ihsan dacholfany Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/ihsan-dacholfany/ Solusi Sukses Masa Depan Wed, 17 Jun 2026 07:04:08 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png ihsan dacholfany Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/ihsan-dacholfany/ 32 32 Akademisi Pascasarjana UM Metro Berikan Penguatan Deep Learning dan Penanganan ADHD bagi Guru SDMu HAMKA https://ummetro.id/akademisi-pascasarjana-um-metro-berikan-penguatan-deep-learning-dan-penanganan-adhd-bagi-guru-sdmu-hamka/ Wed, 17 Jun 2026 07:04:08 +0000 https://ummetro.id/?p=155880 Metro – SD Muhammadiyah Buya Hamka (HAMKA) Metro Lampung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Guru Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengusung tema “Ignite The Future: Transformasi Guru Hebat untuk SDMu HAMKA Berkemajuan” pada Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik. Workshop menghadirkan sejumlah narasumber

The post Akademisi Pascasarjana UM Metro Berikan Penguatan Deep Learning dan Penanganan ADHD bagi Guru SDMu HAMKA appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – SD Muhammadiyah Buya Hamka (HAMKA) Metro Lampung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Guru Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengusung tema “Ignite The Future: Transformasi Guru Hebat untuk SDMu HAMKA Berkemajuan” pada Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro sebagai bentuk kolaborasi antara lembaga pendidikan dasar dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia di bidang pendidikan. Kehadiran para akademisi tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan pemateri yang diajukan oleh SD Muhammadiyah Buya Hamka Metro dan mendapat dukungan dari Direktur Program Pascasarjana UM Metro melalui surat tugas resmi.

Adapun narasumber yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Prof. Dr. Ihsan Dacholfany, M.Ed., Dr. Siti Nurlaila, M.Psi., Psikolog, serta Dr. Joni Wuryanto, M.Pd. Ketiganya menyampaikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing guna memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era yang terus berkembang.

Pada sesi pertama, Dr. Siti Nurlaila, M.Psi., Psikolog memberikan penguatan terkait strategi mengenali dan menangani peserta didik dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) secara tepat dan efektif. Materi ini memberikan pemahaman kepada guru mengenai karakteristik anak dengan ADHD sekaligus pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan peserta didik.

Selanjutnya, Dr. Joni Wuryanto, M.Pd. bersama Prof. Dr. Ihsan Dacholfany, M.Ed. menyampaikan materi tentang Strategi Penyusunan Perangkat Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning. Dalam pemaparannya, kedua narasumber menekankan pentingnya perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada pemahaman mendalam, pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta keterampilan pemecahan masalah sebagai bekal peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Kepala SD Muhammadiyah Buya Hamka Metro menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan bagi para guru sekaligus memperkuat kualitas pendidikan yang unggul dan berkarakter. Melalui kolaborasi dengan Program Pascasarjana UM Metro, para pendidik diharapkan mampu mengimplementasikan berbagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan SD Muhammadiyah Buya Hamka Metro. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengikuti berbagai praktik yang diberikan oleh narasumber selama workshop berlangsung.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Buya Hamka Metro terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan adaptif terhadap dinamika dunia pendidikan. Semangat “Ignite The Future” yang diusung dalam workshop tidak hanya menjadi tema kegiatan, tetapi juga menjadi inspirasi bersama untuk terus menghadirkan inovasi dan transformasi pendidikan dalam membentuk generasi masa depan yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing.

The post Akademisi Pascasarjana UM Metro Berikan Penguatan Deep Learning dan Penanganan ADHD bagi Guru SDMu HAMKA appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro Hadiri Kunjungan Dubes Palestina, Perkuat Sinergi Internasional https://ummetro.id/um-metro-hadiri-kunjungan-dubes-palestina-perkuat-sinergi-internasional/ Wed, 22 Apr 2026 07:10:20 +0000 https://ummetro.id/?p=155551 METRO – Wakil Rektor Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dan Kerja Sama Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed., mewakili Rektor menghadiri kunjungan resmi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Zuhair Al-Shun (diwakili oleh delegasi kedutaan), di Gedung Rektorat UIN Jurai Siwo Lampung, Selasa (21/04/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama internasional,

The post UM Metro Hadiri Kunjungan Dubes Palestina, Perkuat Sinergi Internasional appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
METRO – Wakil Rektor Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dan Kerja Sama Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed., mewakili Rektor menghadiri kunjungan resmi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Zuhair Al-Shun (diwakili oleh delegasi kedutaan), di Gedung Rektorat UIN Jurai Siwo Lampung, Selasa (21/04/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama internasional, khususnya dalam program pertukaran mahasiswa lintas negara. Kehadiran perwakilan UM Metro dalam agenda ini sekaligus menjadi ajang reuni diplomatik, mengingat satu tahun silam, tepatnya pada 8 Mei 2025, UM Metro telah lebih dulu menerima kunjungan resmi Duta Besar Palestina di Aula Gedung A.R. Fachrudin.

Rektor UIN Jurai Siwo, Prof. Dr. Hj. Ida Umami, M.Pd., mengungkapkan bahwa pertemuan ini membahas kolaborasi lintas sektoral antara Kedutaan Besar Palestina, Pemerintah Kota Metro, serta perguruan tinggi di wilayah Metro.

“Kehadiran Duta Besar Palestina merupakan kehormatan sekaligus tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani di Universitas Muhammadiyah Metro tahun lalu,” ujar Prof. Ida dalam sambutannya.

Solidaritas Kemanusiaan dan Pesan Perdamaian

Selain agenda administratif, kegiatan ini diisi dengan guest lecture (kuliah tamu) yang berlangsung khidmat. Dalam pemaparannya, delegasi Palestina yang juga merupakan putra asli Gaza, berbagi cerita menyentuh mengenai kondisi terkini di tanah airnya. Ia menegaskan bahwa perjuangan kemerdekaan Palestina masih terus berlangsung di tengah situasi perang yang sulit.

“Saya ingin berbicara dari hati, sebab saya merasa kita ini satu. Saya merasa berada di rumah sendiri,” ungkapnya penuh emosional yang disambut hangat oleh para peserta.

Sementara itu, Dr. M. Ihsan Dacholfany menyampaikan bahwa dukungan civitas akademika UM Metro dan rakyat Indonesia terhadap Palestina, khususnya warga Gaza, tidak akan pernah surut.

“Harapan kami, seluruh civitas kampus dan masyarakat terus konsisten memberikan dukungan, baik dalam bentuk doa, solidaritas moral, maupun bantuan kemanusiaan. Ini adalah bukti kecintaan kita terhadap perdamaian dunia,” tutur Ihsan.

Antusiasme Mahasiswa
Suasana di lokasi kegiatan tampak penuh semangat persaudaraan. Kedatangan delegasi Palestina disambut meriah oleh para mahasiswa yang mengibarkan bendera merah putih berdampingan dengan bendera Palestina.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan global yang tidak hanya berbasis pada keunggulan akademik, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian internasional.

The post UM Metro Hadiri Kunjungan Dubes Palestina, Perkuat Sinergi Internasional appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Wakil Rektor AIK & Kerjasama UM Metro Terpilih Jadi Ketua FORPIM AIK PP Muhammadiyah https://ummetro.id/wakil-rektor-aik-kerjasama-um-metro-terpilih-jadi-ketua-forpim-aik-pp-muhammadiyah/ Thu, 22 Aug 2024 09:06:48 +0000 https://ummetro.id/?p=150514 Lombok, 20 Agustus 2024 – Pengurus Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah melalui Forum Pimpinan (FORPIM) Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) dan Seminar Nasional pada tanggal 19 sd 21 Agustus 2024 mengadakan Rapat Koordinasi Nasional Pimpinan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (Rakornas AIK PTMA) sekaligus Seminar Nasional, acara ini yang di

The post Wakil Rektor AIK & Kerjasama UM Metro Terpilih Jadi Ketua FORPIM AIK PP Muhammadiyah appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Lombok, 20 Agustus 2024 – Pengurus Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah melalui Forum Pimpinan (FORPIM) Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) dan Seminar Nasional pada tanggal 19 sd 21 Agustus 2024 mengadakan Rapat Koordinasi Nasional Pimpinan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (Rakornas AIK PTMA) sekaligus Seminar Nasional, acara ini yang di ikuti oleh Wakil Rektor/Ketua/Direktur bidang AIK dan BPH serta Asosiasi Lembaga AIK (ALAIK) seluruh Indonesia sekaligus Pemilihan Ketua FORPIM Periode 2024 -2026.

Acara Rakornas kali ini dilaksanakan di hotel Jayakarta Lombok, adapun yang diamanahi tuan rumah adalah Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) selama tiga hari, adapun temanya adalah “Penguatan dan Pengembangan Kelembagaan, Tata Kelola AIK, Serta AIK Sebagai Living Values dan Pendidikan AIK Multidispliner”.

Acara ini dihadiri lebih dari 100 peserta seluruh Indonesia, turut hadir Rektor Ummat yakni Drs. Abdul Wahab, MA dan Civitas Akademika UMMAT, Ketua PP Muhammadiyah, Prof .Dr.Irwan Akib, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Ahmad Muttaqin, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Prof.Ahmad Jainuri dan Ahmad Suyadi,M.Pd Ghofar Ismail MA, BPH Perwakilan PWM NTB dan Jajarannya.

Secara musyawarah mufakat dan Aklamasi , Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany, M Ed dari UM Metro, Lampung yang juga Wakil Rektor Kerjasama dan AIK terpilih menjadi Ketua Forpim AIK PP Muhammadiyah menggantikan Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Ag dari UM Malang yang sebelumnya WR AIK dan Akademik di Universitas Muhammadiyah Malang.

Semoga dengan terpilihnya ketua baru, dapat melanjutkan program dan membuat terobosan yang terbaik dan menghasilkan kegiatan yang out put nya bermanfaat dan berkah bagi persyarikatan. Semoga Allah Meridhoi dan memberikan kemudahan.

The post Wakil Rektor AIK & Kerjasama UM Metro Terpilih Jadi Ketua FORPIM AIK PP Muhammadiyah appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Insan Profetik Profesional Menjadi Standar Lulusan Muhammadiyah https://ummetro.id/insan-profetik-profesional-menjadi-standar-lulusan-muhammadiyah/ Fri, 20 Aug 2021 09:31:47 +0000 https://ummetro.id/?p=13642 Laman Opini UM Metro – Kemajuan zaman saat ini berhasil menghantarkan keterbukaan informasi yang masif termasuk ilmu pengetahuan yang dapat diakses banyak orang melalui smartphone atau pun laptop dari mulai anak-anak hingga orang dewasa sekalipun. Keterbukaan informasi yang signifikan atas dorongan teknologi digitalisasi kini mampu menembus batas dan waktu yang dulu sempat menjadi penghalang bagi

The post Insan Profetik Profesional Menjadi Standar Lulusan Muhammadiyah appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Laman Opini UM Metro – Kemajuan zaman saat ini berhasil menghantarkan keterbukaan informasi yang masif termasuk ilmu pengetahuan yang dapat diakses banyak orang melalui smartphone atau pun laptop dari mulai anak-anak hingga orang dewasa sekalipun. Keterbukaan informasi yang signifikan atas dorongan teknologi digitalisasi kini mampu menembus batas dan waktu yang dulu sempat menjadi penghalang bagi para pelajar untuk menggali ilmu pengetahuan yang mendalam. Jika para generasi dulu harus berkelana dan berduyun mencari sosok guru sebagai tempat ilmu pengetahuan berkumpul, sebagian yang lain bahkan rela menghabiskan waktunya berjam-jam di perpustakaan. Namun saat ini semua ilmu pengetahuan dapat dipelajari dengan sangat gamblang, sangking gamblangnya tidak ada hal yang tidak bisa dipelajari dan dicari dengan memanfaatkan aplikasi pencarian yang tersedia di smartphone kesayangan generasi muda saat ini.

Hal ini makin masif dipraktikkan sejak Pandemi Covid-19 merambat ke penjuru dunia termasuk Indonesia. Sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) yang dulu sempat asing di telinga masyarakat Indonesia, kini menjadi terdengar seakan hal yang normal. Bahkan tidak sedikit frasa pembelajaran daring menjadi perbincangan pelajar SD hingga mahasiswa Perguruan Tinggi. Semua tugas yang diberikan baik oleh guru maupun dosen dapat dengan mudah dijawab mereka. Entah jawaban tersebut datang dari buah pikir dan kerja tangan mereka sendiri, atau justru banyak bayang-bayang lain yang ikut andil dalam proses penanaman ilmu pengetahuan sebagai modal sukses di masa depan. Hal yang pasti adalah, informasi yang mereka butuhkan sudah tertuang dan tersaji dengan baik di internet sehingga tugas demi tugas yang mereka terima dapat dengan mudah terselesaikan. Hanya saja hal yang perlu dipikirkan bagi tenaga pengajar bagaimana membuat mereka tidak menelan mentah-mentah apa yang mereka baca apalagi menjadikannya sebagai jawaban mutlak, melainkan bagaimana sang pendidik mampu membuat mereka memahami hal tersebut kemudian membuat jawaban dengan menggunakan kalimat mereka sendiri yang disebut parafrasa.

Kemajuan teknologi ini juga berhasil menghantarkan para pejuang ilmu belajar mandiri. Mereka mampu mengulik informasi semau mereka sehingga tidak mengherankan jika di dalam proses pembelajaran sebagian pelajar kadang lebih memahami suatu persoalan ketimbang pengajarnya. Jika dulu tenaga pengajar diuntungkan karena pengalaman, maka sekarang generasi muda dapat belajar dengan lebih cepat karena bantuan teknologi yang sudah tak terbendung lagi. Jika generasi muda mampu memanfaatkan teknologi tersebut ke arah yang positif untuk menggali ilmu pengetahuan, maka ke depan mereka akan menjadi generasi yang kuat, tangguh, dan profesional di bidangnya. Apalagi kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) perihal kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang membuat pelajar memiliki kesempatan untuk menggali potensi yang mereka miliki seluas-luasnya. Para pelajar diberikan kebebasan untuk memilih tempat belajar tidak hanya terbatas di ruang kelas, perpustakaan, atau pun di laboratorium saja akan tetapi mereka juga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di perindustrian secara langsung, pusat riset, tempat kerja, tempat pengabdian, pedesaan, dan masyarakat sesuai dengan potensi, bakat, minat, spirit dan cita-cita yang mereka inginkan. Karena pemerintah menginginkan generasi muda saat ini siap menjadi lulusan yang tangguh, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan zaman, serta siap menjadi pemimpin di masa depan dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

Hanya saja, hal ini perlu perhatian khusus dari aspek sikap atau afektif. Kemajuan zaman seringkali membuat perilaku generasi muda justru bertolak belakang dengan ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Sehingga seringkali ditemukan perilaku siswa kurang santun dalam bersikap kepada yang lebih tua baik kepada tenaga pengajar, orang tua maupun masyarakat umum. Sikap acuh tak acuh juga menjadi salah satu karakter generasi muda saat ini akibat kebiasaan mereka yang cenderung menyukai pengoperasian smartphone sebagai tempat mencari solusi dari semua persoalan ketimbang mendiskusikannya dengan orang lain. Padahal Islam telah mengajarkan bahwa mengedepankan adab ketimbang ilmu adalah keniscayaan sebagaimana yang disampaikan ulama besar kita Ibnul Mubarok, “Kami mempelajari masalah adab itu selama 30 tahun sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.”

Sangking pentingnya adab, Muhammadiyah melalui Amal Usahanya yang bergerak di dunia Pendidikan menjadikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai mata pelajaran/mata kuliah yang wajib diikuti oleh semua pelajar. Hal ini tak lain adalah langkah Muhammadiyah untuk memberikan keseimbangan antara kognitif, afektif dan psikomotor para pelajar. Langkah yang sama juga untuk menyeimbangkan antara hati nurani dengan logika berpikir. Sebagian pelajar bisa saja dalam mengambil sikap terhadap suatu permasalahan mengandalkan logika tanpa memperhatikan hati nurani mereka, apakah yang mereka kerjakan sudah benar atau justru sebaliknya. Para pelajar di Muhammadiyah hendaknya menjadikan aspek profetik (Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah) sebagai pintu gerbang dalam mempertimbangkan sesuatu sementara logika akan menjadi langkah untuk mengerjakan sesuatu halnya. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ahzab ayat 21, “Sungguh, telah ada para (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” Jika aspek profetik yang didasarkan pada empat sifat nabi menjadi pangkal mengambil kebijakan maka tentu tindakan yang diambil oleh para pelajar akan sesuai dengan hati Nurani yang Allah ciptakan condong pada kebenaran.

Penanaman nilai-nilai profetik ini akan menjadi pengikat bagi lulusan-lulusan Muhammadiyah di mana nanti di masa depan mereka tidak hanya profesional di bidangnya semata, akan tetapi juga dapat memanfaatkan keahliannya agar berguna bagi dirinya sendiri, orang lain, dan bangsa. Hal ini akan membuat mereka menargetkan hal baru sebagai capaian akhir yakni keindahan tempat di akhirat, bukan hanya sekedar kebahagiaan di dunia saja. Sehingga jika nanti mereka menjadi ahli hukum, mereka akan menjadi ahli hukum yang menegakkan keadilan sesuai hati nurani mereka yang akan mengedepankan aspek hukum sebab akibat dalam mengambil keputusan. Jika mereka menjadi akuntan, mereka akan menjadi akuntan yang adil dan jujur dalam menghitung segala halnya bukan hanya mengandalkan standar administrasi namun juga kejujuran yang berdasarkan hati nurani. Jika mereka menjadi dokter, mereka akan mengedepankan aspek kemanusiaan ketimbang hanya menjadikan uang sebagai syarat penanganan atas jasa keprofesionalan mereka. Begitulah mestinya lulusan Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis: Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed.

The post Insan Profetik Profesional Menjadi Standar Lulusan Muhammadiyah appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>