LPPM UM Metro Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/lppm-um-metro/ Solusi Sukses Masa Depan Thu, 25 Jun 2026 02:38:36 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png LPPM UM Metro Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/lppm-um-metro/ 32 32 Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat Menyambut Mahasiswa KKN UM Metro Tahun 2026 https://ummetro.id/pembekalan-kkn-plp-um-metro-2026-tulang-bawang-barat/ Wed, 24 Jun 2026 07:28:49 +0000 https://ummetro.id/?p=155950 Metro, 24 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyambut baik pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Metro Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Metro dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam

The post Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat Menyambut Mahasiswa KKN UM Metro Tahun 2026 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro, 24 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyambut baik pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Metro Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Metro dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Penyampaian tersebut disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiyono, S.Sos., M.H., dalam kegiatan Pembekalan KKN dan PLP UM Metro Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Gedung Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Metro.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang Barat yang berhalangan hadir karena agenda pemerintahan. Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro di berbagai wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan KKN ini sebagai bagian dari implementasi kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Metro,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat sebagai daerah otonomi baru terus berupaya membangun daerah secara berkelanjutan dengan menggandeng berbagai mitra strategis, termasuk perguruan tinggi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Tubaba bukan sekadar nama daerah, tetapi juga mencerminkan filosofi dan karakter masyarakat yang dikenal dengan nilai nemen, nedes, nerimo yang berarti kerja keras, ketangguhan, dan sikap ikhlas dalam menerima serta menjalankan amanah.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa pelaksanaan KKN telah melalui proses koordinasi dan seleksi lokasi agar mahasiswa dapat ditempatkan di wilayah yang siap menerima program pengabdian masyarakat secara optimal.

Dalam sambutannya, ia juga menekankan pentingnya adaptasi mahasiswa terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pelaksanaan KKN saat ini sangat berbeda dengan kondisi beberapa dekade lalu, terutama dalam hal teknologi, komunikasi, dan interaksi sosial.

“Dahulu, KKN dilakukan dengan keterbatasan fasilitas. Namun saat ini mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi dan tetap menjaga etika dalam berinteraksi dengan masyarakat,” jelasnya.

Ia berpesan agar mahasiswa menjadikan KKN sebagai ruang pembelajaran untuk mengembangkan hard skill dan soft skill, termasuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Jangan jadikan KKN sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Apa yang diperoleh selama KKN akan menjadi bekal berharga di masa depan,” pesannya.

Sementara itu, Universitas Muhammadiyah Metro melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyampaikan bahwa kegiatan KKN tahun 2026 ini akan melibatkan ratusan mahasiswa yang akan disebar di berbagai desa di Kabupaten Tulang Bawang Barat sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, pemberdayaan, dan inovasi desa.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

The post Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat Menyambut Mahasiswa KKN UM Metro Tahun 2026 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
15 Dosen UM Metro Lolos Pendanaan BIMA 2026, Perkuat Riset dan Pengabdian Nasional https://ummetro.id/15-dosen-um-metro-lolos-pendanaan-bima-2026/ Tue, 14 Apr 2026 01:50:23 +0000 https://ummetro.id/?p=155441 METRO — Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali menunjukkan kiprahnya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun pelaksanaan 2026, sebanyak 15 dosen UM Metro berhasil meraih pendanaan program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemendikbudristek. Keberhasilan ini mencakup berbagai skema kompetitif, di

The post 15 Dosen UM Metro Lolos Pendanaan BIMA 2026, Perkuat Riset dan Pengabdian Nasional appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
METRO — Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali menunjukkan kiprahnya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun pelaksanaan 2026, sebanyak 15 dosen UM Metro berhasil meraih pendanaan program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemendikbudristek.

Keberhasilan ini mencakup berbagai skema kompetitif, di antaranya Penelitian Fundamental, Penelitian Dosen Pemula, Penelitian Tesis Magister, hingga program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Raihan tersebut mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni serta keseriusan universitas dalam mendorong inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Apresiasi dari Pimpinan Universitas

Rektor UM Metro, Nyoto Suseno, menyampaikan penghargaan atas capaian para dosen yang telah melalui proses seleksi nasional dengan baik.

“Alhamdulillah, selamat kepada 15 dosen terbaik UM Metro yang berhasil memperoleh pendanaan. Ini bukan sekadar pencapaian kuantitatif, tetapi juga menjadi representasi komitmen civitas akademika dalam mewujudkan visi The Prophetic Professional Campus. Kami berharap hasil penelitian dan pengabdian ini dapat memberikan manfaat luas, baik secara akademik maupun bagi masyarakat,” ungkapnya.

Komitmen Mendorong Produktivitas Riset

Hal senada disampaikan Wakil Rektor I UM Metro, Rahmad Bustanul Anwar. Ia menegaskan bahwa LPPM akan terus memberikan pendampingan agar seluruh program dapat berjalan optimal dan menghasilkan luaran yang berkualitas.

“Kami mengucapkan selamat kepada para dosen penerima pendanaan BIMA tahun ini. Keberhasilan ini menunjukkan keberagaman kapasitas riset dosen, mulai dari pemula hingga tingkat fundamental. Harapannya, capaian ini dapat memotivasi dosen lainnya untuk terus aktif berkarya. LPPM berkomitmen untuk mendukung proses hingga menghasilkan publikasi bereputasi dan produk yang dapat diimplementasikan,” jelasnya.

Daftar Penerima Pendanaan BIMA 2026 UM Metro

Skema Penelitian:

  • Siti Suprihatin (Penelitian Fundamental – Reguler)
  • Ira Vahlia (Penelitian Fundamental – Reguler)
  • Dadang Iskandar (Penelitian Fundamental – Reguler)
  • Dwi Irawan (Penelitian Fundamental – Reguler)
  • Micko Martha Thamrin (Penelitian Dosen Pemula)
  • Muhamad Alfarisi (Penelitian Dosen Pemula)
  • Nego Linuhung (Penelitian Fundamental – Reguler)
  • Nego Linuhung (Penelitian Tesis Magister)
  • Bambang Surono (Penelitian Dosen Pemula)

Skema Pengabdian:

  • Siti Suprihatin (Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat)
  • Satrio Wicaksono Sudarman (Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat)
  • Andiana Rosid (Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat)
  • Al Um Aniswatun (Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat)
  • Agus Sutanto (Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat)
  • Dedy Hidayatullah Arifin (Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat)

Capaian ini diharapkan semakin memperkuat posisi UM Metro dalam pemeringkatan SINTA sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif.

The post 15 Dosen UM Metro Lolos Pendanaan BIMA 2026, Perkuat Riset dan Pengabdian Nasional appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Kinerja Riset UM Metro Menguat, Peringkat Kedua PTMA di Sumatera Versi SINTA https://ummetro.id/kinerja-riset-um-metro-menguat-peringkat-kedua-ptma-di-sumatera-versi-sinta/ Wed, 11 Mar 2026 04:55:43 +0000 https://ummetro.id/?p=155325 Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menunjukkan capaian positif dalam bidang riset perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di wilayah Sumatera. Berdasarkan pembaruan data Science and Technology Index (SINTA) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi per 7 Maret 2026, UM Metro berhasil menempati posisi kedua dengan skor 59.393. Pada pemeringkatan tersebut, posisi pertama

The post Kinerja Riset UM Metro Menguat, Peringkat Kedua PTMA di Sumatera Versi SINTA appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menunjukkan capaian positif dalam bidang riset perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di wilayah Sumatera. Berdasarkan pembaruan data Science and Technology Index (SINTA) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi per 7 Maret 2026, UM Metro berhasil menempati posisi kedua dengan skor 59.393.

Pada pemeringkatan tersebut, posisi pertama ditempati Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan skor 381.737, sementara Universitas Muhammadiyah Palembang berada di posisi ketiga dengan skor 48.124.

Selain tiga besar tersebut, sejumlah PTMA lain di Sumatera juga tercatat dalam daftar capaian kinerja riset, di antaranya Universitas Muhammadiyah Bengkulu (43.379), Universitas Muhammadiyah Riau (39.857), Universitas Muhammadiyah Aceh (30.527), Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (30.224), Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang (22.716), Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung (19.500), serta Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (17.414).

Pemeringkatan SINTA tersebut disusun berdasarkan indikator Score 3 Year, yakni akumulasi kinerja penelitian perguruan tinggi dalam tiga tahun terakhir. Penilaian ini mencakup jumlah publikasi ilmiah, tingkat sitasi, serta kontribusi penelitian dosen yang terindeks dalam berbagai basis data ilmiah nasional maupun internasional.

Indikator tersebut menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memetakan produktivitas akademik serta kapasitas riset perguruan tinggi di Indonesia.

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat tata kelola penelitian di lingkungan kampus.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika dalam memperkuat budaya riset. Kami terus mendorong dosen dan peneliti untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah serta memperluas jejaring kolaborasi penelitian di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengembangan riset di UM Metro diarahkan untuk memperkuat identitas kampus sebagai kampus profetik, yakni perguruan tinggi yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan nilai-nilai etika dan kemaslahatan sosial.

“Dalam kerangka kampus profetik, riset tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu penelitian yang dilakukan sivitas akademika diharapkan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial dan pembangunan,” jelasnya.

Baca juga: UM Metro Perkuat Reputasi Riset dan Publikasi Ilmiah melalui Re-akreditasi Jurnal SINTA 3

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Metro, Dr. Satrio Budi Wibowo, M.A., menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa ekosistem riset di UM Metro terus berkembang secara positif.

Menurutnya, peningkatan peringkat SINTA tidak terlepas dari berbagai program penguatan penelitian yang dijalankan LPPM, mulai dari pendampingan publikasi ilmiah, peningkatan kualitas proposal penelitian, hingga penguatan kolaborasi riset lintas institusi.

“Capaian ini menunjukkan bahwa produktivitas riset dosen UM Metro semakin meningkat, baik dari sisi jumlah publikasi maupun dampak ilmiahnya. Ke depan, kami akan terus memperkuat ekosistem riset melalui program pendampingan, kolaborasi penelitian, serta peningkatan kualitas publikasi pada jurnal bereputasi,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa LPPM UM Metro berkomitmen untuk terus mendorong penelitian yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki relevansi terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.

Dengan capaian tersebut, UM Metro optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam memajukan riset di tingkat nasional.

The post Kinerja Riset UM Metro Menguat, Peringkat Kedua PTMA di Sumatera Versi SINTA appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro Raih Hibah Rispro LPDP Regional Sumatera https://ummetro.id/um-metro-raih-hibah-rispro-lpdp-regional-sumatera/ Tue, 24 Feb 2026 03:41:14 +0000 https://ummetro.id/?p=155199 Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) memperoleh hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (Rispro) skema Invitasi Berkemajuan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk wilayah Regional Sumatera. Kamis (19/2/2026). Perolehan hibah ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas riset dan inovasi di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), khususnya dalam pengembangan penelitian yang

The post UM Metro Raih Hibah Rispro LPDP Regional Sumatera appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) memperoleh hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (Rispro) skema Invitasi Berkemajuan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk wilayah Regional Sumatera. Kamis (19/2/2026).

Perolehan hibah ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas riset dan inovasi di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), khususnya dalam pengembangan penelitian yang berorientasi pada hilirisasi dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UM Metro, Rahmad Bustanul Anwar, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan komitmen institusi dalam penguatan riset.

“Kami bersyukur atas kepercayaan yang diberikan melalui hibah Rispro LPDP ini. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi dosen dan peneliti di lingkungan UM Metro untuk terus meningkatkan kualitas riset yang relevan, terukur, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Rahmad.

Ia menambahkan bahwa UM Metro melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) akan terus mendorong pendampingan dan penguatan tata kelola riset agar semakin banyak penelitian yang dapat mengakses skema pendanaan kompetitif di tingkat nasional.

Skema Rispro LPDP sendiri menitikberatkan pada hilirisasi hasil penelitian, sehingga luaran riset tidak hanya berupa publikasi ilmiah, tetapi juga memiliki potensi implementasi yang berdampak bagi sektor industri dan masyarakat luas.

Melalui capaian ini, UM Metro berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem penelitian, meningkatkan kolaborasi, serta melibatkan mahasiswa dalam kegiatan riset strategis sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi.

Kontributor: Tim LPPM
Editor: Nas/Humas

The post UM Metro Raih Hibah Rispro LPDP Regional Sumatera appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Menimbang Ulang Validitas Nilai Raport dan Tes Akademik dalam PPDB Lampung 2025 https://ummetro.id/menimbang-ulang-validitas-nilai-raport-dan-tes-akademik-dalam-ppdb-lampung-2025/ Fri, 20 Jun 2025 06:54:51 +0000 https://ummetro.id/?p=152993 Dr. Satrio Budi Wibowo, S.Psi., MA Ketua LPPM UM Metro   Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selalu menjadi sorotan publik. Tahun ini, PPDB di Lampung menyisakan polemik serius: perbedaan mencolok antara hasil penilaian berdasarkan nilai raport dan tes akademik. Banyak orang tua dan siswa bertanya-tanya, bagaimana mungkin siswa yang selama tiga tahun berturut-turut menduduki peringkat

The post Menimbang Ulang Validitas Nilai Raport dan Tes Akademik dalam PPDB Lampung 2025 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Dr. Satrio Budi Wibowo, S.Psi., MA

Ketua LPPM UM Metro

 

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selalu menjadi sorotan publik. Tahun ini, PPDB di Lampung menyisakan polemik serius: perbedaan mencolok antara hasil penilaian berdasarkan nilai raport dan tes akademik. Banyak orang tua dan siswa bertanya-tanya, bagaimana mungkin siswa yang selama tiga tahun berturut-turut menduduki peringkat atas di kelas justru gagal bersaing dalam seleksi berbasis tes akademik? Apakah berarti nilai raport tidak valid? Ataukah sebaliknya, justru tes akademik yang belum sepenuhnya teruji validitasnya?

Fenomena ini menyentil keadilan dalam sistem pendidikan kita. Dalam dunia pendidikan, nilai raport adalah hasil kerja keras siswa dalam jangka panjang. Ia bukan hanya representasi hasil ujian semata, tetapi juga mencerminkan aspek kepribadian, keterampilan sosial, kerja kelompok, sikap, dan keaktifan siswa dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Sebagai bentuk penilaian formatif dan sumatif yang berlangsung secara berkesinambungan, nilai raport memiliki indikator yang lebih komprehensif. Tentu saja, orang yang biasa berkecimpung di dalam dunia pendidikan memahami, bedanya penilaian Formatif dan Sumatif. Nilai raport, dalam konsteks ini menyimpan informasi yang lebih holistik dibandingkan tes akademik yang hanya mengukur sebagian kecil kemampuan kognitif dalam waktu yang singkat. Lebih mirip dengan penilaian sumatif.

Bagi mereka yang pernah belajar psikometri, tentu memahami bahwa pengukuran terhadap konstruk non-fisik seperti kemampuan berpikir kritis, prestasi belajar, atau tes potensi akademik siswa tidak bisa direduksi dalam satuan ukur tunggal. Tidak seperti pengukuran panjang dengan meter atau berat dengan kilogram, pengukuran atribut non fisik tidak memiliki satuan baku universal. Oleh karena itu, sangat berisiko jika tes akademik dijadikan satu-satunya acuan untuk menilai bahwa nilai raport siswa tidak valid. Apalagi, hingga kini, belum tersedia laporan resmi yang menjelaskan tingkat validitas dan reliabilitas dari tes akademik yang digunakan dalam PPDB. Ini menjadi celah besar yang patut dipertanyakan. Sebenarnya tes tidak sah digunakan untuk pengambilan keputusan penting tanpa terlebih dahulu diuji validitas konten, konstruk, dan kriteriannya, serta konsistensi hasilnya melalui reliabilitas statistik (AERA, APA, & NCME, 2014).

Lebih jauh, upaya mengubah petunjuk teknis (juknis) PPDB di tengah proses berlangsung bukan hanya tidak mungkin secara teknis, tapi juga secara etis. Perubahan mendadak semacam ini akan memunculkan kecurigaan baru di tengah masyarakat. Bisa saja publik menilai bahwa perubahan aturan dilakukan untuk meloloskan peserta tertentu, dan ini berisiko merusak integritas seluruh sistem PPDB. Maka, meskipun muncul perbedaan hasil antara dua sistem penilaian, keputusan yang diambil tetap harus berdasarkan juknis yang telah ditetapkan sejak awal.

Namun demikian, persoalan ini tak bisa dibiarkan berlalu begitu saja. Harus ada langkah serius untuk mencegah konflik serupa terjadi di masa mendatang. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah melalui metode equating, yakni suatu proses psikometrik untuk menyamakan skala penilaian dari dua atau lebih bentuk tes yang berbeda, agar dapat dibandingkan secara adil. Konsep ini memungkinkan sistem untuk menyetarakan nilai raport antar sekolah berdasarkan tolok ukur yang sama. Salah satu skemanya adalah dengan menetapkan 5 sampai 10 siswa terbaik dari tiap sekolah untuk mengikuti tes akademik. Hasil dari kelompok ini dijadikan pembobot untuk menyamakan skala nilai raport di sekolah asal. Proses ini melibatkan teknik statistik seperti equipercentile equating atau model item response theory (IRT), yang telah banyak digunakan dalam sistem seleksi masuk perguruan tinggi di berbagai negara maju (Kolen & Brennan, 2004).

Tentu saja, pendekatan ini tidak bisa serta-merta diterapkan tahun ini. Bukan hanya karena keterbatasan waktu, tetapi juga karena etika pelaksanaan PPDB yang tidak boleh diubah saat proses sedang berjalan. Namun demikian, kebijakan ini bisa mulai dipersiapkan untuk PPDB tahun depan. Dinas Pendidikan dapat menggandeng para ahli psikometri dan evaluasi pendidikan dari perguruan tinggi untuk merancang sistem yang lebih adil dan terstandarisasi. Mereka dapat membantu merancang instrumen tes akademik yang benar-benar valid dan reliabel, sekaligus merancang model equating yang sesuai dengan konteks pendidikan di tiap daerah.

Menjadikan nilai raport sebagai bagian integral dari sistem seleksi tetap perlu dipertahankan, namun harus pula diimbangi dengan penguatan sistem penjaminan mutu dan keadilan penilaian antar sekolah. Ketika setiap sekolah memiliki standar penilaian yang berbeda, maka perlu ada mekanisme untuk menyamakan persepsi dan kriteria. Jika tidak, sistem seleksi berbasis raport akan selalu menimbulkan prasangka bahwa nilai bisa dimanipulasi demi kelulusan.

Situasi PPDB di Lampung tahun ini adalah cermin penting bagi pendidikan nasional. Di satu sisi, kita melihat usaha untuk mengedepankan seleksi yang objektif dan terstandar. Namun di sisi lain, kita juga menyadari bahwa tanpa pendekatan ilmiah yang kokoh dalam mengukur kualitas siswa, hasil seleksi bisa saja tidak adil. Maka, saatnya kebijakan pendidikan bersandar pada prinsip-prinsip ilmiah, terutama dalam bidang psikometri. Bukankah tujuan utama pendidikan adalah untuk menjamin kesempatan yang adil bagi semua anak bangsa, terlepas dari di mana mereka belajar?

The post Menimbang Ulang Validitas Nilai Raport dan Tes Akademik dalam PPDB Lampung 2025 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
LPPM UM Metro Dukung Peluncuran Desa Migran Binaan Bersama di Lampung Timur https://ummetro.id/lppm-um-metro-dukung-peluncuran-desa-migran-binaan-bersama-di-lampung-timur/ Sun, 01 Jun 2025 05:35:04 +0000 https://ummetro.id/?p=152739 Lampung, 29 Mei 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro turut ambil bagian dalam kegiatan Launching Desa Migran Binaan Bersama (DMB) yang diselenggarakan oleh Sahabat Serikat Buruh Migran Indonesia (Saran Mu) dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Wilayah Lampung, Rabu (29/5/2025), di Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Pada kesempatan

The post LPPM UM Metro Dukung Peluncuran Desa Migran Binaan Bersama di Lampung Timur appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Lampung, 29 Mei 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Metro turut ambil bagian dalam kegiatan Launching Desa Migran Binaan Bersama (DMB) yang diselenggarakan oleh Sahabat Serikat Buruh Migran Indonesia (Saran Mu) dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Wilayah Lampung, Rabu (29/5/2025), di Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur.

Pada kesempatan ini, Desa Hargomulyo secara resmi ditetapkan sebagai Desa Migran Binaan Bersama oleh MPM dan Saran Mu Wilayah Lampung, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pemberdayaan, serta peningkatan kapasitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya di daerah asal.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Lampung Timur mewakili Bupati, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, Kepala Desa Hargomulyo, perwakilan keluarga migran, kader pendamping komunitas, serta Pimpinan Pusat Saran Mu yang hadir langsung memberikan dukungan terhadap penguatan desa migran di Lampung.

 

Sebagai bagian dari acara, dilakukan penandatanganan dua dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LPPM UM Metro dan mitra pelaksana kegiatan pengabdian. Salah satu kerja sama tersebut memuat program Integrasi E-Commerce dalam Pengembangan Produk Unggulan Desa, yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha desa dalam menjangkau pasar daring secara berkelanjutan.

 

Dalam forum diskusi yang berlangsung, para pihak merumuskan rencana aksi pemberdayaan, termasuk pelatihan kewirausahaan, penyuluhan hukum, penguatan ekonomi keluarga, serta akses terhadap layanan sosial dan kesehatan untuk keluarga migran.

 

Saran Mu, sebagai inisiator gerakan perlindungan buruh migran di Lampung, menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat sipil, pemerintah, dan akademisi. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai krusial dalam membangun ekosistem desa yang ramah migran dan berdaya.

 

LPPM UM Metro menyatakan dukungannya untuk terus terlibat dalam pendampingan dan pelaksanaan program-program pemberdayaan, sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat akar rumput yang mandiri dan berkelanjutan.

The post LPPM UM Metro Dukung Peluncuran Desa Migran Binaan Bersama di Lampung Timur appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
LPPM UM Metro Dorong Kemajuan Pasar Kreatif Pak Tejo https://ummetro.id/lppm-um-metro-dorong-kemajuan-pasar-kreatif-pak-tejo/ Fri, 22 Jul 2022 14:53:40 +0000 https://ummetro.id/?p=14908 UM Metro – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan pasar kreatif pak Tejo di Tejo Agung, Metro Timur, Kamis (21/7). Penandatanganan PKS ini diharapkan menjadi pemicu terjalinnya kerja sama yang semakin erat dan positif. Dalam sambutannya, ketua LPPM UM Metro, Dr. Muhfahroyin, M.Pd menjelaskan bahwa

The post LPPM UM Metro Dorong Kemajuan Pasar Kreatif Pak Tejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan pasar kreatif pak Tejo di Tejo Agung, Metro Timur, Kamis (21/7).

Penandatanganan PKS ini diharapkan menjadi pemicu terjalinnya kerja sama yang semakin erat dan positif.

Dalam sambutannya, ketua LPPM UM Metro, Dr. Muhfahroyin, M.Pd menjelaskan bahwa kerja sama antara UM Metro dengan pasar kreatif pak Tejo yang telah berjalan selama ini, perlu dipayungi dengan PKS.

“Dengan adanya PKS ini, maka kolaborasi antara UM Metro dengan pasar kreatif pak Tejo semakin terukur dan produktif,” terangnya.

Muhfahroyin juga berharap ada ide-ide kreatif baru, yang muncul dalam kerja sama tersebut. Ide kreatif tersebut baik dalam bentuk penelitian maupun pengabdian, yang dapat membantu pasar kreatif pak Tejo terus berkembang, dan menjadi contoh kreatif bagi daerah lain.

Sementara, pembina pengurus pasar kreatif Pak Tejo, Suyut Sumartono sangat gembira dengan kedatangan rombongan dari UM Metro.

Menurutnya, pengabdian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa UM Metro selama ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat di daerah Tejo Agung.

“Manfaat ini terutama dalam menggerakan pemuda dan karang taruna di daerah Tejoagung, agar kreatif dan dapat berbuat positif bagi lingkungan sekitar. Kreatifitas yang dituangkan dalam bentuk pasar kreatif Pak Tejo, telah memberikan manfaat positif bagi perkembangan desa,” terangnya.

Lebih lanjut, kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LPPPM UM Metro, Riswanto, M.Pd.Si. menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian UM Metro di pasar pak Tejo, selama ini, banyak dilakukan oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Ilmu Komputer.

“Diantaranya pengabdian dengan judul ‘Pak Tejo go Digital’ yang dibimbing oleh Mustika, M.Kom. Serta pengabdian dengan judul ‘Pendampingan Kreasi Olahan Pisang dan Penggunaan Media Sosial di Pasar Kreatif Tejo Agung’ yang dibimbing oleh Elmira Febri Darmayanti, S.E., M.BA,” katanya.

Riswanto juga berharap, muncul judul-judul pengabdian lain yang dapat memaksimalkan potensi masyarakat di Kelurahan Tejo Agung, Metro Timur.

“Selain itu, Kelurahan Tejo Agung diharapkan bisa menjadi desa binaan untuk kegiatan pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa UM Metro,” tambahnya.

Di samping itu, Kepala Pusat Penelitian LPPM UM Metro, Dr. Satrio Budi Wibowo, M.A. ikut menambahkan banyaknya potensi dan keunikan dari pasar kreatif pak Tejo yang dapat digali dan dijadikan sebagai bahan penelitian.

“Dengan adanya PKS ini, diharapkan tidak hanya memayungi keguatan pengabdian dosen dan mahasiswa UM Metro. Namun juga bisa memayungi berbagai kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa UM Metro di pasar kreatif pak Tejo,” tukasnya.

The post LPPM UM Metro Dorong Kemajuan Pasar Kreatif Pak Tejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Tiga Terbaik Dosen dan Mahasiswa dalam Penelitian Focusing on Covid-19 https://ummetro.id/tiga-terbaik-dosen-dan-mahasiswa-dalam-penelitian-focusing-on-covid-19/ Tue, 24 Nov 2020 03:01:09 +0000 https://ummetro.id/?p=12578 UM Metro – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) telah merilis tiga paper terbaik dari dosen dan mahasiswa terkait penelitian khusus bidang Covid-19. Tiga paper terbaik kategori dosen yakni Mustika, S.Kom.,M.Kom., Ketua Program Studi D-3 Komputer sebagai terbaik pertama, Hadi Pranoto, M.Pd., Kepala Lab. Bimbingan dan Konseling terbaik dua

The post Tiga Terbaik Dosen dan Mahasiswa dalam Penelitian Focusing on Covid-19 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) telah merilis tiga paper terbaik dari dosen dan mahasiswa terkait penelitian khusus bidang Covid-19.

Tiga paper terbaik kategori dosen yakni Mustika, S.Kom.,M.Kom., Ketua Program Studi D-3 Komputer sebagai terbaik pertama, Hadi Pranoto, M.Pd., Kepala Lab. Bimbingan dan Konseling terbaik dua dan Fenny Thresia, M.Pd., Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama terbaik tiga.

Sedangkan tiga paper terbaik kategori mahasiswa ialah peringkat pertama Rizki Kurniawan mahasiswa S-1 Pendidikan Biologi, Danang Septian Nugroho mahasiswa S-1 Manajemen peringkat kedua, dan Abdul karim peringkat ketiga mahasiswa S-1 Pendidikan Biologi.

Bertepatan dengan acara wisuda UM Metro pada Senin (16/11), keenam peserta penelitian khusus bidang Covid-19 mendapat penganugrahan dari Walikota Metro H. Ahmad Pairin, S.Sos., dan Dr. Nuril Furkan, M.Pd., sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II didampingi Rektor UM Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd.

“Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa seperti ini yang harus terus dibangun, untuk bersinergi memberikan solusi-solusi terbaik terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ungkap Rektor Drs. Jazim Ahmad, M.Pd.

Perlu diketahui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UM Metro telah membuka pendaftaran sejak 14 Juli s.d. 7 Agustus 2020 dan pengiriman hasil penelitian Focusing on Covid-19 dimulai sejak 01 s.d. 10 Oktober 2020. *Barnas

 

The post Tiga Terbaik Dosen dan Mahasiswa dalam Penelitian Focusing on Covid-19 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
LPPM UM Metro Gulirkan Skim Penelitian bagi Dosen yang Mendapat Tugas Tambahan sebagai Pimpinan https://ummetro.id/lppm-um-metro-gulirkan-skim-penelitian-bagi-dosen-yang-mendapat-tugas-tambahan-sebagai-pimpinan/ https://ummetro.id/lppm-um-metro-gulirkan-skim-penelitian-bagi-dosen-yang-mendapat-tugas-tambahan-sebagai-pimpinan/#respond Fri, 10 Jan 2020 12:48:34 +0000 https://ummetro.id/?p=11743 UM Metro – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd. ungkap terobosan baru di lembaganya. Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd. menegaskan saat ini Lembaga yang tengah ia pimpin telah menyiapkan anggaran untuk 17 judul penelitian yang ditujukan bagi pimpinan di lingkungan UM Metro. “LPPM UM Metro akan menjadi

The post LPPM UM Metro Gulirkan Skim Penelitian bagi Dosen yang Mendapat Tugas Tambahan sebagai Pimpinan appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd. ungkap terobosan baru di lembaganya.

Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd. menegaskan saat ini Lembaga yang tengah ia pimpin telah menyiapkan anggaran untuk 17 judul penelitian yang ditujukan bagi pimpinan di lingkungan UM Metro.

“LPPM UM Metro akan menjadi PTM yang pertama di Lampung yang akan memfasilitasi skim OPR institusi yang ditujukan untuk Rektor, Warek, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua LPM, Ketua LPPM, Kapus di LPPM. LPPM UM Metro telah menyediakan anggaran untuk 17 Judul penelitian,ungkapnya dalam sosialisasi skim penelitian yang berlangsung di Gedung E kampus setempat, Jum’at (10/01/2020).

Menurutnya, langkah ini merupakan terobosan untuk mempertahankan akreditasi di tingkat prodi. Selama ini banyak dosen di prodi yang menjadi pimpinan, dan ketika menjadi pimpinan membuat dirinya mendapat keleluwasaan untuk tidak meneliti. Sehingganya jumlah penelitian di tingkat prodi mengalami penurunan. Oleh karenanya, LPPM UM Metro harus melakukan terobosan baru dengan membuat skim penelitian khusus bagi pimpinan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Plt Kepala LPPM yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I bidang Akademik ini menegaskan, Lembaga yang ia pimpin telah menyediakan anggaran 5 Juta rupiah per judul.

“Untuk permulaan, kami telah menyediakan anggaran per judul sebesar 5 Juta. Nanti ke depan, jika UM Metro semakin maju, tentu anggaran tersebut akan terus ditingkatkan. Yang terpenting luaran penelitiannya merupakan artikel yang terpublikasikan minimal di jurnal nasional ber ISSN,” jelasnya.

Pimpinan yang sedang mendapatkan dana penelitian dari sumber lain, sambungnya, seperti DRPM, Pemda, Perusahaan, dll pd TA4 yang sama, maka tidak berhak mendapatkan OPR-Penelitian institusi.

Tujuan skim ini adalah memberikan kesempatan kepada pimpinan untuk tetap berkontribusi kinerja penelitian kepada Prodi home based masing-masing. Dengan harapan  satu hasil penelitian ini menjadi sumber luaran yang beraneka bentuk, seperti : makalah untuk seminar nasional maupun internasional, artikel jurnal dan lain sebagainya,” tutupnya. (Bungs/Hum)

The post LPPM UM Metro Gulirkan Skim Penelitian bagi Dosen yang Mendapat Tugas Tambahan sebagai Pimpinan appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/lppm-um-metro-gulirkan-skim-penelitian-bagi-dosen-yang-mendapat-tugas-tambahan-sebagai-pimpinan/feed/ 0
UM Metro Naik Peringkat sebagai Perguruan Tinggi Berkinerja Penelitian Utama https://ummetro.id/um-metro-naik-peringkat-sebagai-perguruan-tinggi-berkinerja-penelitian-utama/ https://ummetro.id/um-metro-naik-peringkat-sebagai-perguruan-tinggi-berkinerja-penelitian-utama/#respond Thu, 21 Nov 2019 08:43:45 +0000 https://ummetro.id/?p=11515 UM Metro – Perkembangan pesat Universitas Muhammadiyah Metro terlihat semakin menggembirakan. Kampus yang baru saja merayakan Milad ke 53th ini dianugrahi sebagai Perguruan Tinggi Berbasis Penelitian Utama dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). (Tramadol) Seperti tertuang dalam surat edaran Kemenristekdikti tertanggal 19/11/2019, anugrah Perguruan Tinggi Berbasis Penelitian Utama kepada UM Metro berdasarkan kepada

The post UM Metro Naik Peringkat sebagai Perguruan Tinggi Berkinerja Penelitian Utama appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Perkembangan pesat Universitas Muhammadiyah Metro terlihat semakin menggembirakan. Kampus yang baru saja merayakan Milad ke 53th ini dianugrahi sebagai Perguruan Tinggi Berbasis Penelitian Utama dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). (Tramadol)

Seperti tertuang dalam surat edaran Kemenristekdikti tertanggal 19/11/2019, anugrah Perguruan Tinggi Berbasis Penelitian Utama kepada UM Metro berdasarkan kepada hasil penilaian kinerja Penelitian Perguruan Tinggi periode tahun 2016-2018 dan berdasarkan surat keputusan Dirjen Penguatan Risbang.

Lebih jauh, dalam surat edaran itu juga terlampir jumlah total Perguruan Tinggi (PT) sebanyak 1977. Terdiri dari empat klaster, 47 PT pada Klaster Mandiri, 146 Klaster Utama, 479 PT pada Klaster Madya dan 1305 PT pada Klaster Binaan.

Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UM Metro membenarkan hal ini.

“Benar, sebelumnya UM Metro berada di Klaster Madya dan alhamdulillah sekarang naik ke Klaster Utama, ini prestasi bagi UM Metro,” ungkapnya.

Dilansir ristekdikti.go.id Menteri Ristek/Kepala BRIN Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dalam Konferensi Pers Hasil Penilaian Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi Tahun 2016-2018 di Gedung II BPPT, Ruang Rapat Lt. 24, Jakarta, Selasa (19/11) sore, menyampaikan jangan sampai perguruan tinggi hanya fokus pada pengajaran sehingga mengabaikan penelitian dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta dapat bekerjasama dalam penelitian dan pemberdayaan masyarakat, sehingga kualitas penelitian dapat menunjang ranking perguruan tinggi itu sendiri.

Oleh karena itu, Bambang mengajak staf pengajar dan peneliti di perguruan tinggi seluruh Indonesia untuk meningkatkan dan memberikan karya terbaik, dengan kearifan lokal daerah masing-masing dengan penugasan kepada perguruan tinggi yang memang sudah cocok menjadi mitra peneliti untuk beberapa prioritas nasional yang menjadi fokus pemerintah.

Penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi untuk periode tahun 2016-2018 dilakukan berdasarkan data yang sudah dikumpulkan oleh masing-masing perguruan tinggi di Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Simlitabmas).

Bambang juga menjelaskan bahwa penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi berdampak kepada kuota anggaran penelitian, pengelolaan dana desentralisasi sesuai dengan rencana induk penelitian masing-masing perguruan tinggi, peta kebutuhan program penguatan kapasitas per klaster, dan mekanisme pengelolaan penelitian.

“Komponen yang dievaluasi meliputi sumberdaya penelitian (30%), manajemen penelitian (15%), luaran/output (50%), dan revenue generating (5%),” jelas Bambang dilansir ristekdikti.go.id pada Kamis (21/11/2019).

“Mengingat peran strategis penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi, semua perguruan tinggi berkewajiban menyampaikan data kinerja penelitiannya untuk penilaian pada periode berikutnya. Hal ini juga berlaku untuk perguruan tinggi yang belum pernah menyampaikan data kinerja penelitiannya.” imbuhnya. (Nas)

The post UM Metro Naik Peringkat sebagai Perguruan Tinggi Berkinerja Penelitian Utama appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/um-metro-naik-peringkat-sebagai-perguruan-tinggi-berkinerja-penelitian-utama/feed/ 0