nedi hendri Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/nedi-hendri/ Solusi Sukses Masa Depan Fri, 05 Jun 2026 02:39:27 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png nedi hendri Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/nedi-hendri/ 32 32 UM Metro Audiensi dengan Gubernur Lampung, Bahas Peningkatan IPM hingga Rencana Rakernas APTISI 2026 https://ummetro.id/um-metro-audiensi-dengan-gubernur-lampung-bahas-ipm-kipda-dan-rakernas-aptisi-2026/ Fri, 05 Jun 2026 02:08:24 +0000 https://ummetro.id/?p=155791 Bandar Lampung – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melakukan audiensi dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, pada Kamis (4/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., didampingi Wakil Rektor II Dr. Nedi Hendri, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., menyampaikan sejumlah gagasan strategis guna mendukung pembangunan sumber daya manusia dan percepatan pembangunan daerah

The post UM Metro Audiensi dengan Gubernur Lampung, Bahas Peningkatan IPM hingga Rencana Rakernas APTISI 2026 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Bandar Lampung – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melakukan audiensi dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, pada Kamis (4/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., didampingi Wakil Rektor II Dr. Nedi Hendri, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., menyampaikan sejumlah gagasan strategis guna mendukung pembangunan sumber daya manusia dan percepatan pembangunan daerah di Provinsi Lampung.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan fokus pada penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Provinsi Lampung. Salah satu isu utama yang dibahas adalah upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan penurunan Angka Putus Sekolah (APS) di Provinsi Lampung. UM Metro menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi melalui program pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai skema beasiswa yang dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, UM Metro juga mengusulkan dukungan hibah lahan di kawasan Kota Baru sebagai bagian dari pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Usulan ini diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan ibu kota Provinsi Lampung sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Pada audiensi tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan gagasan Program Satu Desa Satu Sarjana yang direncanakan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung melalui APBD Tahun 2027. Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah II-B Lampung mengusulkan skema Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Daerah (KIPDA) sebagai bentuk dukungan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di seluruh wilayah Lampung. Sebagai salah satu anggota APTISI, UM Metro menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan menyukseskan program tersebut.

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menyampaikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir memberikan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan daerah. Melalui kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Provinsi Lampung, kami berharap berbagai program yang dibahas dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong kemajuan Lampung di masa depan,” ujarnya.

Dalam audiensi turut disampaikan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APTISI yang akan diselenggarakan oleh APTISI Wilayah II-B Lampung pada 19–21 Agustus 2026 di Grand Mercure Lampung. Kegiatan berskala nasional tersebut diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi sekaligus memperkenalkan potensi Provinsi Lampung kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia. UM Metro sebagai bagian dari APTISI Wilayah II-B Lampung siap mendukung penuh kesuksesan penyelenggaraan kegiatan tersebut.

The post UM Metro Audiensi dengan Gubernur Lampung, Bahas Peningkatan IPM hingga Rencana Rakernas APTISI 2026 appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Nedi Hendri Beri Tips dan Trik Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian kepada Masyarakat di UM Bangka Belitung https://ummetro.id/nedi-hendri-beri-tips-dan-trik-penyusunan-proposal-hibah-pengabdian-kepada-masyarakat-di-um-bangka-belitung/ Fri, 24 Sep 2021 14:02:22 +0000 https://ummetro.id/?p=13852 UM Metro – Nedi Hendri, S.E., M.Si., Ak., C.A., ACPA., CPA., CRA., kembali didaulat untuk menjadi narasumber pada Workshop Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDIKTI Wilayah II. Workshop ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung selama dua hari pada hari Kamis-Jumat, 23-24 September 2021. Dosen Akuntasi ini mengatakan

The post Nedi Hendri Beri Tips dan Trik Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian kepada Masyarakat di UM Bangka Belitung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Nedi Hendri, S.E., M.Si., Ak., C.A., ACPA., CPA., CRA., kembali didaulat untuk menjadi narasumber pada Workshop Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDIKTI Wilayah II. Workshop ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung selama dua hari pada hari Kamis-Jumat, 23-24 September 2021.

Dosen Akuntasi ini mengatakan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu komponen dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Artinya setiap dosen diharapkan dapat membuat proposal hibah PKM. Sebanyak 47 dosen yang berasal dari berbagai perguruan tinggi mengikuti workshop ini. Tentunya para dosen ini telah membawa draft proposal PKM yang siap dibedah bersama-sama.

“Pengabdian Kepada Masyarakat adalah Kegiatan ilmiah terencana sivitas akademika perguruan tinggi dalam membangun peradaban masyarakat berketrampilan sains, teknologi dan seni berbasis kepakaran individu dan/atau kelompok. STIE PERTIBA merasa penting untuk meningkatkan jumlah PKM di kampus sehingga mengadakan workshop ini”ujarnya.

Dalam workshop Nedi juga menjelaskan mitra sasaran PKM ada beberapa kategori, diantaranya: Kelompok perajin, kelompok nelayan, kelompok tani, kelompok ternak, yang setiap anggotanya memiliki karakter produktif secara ekonomis. Mitra sasaran industri rumah tangga (IRT) dengan kepemilikan usaha bersifat individu/perseorangan disyaratkan mempunyai karyawan minimal 4 orang di luar anggota keluarga, dan kelompok dengan jumlah anggota minimal 5 orang, seperti kelompok dasawisma, pokdarwis, kelompok PKK, kelompok pengajian, kelompok ibu-ibu rumah tangga dan lain- lain.

Selama pemaparan kepala biro keuangan ini juga menjelaskan tujuan dari pengabdian kepada masyarakat itu sendiri agar para dosen yang mengikuti pelatihan dapat lebih memahami hal-hal yang diharapkan dari hibah tersebut.

“Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah: Membentuk/mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial; Membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat; dan Meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain yang dibutuhkan (softskill dan hardskill),”terangnya.

Setelah pemaparan materi PKM maka kelas dilanjutkan dengan klinik proposal. Para peserta diminta untuk mempresentasikan proposalnya untuk dapat dikoreksi bersama-sama. Banyak peserta yang masih belum memahami cara membuat proposal sesuai panduan simlitabmas. Sehingga klinik proposal ini dirasakan sangat penting sebelum semua proposal siap untuk di upload.

“Saya harap proposal yang sudah di klinik dan di koreksi bersama-sama dapat diupload di akun simlitabmas” tukasnya.

The post Nedi Hendri Beri Tips dan Trik Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian kepada Masyarakat di UM Bangka Belitung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Karyawan Butuh Penguatan https://ummetro.id/karyawan-butuh-penguatan/ https://ummetro.id/karyawan-butuh-penguatan/#respond Fri, 12 Jun 2020 03:58:20 +0000 https://ummetro.id/?p=12178 Lamanopini – Kebiasaan yang sangat jarang dilakukan seorang atasan adalah memberikan reinforcement (penguatan) pada karyawannya. Karyawan disini tidak hanya untuk karyawan perusahaan besar tetapi juga karyawan di badan usaha bahkan perguruan tinggi. Penguatan adalah bentuk apresiasi yang dapat diberikan kepada seseorang atas apa yang telah dilakukannya. Reinforcement ini ada yang bersifat positif dan negatif. (https://www.wildwestvoyages.com/)

The post Karyawan Butuh Penguatan appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Lamanopini – Kebiasaan yang sangat jarang dilakukan seorang atasan adalah memberikan reinforcement (penguatan) pada karyawannya. Karyawan disini tidak hanya untuk karyawan perusahaan besar tetapi juga karyawan di badan usaha bahkan perguruan tinggi. Penguatan adalah bentuk apresiasi yang dapat diberikan kepada seseorang atas apa yang telah dilakukannya. Reinforcement ini ada yang bersifat positif dan negatif. (https://www.wildwestvoyages.com/)

Pada prinsipnya kita semua harus menghargai proses yang dilakukan seseorang untuk mencapai tujuan, bahkan jika target tidak tercapaipun tetap harus diberikan reinforcement minimal ucapan terima kasih atas usaha yang telah dilakukan.

Logikanya, siapa yang ingin target tidak tercapai atau siapa yang ingin gagal. Teori reinforcement ini berawal dari dunia Pendidikan. Teori behavioristic yang menekankan kepada stimulus dan respon, menggunakan reinforcement sebagai bentuk stimulus lanjutan untuk mempertahankan respon yang tepat, teori belajar psikologi humanistic juga menekankan pentingnya motivasi diri agar setiap orang mengeluarkan potensi dalam dirinya.

Secara umum penguatan bermanfaat bagi karyawan karena akan meningkatkan motivasi kerja, yang berperan penting pula dalam meningkatkan kualitas pekerjaan. Bagaimana mekanisme tumbuhnya motivasi akibat reinforcement? Maslow mengungkapkan bahwa setiap manusia memiliki hierarkis kebutuhan dari mulai kebutuhan fisik, rasa aman, penghargaan, dicintai dan mencintai, aktualisasi diri, dan kebutuhan akan pengetahuan.

 

Positive Reinforcement (Penguatan positif)

Berikut ini ada rumus 5A  seperti yang telah dibahas di laman news Harvard Business Review dalam memberikan penguatan positif bagi karyawan.

Acknowledge atau pengakuan

Pengakuan yang diberikan perusahaan/perguruan tinggi terhadap kontribusi seorang karyawan mungkin akan terlihat sebagai hal yang sederhana. Namun ternyata pengakuan tersebut bisa membawa dampak yang luar biasa. Terutama jika pengakuan tersebut diberikan di depan umum. Tidak ada salahnya untuk memberikan selamat atau pujian pada karyawan yang berprestasi di depan umum, seperti saat sedang rapat atau sedang berada di hadapan para karyawan lainnya.

Attribute atau tanda

Ternyata pemberian tanda pada karyawan terbukti dapat meningkatkan tanggung jawab karyawan tersebut terhadap pekerjaannya. Pemberian tanda tertentu pada karyawan yang berprestasi merupakan hal yang baik dan sangat dianjurkan seperti pemberian sertifikat/piagam. Anda dapat menentukan employee of the month atau employee of the year sebagai suatu bentuk pemberian tanda penghargaan pada karyawan yang berprestasi.

Assign atau penugasan

Penugasan tertentu atau promosi jabatan dapat diberikan pada karyawan yang berprestasi. Penugasan pada karyawan yang berprestasi dalam hal penyelesaian masalah atau pencapaian peluang akan menjadi salah satu bentuk penghargaan dari perusahaan/perguruan tinggi. Karena dengan penugasan tersebut, maknanya adalah perusahaan/perguruan tinggi percaya pada kemampuan karyawan tersebut. Dan hal tersebut dapat menjadi loncatan bagi karyawan berprestasi untuk meraih penghargaan yang lebih tinggi lagi. Karena semakin besar masalah yang diselesaikan atau peluang yang diraih, maka akan semakin besar pula pengakuan perusahaan/perguruan tinggi yang akan diberikan.

Award atau hadiah

Karyawan yang berprestasi juga dapat diberikan penghargaan berupa hadiah nyata yang dapat langsung digunakan atau dimanfaatkan oleh karyawan tersebut. Misalnya voucher belanja, tiket wisata, atau sejumlah uang, dan lain sebagainya. Selain itu, perusahaan/perguruan tinggi juga bisa memberikan hadiah yang bersifat personal, seperti makan siang atau makan malam bersama pimpinan, rekreasi satu tim beserta pimpinan, dan lain sebagainya. makan bersama sebagai bentuk merayakan suatu tugas yang dapat dikerjakan suatu tim adalah salah satu bentuk penghargaan dan meningkatkan ikatan emosional antar sesama karyawan dan atasan

Assess/Analyze atau pengukuran/analisis

Dalam memberikan reward pada karyawan, perusahaan/perguruan tinggi membutuhkan data yang valid untuk dianalisa. Sehingga akan didapatkan informasi yang baik sebagai kunci utama dari sistem pemberian reward tersebut.

 

Negative Reinforcement (Penguatan Negatif)

Penguatan negatif adalah penguatan berdasarkan prinsip bahwa frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan penghilangan stimulus yang merugikan (tidak menyenangkan). Bentuk-bentuk penguatan negatif antara lain:

Surat Peringatan

Sanksi yang dapat diberikan kepada karyawan adalah surat peringatan atau lebih dikenal dengan sebutan SP. SP diberikan apabila karyawan melakukan pelanggaran ringan seperti pelanggaran disiplin kerja. Walaupun terlihat kecil tapi pelanggaran kecil apabila sering dilakukan atau berulang-ulang maka akan berpengaruh pada kinerja dan dapat menularkan pada karyawan lain.

Memberikan SP merupakan aturan yang tercantum pada UU ketenagakerjaan pasal 161 yang berbunyi “ Dalam hal pekerja/buruh melakukan pelanggaran ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjannjian kerja bersama, pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja, setelah kepada pekerja/buruh yang bersangkutan diberikan surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga secara berturut-turut.”

Pemotongan Gaji/Tunjangan

Sanksi lainnya yang dapat diberikan kepada karyawan yang melanggar aturan adalah dengan pemotongan gaji atau tunjangan. Sebelum menerapkan sanksi pada karyawan dalam bentuk denda, perusahaan/perguruan tinggi harus memenuhi ketentuan-ketentuan mengenai perlindungan upah karyawan. Peraturan mengenai pemotongan gaji atau denda tersebut harus dipaparkan dengan detail dalam kontrak kerja.

Apabila suatu perusahaan/perguruan tinggi belum pernah membuat kontrak peraturan maka dapat dilakukan pembaharuan kontrak kerja. Hal ini dimaksud agar tidak terjadi kesalahpahaman oleh karyawan. Sanksi dengan cara ini dinilai efektif.

Mutasi

Mutasi yang dimaksud adalah dengan memindahkan karyawan ke tugas lain. Dalam hal ini tugas tersebut sangat jauh berbeda dengan tugas karyawan sebelumnya.

Mencabut tunjangan

Pemberian sanksi mencabut tunjangan dapat diberikan kepada karyawan yang mendapat tunjangan khusus dari perusaan/perguruan tinggi. Karyawan yang dicabut tunjangan bisa terjadi karena ia tidak menyelesaikan tugas-tugasnta atau melakukan kesalahan. Sering kita jumpai seseorang diamanahi jabatan khusus tapi tidak melakukan pembaruan apapun sehingga terkesan hanya makan gaji buta.

Penurunan Jabatan

Penerapan sanksi penurunan jabatan atau sering disebut demosi dapat dilakukan apabila karyawan dianggap melanggar kebijakan perusahaan/perguruan tinggi. Sanksi ini tidak diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan, sehingga tata cara dan mekanisme penurunan jabatan hanya diatur internal saja.

Pemutusan Hubungan Kerja

Sanksi yang cukup berat ini diberikan apabila karyawan dianggap merugikan perusahaan baik secara materi ataupun nonmateri.

Pengunduran Diri

Seorang karyawan dapat diminta membuat surat pengunduran diri atas kesalahan yang telah diperbuat. Hal ini akan tetap menjaga nama baik perusahaan/perguruan tinggi’.

Positive Reinforcement dan Negative Reinforcement diatas merupakan pertimbangan bagi perusahaan, perguruan tinggi atau badan usaha lainnya. Semua bermaksud agar kualitas dan kinerja karyawan tetap terjaga bahkan lebih baik.

Bisa saja seorang karyawan yang selama ini belum memiliki kinerja bagus tetapi pada saat ia dapat melakukan suatu pekerjaan dengan baik diberikan reinforcement oleh atasan,  maka akan membuat ia lebih semangat memperbaiki kualitas dirinya dalam bekerja. Sehingga selain untuk menumbuhkan motivasi, reinforcement juga berguna untuk mempertahankan perilaku yang diinginkan dari seorang karyawan lagi.

 

Penulis: Nedi Hendri, S.E., M.Si., Akt., CA., ACPA., CPA., CRA., (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Metro).

The post Karyawan Butuh Penguatan appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/karyawan-butuh-penguatan/feed/ 0
Beri Pembekalan Magang Kerja, FEB UM Metro Targetkan Mahasiswa D3 Lulus Tepat Waktu https://ummetro.id/beri-pembekalan-magang-kerja-feb-um-metro-targetkan-mahasiswa-d3-lulus-tepat-waktu/ https://ummetro.id/beri-pembekalan-magang-kerja-feb-um-metro-targetkan-mahasiswa-d3-lulus-tepat-waktu/#respond Fri, 08 Feb 2019 16:12:19 +0000 http://ummetro.id/?p=9395 UM Metro – Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Metro beri pembekalan magang mahasiswa Program Studi Diploma III Akuntansi dan Diploma III Keuangan dan Perbankan  sebelum terjun magang kerja ke berbagai lembaga di lingkungan UM Metro, Kamis (07/02/2019). Pembekalan yang bertempat di lantai 3 gedung C kampus I UM Metro ini fokus pada empat materi kegiatan

The post Beri Pembekalan Magang Kerja, FEB UM Metro Targetkan Mahasiswa D3 Lulus Tepat Waktu appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>

UM Metro – Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Metro beri pembekalan magang mahasiswa Program Studi Diploma III Akuntansi dan Diploma III Keuangan dan Perbankan  sebelum terjun magang kerja ke berbagai lembaga di lingkungan UM Metro, Kamis (07/02/2019).

Pembekalan yang bertempat di lantai 3 gedung C kampus I UM Metro ini fokus pada empat materi kegiatan yakni Etika dalam Bekerja, Pengenalan Dunia Kerja Perbankan, Administrasi Perkantoran, dan Laporan Magang dan Teknik Penulisan Tugas Akhir.

Kepada Medium News, Kamis (07/02/2019) Nedi Hendri, S.E. M.Si. Akt. CA. menerangkan bahwa pembekalan ini berlangsung seharian penuh dengan enam pemateri.

“Sebelum mahasiswa magang di tempat kerja, kami adakan dulu pembekalan sehingga mereka nanti dapat melakukan praktik magang ini dengan baik. Praktik magangnya akan berlangsung pada  11 Februari s.d. 12 April 2019 mendatang,” terangnya.

Menurutnya, pembekalan ini sekaligus mengarahkan para mahasiswa program diploma III FEB UM Metro untuk mulai menggagas tugas akhir berdasarkan fokus bidang magang mereka masing-masing.

Nanti ketika mereka magang di tempat kerja, maka yang menjadi fokus mereka selain praktik dengan baik di sana guna menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, tentunya mereka harus pintar-pintar mencari bahan untuk menyusun tugas akhir. Sehingga ketika program magang sudah selesai, mereka kembali dengan membawa bahan-bahan untuk dijadikan tugas akhir,” sambungnya.

Lebih lanjut Kaprodi D3 Akuntansi ini berharap, program magang mahasiswa D3 FEB UM Metro juga dapat memfasilitasi para mahasiswa agar lulus tepat waktu.

“Harapannya program ini tidak hanya memberikan mereka pengetahuan tentang dunia kerja, namun juga memfasilitasi mereka agar dapat selesai tepat waktu dengan tuntas,” tukasnya. (Bi/Hum)

The post Beri Pembekalan Magang Kerja, FEB UM Metro Targetkan Mahasiswa D3 Lulus Tepat Waktu appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/beri-pembekalan-magang-kerja-feb-um-metro-targetkan-mahasiswa-d3-lulus-tepat-waktu/feed/ 0