IMM UM Metro Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/imm-um-metro/ Solusi Sukses Masa Depan Mon, 03 Mar 2025 09:46:12 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png IMM UM Metro Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/imm-um-metro/ 32 32 IMM Metro Gelar Debat Calon Ketua Umum 2021-2022 https://ummetro.id/imm-metro-gelar-debat-calon-ketua-umum-2021-2022/ Thu, 25 Feb 2021 14:15:31 +0000 https://ummetro.id/?p=12893 UM Metro – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Metro menghadirkan forum debat calon Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro periode 2021/2022 dengan tema “Membangun Progesifitas Gerakan dalam Meneguhkan Loyalitas Ikatan” bertempat di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro. Forum debat ini dihadirkan untuk menakar kualitas dua calon ketua umum

The post IMM Metro Gelar Debat Calon Ketua Umum 2021-2022 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Metro menghadirkan forum debat calon Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro periode 2021/2022 dengan tema “Membangun Progesifitas Gerakan dalam Meneguhkan Loyalitas Ikatan” bertempat di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro.

Forum debat ini dihadirkan untuk menakar kualitas dua calon ketua umum PC IMM Kota Metro yaitu Guntur Aji Pamungkas dan Yoga Ferryandika, “Forum ini diadakan bukan untuk saling menjatuhkan, melainkan ajang untuk menakar kualitas calon ketua PC IMM periode 2021/2022,” Tutur Teguh Santoso selaku Panitia Pemilihan musyawarah PC IMM Kota Metro.

Achmad Zaenuri Rais, Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro periode 2020/2021 berharap para calon ketua umum diharapkan ketika menyampaikan argumen tidak menimbulkan provokasi karena debat yang sehat adalah debat yang tidak menyerang secara personal dan tidak mengundang provokasi,
“Harapanya para penerus estafet kepemimpian periode setahun kedepan bisa memperbaiki sistem yang kurang tepat dan melanjutkan program dari kepemimpinan sebelumnya,” Tegas Rais.

Hadir dalam acara ini seluruh kader dari masing-masing Pimpinan Komisariat (PK) se-Kota Metro yaitu PK IMM Fakultas Agama Islam UM Metro, PK IMM Fakultas Ekonomi UM Metro, PK IMM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Metro, PK IMM Fakultas Teknik UM Metro, PK IMM Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Hukum, PK IMM Siti Khadijah, PK IMM at-Tanwir Putra, PK IMM se-IAIN Metro, dan PK IMM Dharma Wacana Metro.

 

Kontributor:Renci (Aktivis IMM UM Metro)

The post IMM Metro Gelar Debat Calon Ketua Umum 2021-2022 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Sosial Distancing and Home Activity, IMM Bisa Apa? https://ummetro.id/sosial-distancing-and-home-activity-imm-bisa-apa/ https://ummetro.id/sosial-distancing-and-home-activity-imm-bisa-apa/#respond Tue, 24 Mar 2020 08:48:27 +0000 https://ummetro.id/?p=12013 Opini – Ditengah carut marutnya Indonesia yang dihadapkan dengan berbagai masalah yang belum selesai, sekarang Indonesia dihadapkan dengan Virus Corona. Covid-19 kini dianggap sebagai permasalahan baru yang mampu membawa dampak besar bagi setiap lini kehidupan, baik ekonomi maupun pendidikan. Virus yang sudah dinyatakan sebagai pandemi ini memang begitu menyita perhatian. Hingga pada Ahad, 15 Maret

The post Sosial Distancing and Home Activity, IMM Bisa Apa? appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Opini – Ditengah carut marutnya Indonesia yang dihadapkan dengan berbagai masalah yang belum selesai, sekarang Indonesia dihadapkan dengan Virus Corona. Covid-19 kini dianggap sebagai permasalahan baru yang mampu membawa dampak besar bagi setiap lini kehidupan, baik ekonomi maupun pendidikan.

Virus yang sudah dinyatakan sebagai pandemi ini memang begitu menyita perhatian. Hingga pada Ahad, 15 Maret 2020, setelah dijejalkan dengan berbagai wacana dan berita mengenai jumlah positif corona, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar warga melakukan social distancing dan home ativity (aktivitas dirumah).

Social distancing atau pembatasan sosial merupakan bagian dari usaha yang dapat dilakukan untuk memutus penyebaran wabah. Caranya, dengan mencegah interaksi skala besar dari orang-orang disuatu wilayah. Hal yang minimal dilakukan pemerintah saat ini adalah meliburkan kantor dan sekolah, melakukan penutupan toko, tempat hiburan dan tempat-tempat lain, serta membatasi acara keagamaan yang mengharuskan terjadinya banyak interaksi dengan tujuan mencegah orang banyak untuk berkumpul dan berada dikerumunan.

Namun, orang-orang masih bisa bepergian dan meninggalkan rumah dengan memperhatikan pembatasan interaksi sosial dengan orang lain seperti menghindari transportasi umum dan menjaga jarak dengan oranglain setidaknya 1 meter. Sudah seharusnya, seiring dengan masifnya penyebaran virus corona dan bertambahnya pasien positif hampir setiap harinya, kita melakukan upaya demi pencegahan dan memutus rantai penyebaran wabah virus ini.

Sekilas, kebijakan ini memang tidak memberatkan. Akan tetapi, karakter warga +62 yang terkesan menyebalkan dan menjengkelkan membuat kebijakan ini sulit dilakukan. Pemerintah sudah memberikan kebijakan terbaik, akan tetapi masih ada beberapa kelompok yang tidak mengindahkan instruksi tersebut, mereka malah sibuk mengkritisi dan menonjolkan slogan sembari berkoar-koar bahwa mereka hanya takut pada Tuhan.

Lantas, bagaimana peran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM ) dalam menghadapi pandemi virus ini?

Sebagai organisasi yang erat kaitannya dengan rapat, diskusi, kajian, seminar dan agenda-agenda kemahasiswaan serta kemasyarakatan yang mengharuskan adanya kerumunan dan interaksi satu dengan lainnya, dalam situasi dan kondisi seperti ini, penting bagi seluruh kader IMM untuk mentaati pemerintah dan tidak banyak mengomentari kebijakan pemerintah disaat genting seperti ini.

Progam kerja IMM harus diganti yaitu ikut serta menyukseskan progam pemerintah. Sudah seyogyanya, kader IMM taat pada kebijakan yang membawa kemaslahatan. IMM dan organisasi lainnya terkesan menjadi garda terdepan dalam mengkritik kebijakan pemerintah yang menindas kaum marjinal, namun untuk kebijakan yang satu ini, peran IMM adalah mengindahkan kebijakan pemerintah mengenai social distancing.

Selain itu, kader IMM harus ikut serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya corona dan pentingnya #dirumahaja melalui media online. Bukankah, kehadiran IMM adalah untuk amar ma’ruf nahi mungkar, maka, situasi seperti ini harus tetap mampu menjadikan kader IMM sebagai pelopor menyampaikan kebaikan. Bukan berarti dengan adanya social distancing dan diliburkan instansi pendidikan menjadikan IMM harus menghentikan pergerakan, sebab, IMM bisa menggantikan diskusi dan kajian yang biasa dijalankan dengan berbasis online. Tidak hanya itu, kader IMM juga tetap harus mengkaji ilmu, menambah referensi bacaan meski dilakukan sembari rebahan. Karena, permasalahan semacam ini tidak menjadikan IMM menghentikan pergerakan.

Pergerakan yang kerap dilakukan di dunia kampus dan masyarakat, kini harus dilakukan menyesuaikan kondisi. Kader IMM bisa mengupayakan untuk tetap berdiam diri dirumah, akan tetapi keberadaannya harus tetap bisa dirasakan. (africanarguments.org) Melalui tulisan yang disebarkan dan menjadi informan untuk memfasilitasi masyarakat mengetahui informasi terkini mengenai corona dan hiruk-pikuk lainnya.

Selain itu, di daerahnya masing-masing, setiap kader IMM harus tetap berperan sebagai social control ditengah-tengah masyarakat, melalui edukasi dan memberi pengertian kepada masyarakat akan pentingnya budaya hidup sehat serta pembiasaan cuci tangan. Dimulai dari lini terkecil, diri sendiri, keluarga, tetangga dan sekitarnya. Tidak hanya itu, dalam kegiatan sehari-hari, bisa melakukan aktifitas menggunakan tangan yang tidak dominan yaitu tangan kiri atau siku untuk mengetok pintu, transportasi, turun dari tangga dan kegiatan lainnya. Melalui iktiyar seperti itu, kita bisa sama-sama mengalahkan pandemi corona.

 

Penulis: Renci (Mahasiswa Pendidikan Agama Islam UM Metro)

The post Sosial Distancing and Home Activity, IMM Bisa Apa? appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/sosial-distancing-and-home-activity-imm-bisa-apa/feed/ 0
IMM UM Metro Desak Pemkot Metro Tolak Revisi UU KPK https://ummetro.id/imm-um-metro-desak-pemkot-metro-tolak-revisi-uu-kpk/ https://ummetro.id/imm-um-metro-desak-pemkot-metro-tolak-revisi-uu-kpk/#respond Wed, 25 Sep 2019 12:18:55 +0000 https://ummetro.id/?p=11074 UM Metro – Rabu (25/9/2019), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UM Metro menggelar aksi di dua titik perkantoran pemerintah Kota Metro. Dari pantauan tim Humas UM Metro, setelah berkumpul dan menyatukan tujuan aksi, koordinator lapangan Rifki mengomando ratusan mahasiswa berjaket hijau dengan berbagai atribut penolakan Revisi undang-undang KPK, RKUHP dan beberapa tuntutan

The post IMM UM Metro Desak Pemkot Metro Tolak Revisi UU KPK appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Rabu (25/9/2019), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UM Metro menggelar aksi di dua titik perkantoran pemerintah Kota Metro.

Dari pantauan tim Humas UM Metro, setelah berkumpul dan menyatukan tujuan aksi, koordinator lapangan Rifki mengomando ratusan mahasiswa berjaket hijau dengan berbagai atribut penolakan Revisi undang-undang KPK, RKUHP dan beberapa tuntutan lainnya mulai bergerak menuju bundaran tugu pena.

Kemudian aksi bergeser ke gedung walikota yang tidak jauh dari bundaran tugu pena. Massa terus mendesak, meminta Walikota Kota Metro menampung berbagai aspirasinya.

Beberapa tuntutan mahasiswa yang disampaikan ialah terkait penolakan terhadap beberapa kebijakan seperti Revisi UU KPK yang dianggap melemahkan Lembaga Pemberantasan Korupsi dan pasal karet yang membatasi hak menyampaikan pendapat.

“Tolak RUU KPK, kami tidak mengharap penundaan tapi tolak,” teriak Rifki seorang mahasiswa dari atas kendaraan yang membawa pengeras suara.

“Tolak RKUHP, tolak undang-undang yang berkaitan dengan pasal kolonial yang dihidupkan kembali, karena itu pasal karet yang membelenggu kebebasan berekspresi,” imbuhnya.

Selain itu, Rifky juga menuntut secara serius kepada pemerintah terhadap bencana  Karhutla, menurutnya, kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan bukan kebakaran tapi sengaja dibakar.

Tidak berselang lama, wakil walikota Kota Metro Djohan, S.E., M.M., mendekati kerumunan mahasiswa dan menyampaikan sikap pemerintah Kota Metro terhadap revisi beberapa UU oleh DPR RI.

“Kita sama-sama sejalan dengan mahasiswa, kami di daerah berpikir seharusnya sebelum diputuskan, DPR harus mendengarkan aspirasi masyarakat terutama mahasiswa yang masih murni ingin menegakkan kedaulatan rakyat. Tapi harus benar-benar murni jangan ada kelompok-kelompok kepentingan yang menunggangi,” serunya dihadapan Mahasiswa UM Metro.

Djohan juga berjanji, pihaknya akan menyalurkan berbagai tuntutan mahasiswa kepada pemerintah pusat.

“Pak asisten kita akan teruskan tuntutan ini, kita harus sejalan dengan tuntutan masyarakat,” himbaunya kepada asisten pemerintah Kota Metro.

Setelah mendapat respon dari Pemerintah Kota Metro, massa bergerak menuju Kantor DPRD Kota Metro. Sepanjang perjalanan orator aksi Sopian Sanjaya terus menggelorakan semangat dengan berbagai pekikan melalui pengeras suara yang dibawanya. “Hidup mahasiswa, hidup rakyat Indonesia, kita harus terus berjuang untuk indonesia bermartabat, berkemajuan dan mencerahkan,” pekiknya. (Nas/Hum).

 

 

 

The post IMM UM Metro Desak Pemkot Metro Tolak Revisi UU KPK appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/imm-um-metro-desak-pemkot-metro-tolak-revisi-uu-kpk/feed/ 0
Mastama 2019, IMM UM Metro Bangkitkan Semangat Generasi Muda https://ummetro.id/mastama-2019-imm-um-metro-bangkitkan-semangat-generasi-muda/ https://ummetro.id/mastama-2019-imm-um-metro-bangkitkan-semangat-generasi-muda/#respond Fri, 06 Sep 2019 14:01:36 +0000 https://ummetro.id/?p=10991 UM Metro – Memasuki hari ketiga Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat UM Metro datangkan dua narasumber untuk memotivasi mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020. Hadir dalam acara ini Rektor UM Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., mengaku terkesan melihat mahasiswa barunya bersemangat menimba ilmu di UM Metro. Bahkan ia mengaku akan mendukung setiap

The post Mastama 2019, IMM UM Metro Bangkitkan Semangat Generasi Muda appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Memasuki hari ketiga Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat UM Metro datangkan dua narasumber untuk memotivasi mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020.

Hadir dalam acara ini Rektor UM Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., mengaku terkesan melihat mahasiswa barunya bersemangat menimba ilmu di UM Metro. Bahkan ia mengaku akan mendukung setiap kegiatan kemahasiswaan yang sifatnya positif dan bisa membawa nama harum almamater.

“Luar biasa bangga, saya senang melihat semangat generasi muda, apalagi generasi muda yang memiliki ghirah untuk berjuang di Universitas Muhammadiyah Metro dan Muhammadiyah pada umumnya,” ungkap rektor, di acara yang bertempat di halaman gedung B, Kampus I, Kamis (06/9/2019).

Sementara dua narasumber lainnya, Anna Morinda Wakil Ketua DPRD Kota Metro dan Riyan Berta Ketua DPP IMM Bidang Agraria dan Kemaritiman terlihat berhasil menggenjot semangat peserta Mastama.

Dihadapan anak-anak muda yang akan menyelami kehidupan perkuliahan, Ana Morinda berpesan agar mahasiswa menguasai teknologi dan pandai berbahasa asing.

“Anak-anak muda millenial harus bersemangat, kalau ingin masuk di percaturan dunia harus rajin membaca buku, minimal 5 buku perminggu, kuasai teknologi dan bahasa asing,” cetusnya sembari mengepalkan tangannya ke udara.

Lebih jauh, Ana juga mengajak agar generasi muda Indonesia mempersiapkan bekal untuk masuk ke persaingan global. Menurutnya mahasiswa jangan hanya berdemo menyuarakan tolak asing masuk ke Indonesia, tapi yang terpenting ialah generasi muda harus meninggalkan kemalasan dan mulai membuka luas cakrawala pemikiran.

“Jadilah generasi yang terus belajar, religius, tanamkan sikap gotong royong, dan berintegritas. Tinggalkan kemalasan, ketidakmandirian, dan sikap-sikap yang tidak mau membuka luas wawasan pemikiran. Kalau kita tetap malas, jangan salahkan bangsa lain masuk ke Indonesia,” himbaunya.

Dalam kesempatan yang sama, Riyan Berta mengajak semua mahasiswa UM Metro aktif beroganisasi dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Menurutnya dengan berorganisi mahasiswa akan terpacu untuk berfikir kritis dan kolaboratif.

“Saya lahir dari keluarga Muhammadiyah dan selalu di sekolahkan di sekolah milik Muhammadiyah. Merasa bosan sekolah di Muhammadiyah, kemudian saya kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri, orang tua mengizinkan tapi dengan satu syarat harus ikut terlibat dalam IMM,” kenangnya.

Terakhir, Berta menjelaskan bahwa IMM adalah organisasi resmi yang lahir dari Muhammadiyah dan keberadaannya diakui di setiap Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM). Sehingga sudah selaknya mahasiswa yang kuliah di PTM mampu memberikan perubahan besar bagi Persyarikatan Muhammadiyah. (Nas/Hum).

 

 

The post Mastama 2019, IMM UM Metro Bangkitkan Semangat Generasi Muda appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/mastama-2019-imm-um-metro-bangkitkan-semangat-generasi-muda/feed/ 0