Kampus Berdampak Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/kampus-berdampak/ Solusi Sukses Masa Depan Tue, 23 Jun 2026 04:54:55 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png Kampus Berdampak Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/kampus-berdampak/ 32 32 Tingkatkan Literasi Akademik, Perpustakaan UM Metro Gelar Seminar Strategi Penulisan Artikel Jurnal Berkualitas https://ummetro.id/seminar-literasi-akademik-strategi-penulisan-artikel-jurnal-um-metro/ Tue, 23 Jun 2026 04:54:55 +0000 https://ummetro.id/?p=155924 Metro, 23 Juni 2026 – Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menyelenggarakan Seminar Literasi Akademik bertema “Strategi Penulisan Artikel Jurnal Berkualitas” yang berlangsung di Smart Classroom Gedung KH. Ahmad Azhar Basyir, UM Metro. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I UM Metro, Dekan Fakultas Teknik, Kepala Perpustakaan, dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi. Kegiatan

The post Tingkatkan Literasi Akademik, Perpustakaan UM Metro Gelar Seminar Strategi Penulisan Artikel Jurnal Berkualitas appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro, 23 Juni 2026 – Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menyelenggarakan Seminar Literasi Akademik bertema “Strategi Penulisan Artikel Jurnal Berkualitas” yang berlangsung di Smart Classroom Gedung KH. Ahmad Azhar Basyir, UM Metro. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I UM Metro, Dekan Fakultas Teknik, Kepala Perpustakaan, dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis perpustakaan dalam meningkatkan literasi akademik di lingkungan kampus, khususnya dalam mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah berbasis publikasi jurnal sebagai alternatif penyelesaian tugas akhir.

Dalam sambutannya, Kepala Perpustakaan UM Metro, Tri Krisniati, S.I.Pust., menyampaikan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung transformasi akademik di perguruan tinggi, terutama dalam memperkuat budaya literasi dan publikasi ilmiah.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan studi melalui skripsi atau tesis, tetapi juga dapat diarahkan untuk menghasilkan artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu memahami bahwa publikasi ilmiah adalah bagian penting dari proses akademik yang memberikan nilai tambah dan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UM Metro, Dr. Rahmad Bustanul Anwar, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebijakan tugas akhir berbasis artikel ilmiah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperkuat budaya riset di lingkungan universitas.

Beliau juga menyoroti peningkatan signifikan capaian publikasi UM Metro pada tahun 2025, baik pada jurnal internal maupun eksternal, yang salah satunya didukung oleh pemanfaatan akses referensi ilmiah seperti platform Elsevier untuk mendukung penulisan artikel akademik.

“Melalui seminar ini, diharapkan dosen dan mahasiswa semakin terampil dalam menyusun artikel ilmiah yang berkualitas dan mampu menembus jurnal bereputasi,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Teknik UM Metro, Dr. Ir. Dwi Kurniawan, S.T., M.T., hadir sebagai narasumber utama. Ia membagikan pengalaman dan strategi dalam menulis artikel ilmiah yang telah berhasil dipublikasikan pada berbagai jurnal internasional bereputasi.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya memahami gaya selingkung jurnal, struktur artikel ilmiah, serta strategi memilih jurnal yang tepat agar artikel dapat diterima untuk publikasi.

Menurutnya, penulisan artikel ilmiah memiliki perbedaan mendasar dengan penulisan skripsi atau tesis, sehingga diperlukan ketelitian serta kemampuan adaptasi terhadap standar setiap jurnal.

Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada peserta mengenai cara mencari jurnal bereputasi, baik nasional maupun internasional, termasuk alternatif jurnal yang tidak memerlukan biaya publikasi tinggi.

Seminar ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas tugas akhir mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan Universitas Muhammadiyah Metro.

The post Tingkatkan Literasi Akademik, Perpustakaan UM Metro Gelar Seminar Strategi Penulisan Artikel Jurnal Berkualitas appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Dosen UM Metro Bersama Majelis Hukum dan HAM PDA Kota Metro Gelar Roadshow Pendidikan Pra-Nikah bagi Pelajar SMA https://ummetro.id/dosen-um-metro-bersama-majelis-hukum-dan-ham-pda-kota-metro-gelar-roadshow-pendidikan-pra-nikah-bagi-pelajar-sma/ Tue, 24 Feb 2026 04:11:26 +0000 https://ummetro.id/?p=155203 Metro – Dr. Siti Nurlaila, M.Psi., Psikolog, dosen Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), bersama Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Metro kembali menggelar roadshow pendidikan pra-nikah bagi pelajar SMA negeri dan swasta di Kota Metro. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung visi “Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Berbudaya.”

The post Dosen UM Metro Bersama Majelis Hukum dan HAM PDA Kota Metro Gelar Roadshow Pendidikan Pra-Nikah bagi Pelajar SMA appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Dr. Siti Nurlaila, M.Psi., Psikolog, dosen Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), bersama Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Metro kembali menggelar roadshow pendidikan pra-nikah bagi pelajar SMA negeri dan swasta di Kota Metro.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung visi “Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Berbudaya.” Roadshow menghadirkan narasumber dari bidang psikologi dan hukum guna memberikan pemahaman komprehensif kepada remaja terkait kesiapan pernikahan dan perlindungan hukum.


Penguatan Karakter Emosional dan Spiritual

Dalam sesi psikologi bertema “Penguatan Karakter Emosional dan Spiritual dalam Pendidikan Pra-Nikah sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Emas,” Dr. Siti Nurlaila menekankan bahwa pernikahan bukanlah perlombaan jangka pendek, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan kesiapan mental dan kematangan emosional.

Ia menjelaskan fenomena “The Limbic Gap” berdasarkan kajian perkembangan remaja, yakni kondisi ketika pusat emosi (amygdala) telah berkembang aktif, sementara pusat pengendali logika dan pengambilan keputusan (prefrontal cortex) belum sepenuhnya matang hingga usia sekitar 25 tahun.

“Inilah alasan mengapa remaja seringkali mengambil keputusan secara impulsif. Tanpa penguatan karakter, risiko pernikahan dini menjadi lebih tinggi,” jelasnya.

Dalam psikoedukasi tersebut, Dr. Siti menekankan dua pilar utama pembentukan kesiapan pra-nikah, yakni Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ). Remaja diajak untuk memiliki kesadaran diri, kemampuan regulasi emosi, serta kedekatan spiritual sebagai landasan dalam mengambil keputusan hidup.

Perspektif Hukum: Dispensasi Kawin sebagai Upaya Terakhir

Pada sesi hukum, materi disampaikan oleh Ariza Umami, S.H., M.H., yang menguraikan tentang dispensasi kawin sebagai mekanisme hukum pengecualian terhadap batas usia minimum perkawinan.

Ia menegaskan bahwa dispensasi kawin harus ditempatkan sebagai instrumen perlindungan terakhir (last resort) dan diputuskan melalui pertimbangan hakim dengan mengedepankan prinsip the best interests of the child. Hal ini penting agar kebijakan tersebut tidak justru melegitimasi praktik perkawinan anak yang berpotensi mengancam hak atas pendidikan, kesehatan, dan tumbuh kembang optimal.

Dukungan terhadap Metro Bebas Pernikahan Anak

Kegiatan ini juga menyoroti dampak pernikahan dini terhadap risiko stunting serta kesiapan psikologis dan sosial remaja. Melalui edukasi berkelanjutan, diharapkan kesadaran pelajar semakin meningkat untuk mempersiapkan masa depan melalui pendidikan dan pengembangan kapasitas diri.

Roadshow ini menjadi bagian dari upaya bersama mendorong penurunan angka pernikahan anak di Kota Metro, sekaligus memperkuat literasi pra-nikah sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda.

Di akhir kegiatan, Dr. Siti mengajak para siswa untuk memprioritaskan pengembangan diri.

“Investasi terbaik saat ini bukanlah mencari pasangan hidup, melainkan berinvestasi pada kapasitas diri sendiri,” pungkasnya di hadapan para peserta.

 

Kontributor: Tim Dosen
Editor: Nas/Humas

The post Dosen UM Metro Bersama Majelis Hukum dan HAM PDA Kota Metro Gelar Roadshow Pendidikan Pra-Nikah bagi Pelajar SMA appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
LLDIKTI Wilayah II Dorong Kampus Berdampak, Rektor UM Metro Tekankan Kontribusi Berbasis Potensi Daerah https://ummetro.id/lldikti-wilayah-ii-dorong-kampus-berdampak-rektor-um-metro-tekankan-kontribusi-berbasis-potensi-daerah-2/ Tue, 03 Feb 2026 07:50:42 +0000 https://ummetro.id/?p=155004 Pringsewu – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc, mendorong perguruan tinggi untuk bertransformasi menjadi kampus berdampak, yakni perguruan tinggi yang kinerjanya diukur dari kontribusi nyata terhadap masyarakat, lingkungan, dan pembangunan nasional. Hal itu disampaikan Prof. Iskhaq dalam Focus Group Discussion (FGD) Kepala LLDIKTI Wilayah II bersama Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Provinsi

The post LLDIKTI Wilayah II Dorong Kampus Berdampak, Rektor UM Metro Tekankan Kontribusi Berbasis Potensi Daerah appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>

Pringsewu – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc, mendorong perguruan tinggi untuk bertransformasi menjadi kampus berdampak, yakni perguruan tinggi yang kinerjanya diukur dari kontribusi nyata terhadap masyarakat, lingkungan, dan pembangunan nasional.

Hal itu disampaikan Prof. Iskhaq dalam Focus Group Discussion (FGD) Kepala LLDIKTI Wilayah II bersama Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Provinsi Lampung bertema Arah Kinerja Perguruan Tinggi Tahun 2026, yang digelar Senin (2/2/2026) di Aula Universitas Aisyah Pringsewu.

“Ke depan, kita tidak lagi hanya melihat kinerja perguruan tinggi dari laporan administratif. Yang ingin kita ukur adalah sejauh mana kontribusi nyata perguruan tinggi bagi lingkungan sekitar kampus dan masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi (IKU-PT) harus dipahami sebagai alat ukur dampak, bukan sekadar kewajiban administratif. Kontribusi tersebut, lanjutnya, tidak selalu identik dengan teknologi tinggi.

“Kontribusi itu tidak harus high technology. Kontribusi bisa disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing perguruan tinggi, baik di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional,” tegas Prof. Iskhaq.

Prof. Iskhaq menambahkan, IKU merupakan mandat kebijakan negara yang diturunkan dari peraturan perundang-undangan, sehingga wajib menjadi rujukan dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan rencana operasional perguruan tinggi.

“IKU bukan sekadar program kementerian. Ini adalah turunan langsung dari kebijakan negara. Karena itu, Renstra perguruan tinggi idealnya diselaraskan dengan IKU agar arah geraknya sama,” jelasnya.

Dalam arah kebijakan tahun 2026, Prof. Iskhaq menekankan empat fokus utama kinerja perguruan tinggi, yakni peningkatan akses pendidikan, peningkatan mutu dan relevansi lulusan, penguatan talenta, serta tata kelola perguruan tinggi yang berintegritas. Keempat aspek tersebut dinilai saling berkaitan dalam mewujudkan perguruan tinggi yang benar-benar berdampak.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, media, masyarakat, dan mahasiswa.

“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kerja bersama, dengan alat ukur yang sama dan langkah yang serasi, agar dampaknya bisa diakumulasikan secara nasional,” ujarnya.

Rektor UM Metro: Kontribusi Harus Berangkat dari Potensi dan Masalah Daerah

Rektor Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Dr. Nyoto Suseno, M.Si., yang juga hadir diacara tersebut menegaskan bahwa upaya mewujudkan kampus berdampak harus diawali dengan pemahaman mendalam terhadap potensi dan persoalan riil di daerah.

“Perguruan tinggi sering kali menyelenggarakan pendidikan hanya mengikuti tren, tetapi tidak benar-benar memahami sumber daya dan persoalan yang ada di daerahnya sendiri,” ujar Dr. Nyoto.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan pendidikan tinggi kerap tidak mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret. Oleh karena itu, kebijakan IKU yang menekankan kontribusi harus dimaknai sebagai dorongan untuk melakukan pemetaan potensi lokal secara serius.

“Kalau kita bicara kontribusi, perguruan tinggi harus tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan di lapangan. Pendidikan tinggi tidak cukup hanya meluluskan mahasiswa, tetapi harus memberi solusi,” tegasnya.

Dr. Nyoto menyoroti besarnya potensi Provinsi Lampung di sektor kelautan, perikanan, pertanian, dan wilayah pesisir yang belum sepenuhnya dikelola secara optimal karena keterbatasan penguatan sumber daya manusia dan regulasi yang berpihak.

“Lampung ini kaya sumber daya, tetapi sering kali belum dikelola secara optimal. Di sinilah perguruan tinggi seharusnya hadir melalui riset, inovasi, dan rekomendasi kebijakan,” katanya.

Selain potensi daerah, ia juga menyinggung isu strategis seperti alih fungsi lahan dan dampaknya terhadap lapangan kerja serta kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab akademik dan moral untuk ikut mengawal arah pembangunan.

“Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus ikut memikirkan dan mengawal agar pembangunan tidak menimbulkan konflik baru dan tetap berkeadilan,” ujarnya.

Ia menyambut baik dorongan LLDIKTI Wilayah II agar perguruan tinggi bergerak menuju kampus berdampak, dengan kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan selaras dengan agenda pembangunan nasional.

“FGD ini menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi swasta di Lampung untuk menyatukan langkah, memperkuat kolaborasi, dan menegaskan peran strategis pendidikan tinggi dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (Nas/Humas).

The post LLDIKTI Wilayah II Dorong Kampus Berdampak, Rektor UM Metro Tekankan Kontribusi Berbasis Potensi Daerah appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Wujud Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Dirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK di Rejoagung https://ummetro.id/wujud-kampus-berdampak-tim-pengabdi-mahasiswa-berdampak-um-metro-dirikan-bank-sampah-ibu-ibu-pkk-di-rejoagung/ Fri, 14 Nov 2025 01:27:06 +0000 https://ummetro.id/?p=154377 Metro, 14 November 2025 — Sebagai wujud nyata implementasi Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro berhasil menggagas dan mendirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Program ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang produktif dan bernilai ekonomi. Kegiatan mendirikan

The post Wujud Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Dirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK di Rejoagung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro, 14 November 2025 — Sebagai wujud nyata implementasi Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro berhasil menggagas dan mendirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Program ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang produktif dan bernilai ekonomi.

Kegiatan mendirikan Bank Sampah dilaksanakan di Desa Rejoagung, dihadiri oleh perangkat desa, dosen pembimbing lapangan, perwakilan anggota PKK, serta masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, tim mahasiswa melakukan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga, pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik, serta simulasi pengelolaan Bank Sampah secara mandiri.

Ketua Tim Pengabdi, Dr. Ir Eva Rolia, M.T., M.KM., menyampaikan bahwa pendirian Bank Sampah merupakan upaya konkret mahasiswa UM Metro dalam mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek lingkungan hidup dan pemberdayaan perempuan.

“Bank Sampah ini bukan sekadar tempat menampung sampah, tetapi menjadi wadah edukasi dan pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu PKK. Harapannya, masyarakat bisa lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendapatkan nilai tambah dari pengelolaan sampah,” ujarnya.

Anggota tim mengabdi, Dr. Agus Sutanto, M.Si. dan Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd. menyampaikan, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Metro sebagai kampus yang berkomitmen menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan pengabdian seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang menghadirkan solusi terhadap persoalan nyata di masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rejoagung, Harmoho, S.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UM Metro yang turut membantu desa dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa UM Metro. Bank Sampah ini akan kami kelola secara berkelanjutan bersama ibu-ibu PKK agar lingkungan tetap bersih dan masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi,” ungkapnya.

Dengan berdirinya Bank Sampah Ibu-Ibu PKK Rejoagung, diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal menuju desa yang bersih, sehat, dan mandiri secara ekonomi. Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro berkomitmen untuk terus mendampingi dan mengembangkan program ini agar dapat menjadi model pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat di wilayah lainnya.

Inisiatif ini sekaligus menegaskan peran Universitas Muhammadiyah Metro sebagai “Kampus Berdampak” kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga hadir nyata memberi solusi bagi masyarakat dan lingkungan.

The post Wujud Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Dirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK di Rejoagung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Lakukan Sosialisasi Program Pengabdian dan FGD dengan Mitra dan Pihak Pemerintah Desa https://ummetro.id/tim-pengabdi-mahasiswa-berdampak-um-metro-lakukan-sosialisasi-program-pengabdian-dan-fgd-dengan-mitra-dan-pihak-pemerintah-desa/ Fri, 14 Nov 2025 01:12:05 +0000 https://ummetro.id/?p=154367 Rejoagung, 14 November 2025 — Tim Pengabdi Mahasiswa Program Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Pengabdian dan Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra dan pihak pemerintah desa Rejoagung Lampung Timur sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Rejoagung, Kecamatan Btanghari, Kabupaten Lampung Timur, dengan dihadiri

The post Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Lakukan Sosialisasi Program Pengabdian dan FGD dengan Mitra dan Pihak Pemerintah Desa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Rejoagung, 14 November 2025 — Tim Pengabdi Mahasiswa Program Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Pengabdian dan Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra dan pihak pemerintah desa Rejoagung Lampung Timur sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Rejoagung, Kecamatan Btanghari, Kabupaten Lampung Timur, dengan dihadiri oleh perangkat desa, mitra kelompok KWT dan PKK tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok mitra lokal. Sosialisasi bertujuan untuk memperkenalkan rencana program pengabdian mahasiswa UM Metro yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan potensi lokal berbasis ekonomi kreatif serta teknologi tepat guna.

Ketua tim pengabdi, Dr. Ir Eva Rolia, M.T., M.KM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa UM Metro dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa, terutama dalam meningkatkan kapasitas ekonomi dan literasi digital,” ujarnya.

FGD yang digelar setelah sosialisasi menghadirkan diskusi terbuka antara mahasiswa, pemerintah desa, dan kelompok mitra. Dalam forum tersebut, para peserta membahas potensi desa yang dapat dikembangkan, permasalahan yang dihadapi masyarakat, serta strategi kolaboratif untuk mewujudkan program pengabdian yang berkelanjutan.

Kepala Desa Rejoagung, Harmoko, S.H., menyambut baik kehadiran mahasiswa UM Metro dan berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat konkret bagi masyarakat desa.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena mahasiswa bisa menjadi jembatan inovasi bagi desa dalam mengembangkan potensi yang kami miliki,” ungkapnya.

Anggota tim pengabdi, Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd., menyampaikan dalam pengabdian ini Mitra sasaran 1 kelompok Wanita Tani (KWT), berfokus pada pemberdayaan perempuan. Anggota KWT selain sebagai ibu rumah juga berprofesi sebagai buruh tani saat ladang ada tanaman, jika musim kemarau atau saat ladang tidak ada budidaya maka anggota KWT menganggur dan tidak ada kegiatan. Kondisi ini menyebabkan timbulnya kerawanan sosial dan jangka panjang ketahanan keluarga terganggu. Sehingga dalam pengabdian ini bagaimana memberdayaan KWT dalam menguatkan produktivitasnya dalam bidang pertanian maupun produk dari hasil pertanian. Mitra sasaran 2 kelompok PKK, berfokus pada berbagai aspek kehidupan keluarga, seperti kesehatan, pendidikan, pangan, sandang, perumahan, lingkungan, dan pengembangan kehidupan berkoperasi. PKK desa juga berperan dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat, serta membantu pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dalam hal ini PKK Desa Rejoagung menyoroti permasalahan sampah. Dimana di desa belum ada bank sampah, sampah belum ada wadah pemanfaatan dibuang sembarangan seperti di irigasi. Sehingga dalam pengabdian ini membentuk lembaga bank sampah yang di kelola oleh PKK kemudian dari sampah menjadi produk ekonomis.

Kegiatan sosialisasi dan FGD ini menjadi langkah awal sebelum tim melaksanakan implementasi program pengabdian, yang direncanakan akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan dengan fokus pada mitra kelompok KWT dan PKK dan pengelolaan potensi sumber daya desa.

Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan pemerintah desa, diharapkan program ini dapat menjadi contoh nyata sinergi akademisi dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

The post Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Lakukan Sosialisasi Program Pengabdian dan FGD dengan Mitra dan Pihak Pemerintah Desa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro Wujudkan Kampus Berdampak, Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa https://ummetro.id/um-metro-wujudkan-kampus-berdampak-melalui-program-pemberdayaan-masyarakat/ Wed, 29 Oct 2025 06:38:25 +0000 https://ummetro.id/?p=154285 UM Metro – Dalam rangka rangkaian pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun 2025, tim pengabdi UM Metro & ITERA beri Pendampingan Pupuk Organik dengan Kolam ikan portabel di KWT Ngestirahayu Punggur. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025 bertempat di

The post UM Metro Wujudkan Kampus Berdampak, Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Dalam rangka rangkaian pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun 2025, tim pengabdi UM Metro & ITERA beri Pendampingan Pupuk Organik dengan Kolam ikan portabel di KWT Ngestirahayu Punggur.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025 bertempat di Pojok Literasi KWT Cendana Kecamatan Punggur Lampung Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh tim Dosen, seluruh tim mahasiswa, ketua serta beberapa pengurus KWT Sekar Rahayu dan KWT Cendana.

Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd. menyampaikan, “Pupuk merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dalam jangka panjang dapat menurunkan kesuburan tanah dan mencemari lingkungan. Oleh karena itu, masyarakat harus mulai beralih ke pupuk organik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.”

Kemudian Tim mahasiswa juga menyampaikan,” Salah satu sumber bahan alami yang berpotensi dijadikan pupuk organik adalah air kolam ikan, terutama dari sistem kolam portable. Air kolam mengandung berbagai unsur hara seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) yang berasal dari sisa pakan dan kotoran ikan. Unsur-unsur ini sangat dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan vegetatif maupun generatif.”

Pemanfaatan air kolam portable sebagai bahan pupuk organik tidak hanya membantu mengurangi limbah kolam, tetapi juga menjadi bentuk penerapan konsep zero waste dalam pertanian berkelanjutan. Selain itu, sistem kolam portable yang fleksibel dan mudah dipindahkan menjadikannya solusi praktis bagi masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas., tambah Tim Mahasiswa.

Dengan mengolah air kolam menjadi pupuk organik cair (POC), diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, dan sekaligus mendukung sistem pertanian terpadu antara perikanan dan pertanian (aquaponik).

The post UM Metro Wujudkan Kampus Berdampak, Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>