruan tinggi masih rendah, lebih-lebih menurutnya, dunia industri dan perguruan tinggi belum jalan selaras. Maka, ia berpendapat bahwa kedua sektor ini harus menjalin kerjasama.

“Memang dibalik itu industri-industri kita belum meresap hasil penelitian perguruan tinggi, maka dari itu, industri dan perguruan tinggi harus bekerjasama. Sulit memang membangkitkan budaya penelitian, tapi kalau sudah terbiasa riset pasti akan enak, meneliti akan jadi hobi. Maka dari itu harus dibuat kebijakan untuk mendukungnya,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia juga menyoroti soal peran dosen di berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang dikaitkan dengan jargon “Muhammadiyah Organisasi Berkemajuan”. Menurut Prof. Suyatno arti berkemajuan ketika kita sudah mencintai ilmu.

“Di Muhammadiyah yang artinya berkemajuan adalah orang yang mampu memberi pencerahan, bagaimana bisa mencerahkan, berarti harus membekali diri dengan ilmu, jadi berkemajuan adalah orang yang mencintai ilmu, mencari ilmu dan mengamalkan ilmu. Bagaimana mau mencerahkan kalau tidak membekali diri dengan ilmu” tutupnya. (Nas/Hum).

The post Prof. Suyatno: Riset Tidak Berdaya Saing Hanya Tumpukan Kertas appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/prof-suyatno-riset-tidak-berdaya-saing-hanya-tumpukan-kertas/feed/ 0