pascasarjana um metro Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/pascasarjana-um-metro/ Solusi Sukses Masa Depan Wed, 17 Jun 2026 07:04:08 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png pascasarjana um metro Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/pascasarjana-um-metro/ 32 32 Akademisi Pascasarjana UM Metro Berikan Penguatan Deep Learning dan Penanganan ADHD bagi Guru SDMu HAMKA https://ummetro.id/akademisi-pascasarjana-um-metro-berikan-penguatan-deep-learning-dan-penanganan-adhd-bagi-guru-sdmu-hamka/ Wed, 17 Jun 2026 07:04:08 +0000 https://ummetro.id/?p=155880 Metro – SD Muhammadiyah Buya Hamka (HAMKA) Metro Lampung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Guru Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengusung tema “Ignite The Future: Transformasi Guru Hebat untuk SDMu HAMKA Berkemajuan” pada Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik. Workshop menghadirkan sejumlah narasumber

The post Akademisi Pascasarjana UM Metro Berikan Penguatan Deep Learning dan Penanganan ADHD bagi Guru SDMu HAMKA appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – SD Muhammadiyah Buya Hamka (HAMKA) Metro Lampung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Guru Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengusung tema “Ignite The Future: Transformasi Guru Hebat untuk SDMu HAMKA Berkemajuan” pada Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro sebagai bentuk kolaborasi antara lembaga pendidikan dasar dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia di bidang pendidikan. Kehadiran para akademisi tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan pemateri yang diajukan oleh SD Muhammadiyah Buya Hamka Metro dan mendapat dukungan dari Direktur Program Pascasarjana UM Metro melalui surat tugas resmi.

Adapun narasumber yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Prof. Dr. Ihsan Dacholfany, M.Ed., Dr. Siti Nurlaila, M.Psi., Psikolog, serta Dr. Joni Wuryanto, M.Pd. Ketiganya menyampaikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing guna memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era yang terus berkembang.

Pada sesi pertama, Dr. Siti Nurlaila, M.Psi., Psikolog memberikan penguatan terkait strategi mengenali dan menangani peserta didik dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) secara tepat dan efektif. Materi ini memberikan pemahaman kepada guru mengenai karakteristik anak dengan ADHD sekaligus pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan peserta didik.

Selanjutnya, Dr. Joni Wuryanto, M.Pd. bersama Prof. Dr. Ihsan Dacholfany, M.Ed. menyampaikan materi tentang Strategi Penyusunan Perangkat Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning. Dalam pemaparannya, kedua narasumber menekankan pentingnya perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada pemahaman mendalam, pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta keterampilan pemecahan masalah sebagai bekal peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Kepala SD Muhammadiyah Buya Hamka Metro menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan bagi para guru sekaligus memperkuat kualitas pendidikan yang unggul dan berkarakter. Melalui kolaborasi dengan Program Pascasarjana UM Metro, para pendidik diharapkan mampu mengimplementasikan berbagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan SD Muhammadiyah Buya Hamka Metro. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengikuti berbagai praktik yang diberikan oleh narasumber selama workshop berlangsung.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Buya Hamka Metro terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan adaptif terhadap dinamika dunia pendidikan. Semangat “Ignite The Future” yang diusung dalam workshop tidak hanya menjadi tema kegiatan, tetapi juga menjadi inspirasi bersama untuk terus menghadirkan inovasi dan transformasi pendidikan dalam membentuk generasi masa depan yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing.

The post Akademisi Pascasarjana UM Metro Berikan Penguatan Deep Learning dan Penanganan ADHD bagi Guru SDMu HAMKA appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Pembahasan Roadmap Penelitian dan Pengabdian, Prodi Hukum Pascasarjana UM Metro Siapkan Arah Strategis https://ummetro.id/pembahasan-roadmap-penelitian-dan-pengabdian-prodi-hukum-pascasarjana-um-metro-siapkan-arah-strategis/ Tue, 14 Apr 2026 04:29:41 +0000 https://ummetro.id/?p=155451 METRO – Program Studi Magister Hukum Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro menggelar rapat pembahasan roadmap penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk periode September hingga Desember 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah pengembangan akademik dan kontribusi keilmuan di bidang hukum. Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi S2 Hukum, Dr. Prima Angkupi, S.H.,

The post Pembahasan Roadmap Penelitian dan Pengabdian, Prodi Hukum Pascasarjana UM Metro Siapkan Arah Strategis appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
METRO – Program Studi Magister Hukum Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro menggelar rapat pembahasan roadmap penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk periode September hingga Desember 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah pengembangan akademik dan kontribusi keilmuan di bidang hukum.

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi S2 Hukum, Dr. Prima Angkupi, S.H., M.H., M.Kn., M.M., CLA., CCD., bersama tim dosen Program Studi Magister Hukum. Kegiatan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dan kolaboratif.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai agenda strategis dibahas, mulai dari pemetaan fokus penelitian dosen, penguatan tema-tema unggulan berbasis kebutuhan masyarakat, hingga sinkronisasi program pengabdian dengan hasil riset yang aplikatif. Roadmap ini diharapkan mampu menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas penelitian serta memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat.

Dr. Prima Angkupi menyampaikan bahwa penyusunan roadmap ini penting sebagai arah bersama dalam mengembangkan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan pengabdian.

“Melalui roadmap ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan penelitian dan pengabdian yang dilakukan dosen memiliki arah yang jelas, terukur, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, diskusi juga menekankan pentingnya kolaborasi antar dosen serta peluang kerja sama dengan berbagai pihak eksternal guna meningkatkan kualitas luaran, baik dalam bentuk publikasi ilmiah maupun program pemberdayaan masyarakat.

The post Pembahasan Roadmap Penelitian dan Pengabdian, Prodi Hukum Pascasarjana UM Metro Siapkan Arah Strategis appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Pascasarjana UM Metro Perkuat Kurikulum OBE Menuju Kampus Profetik Berdaya Saing Global https://ummetro.id/penguatan-kurikulum-obe-pascasarjana-um-metro-kampus-profetik-berdaya-saing-global/ Wed, 11 Feb 2026 04:40:53 +0000 https://ummetro.id/?p=155143 Metro – Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menggelar kegiatan Peninjauan Kurikulum dengan tema “Penguatan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Program Pascasarjana Menuju Kampus Profetik Berdaya Saing Global” di Ruang H.2.2 Gedung Pascasarjana UM Metro, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si., Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang,

The post Pascasarjana UM Metro Perkuat Kurikulum OBE Menuju Kampus Profetik Berdaya Saing Global appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menggelar kegiatan Peninjauan Kurikulum dengan tema “Penguatan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Program Pascasarjana Menuju Kampus Profetik Berdaya Saing Global” di Ruang H.2.2 Gedung Pascasarjana UM Metro, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si., Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang, serta Dr. Siti Suprihatin, M.Pd., Ketua LP3S UM Metro. Forum ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), dosen, mahasiswa, alumni, serta mitra institusi sebagai bagian dari penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Direktur Program Pascasarjana UM Metro, Prof. Dr. Muhfahroyin, M.T.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa peninjauan kurikulum merupakan langkah strategis untuk merespons perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

“Perubahan adalah keniscayaan. Jika kita tidak menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan zaman, maka kita akan tertinggal. Karena itu, penguatan Kurikulum OBE menjadi kebutuhan dalam mewujudkan visi Pascasarjana sebagai pusat keunggulan IPTEKS profetik yang berdaya saing global,” ujarnya.

Pascasarjana UM Metro perkuat Kurikulum OBE menuju kampus profetik berdaya saing global melalui peninjauan kurikulum dan kolaborasi stakeholder.

Menurutnya, pendekatan OBE menekankan pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Oleh sebab itu, keterlibatan stakeholder menjadi bagian penting dalam proses peninjauan kurikulum.

“Program Pascasarjana tidak bisa berjalan sendiri. Kurikulum harus selaras dengan kebutuhan pengguna lulusan, mitra kerja, asosiasi profesi, serta perkembangan regulasi pendidikan,” jelas Prof. Muhfahroyin.

Pascasarjana UM Metro perkuat Kurikulum OBE menuju kampus profetik berdaya saing global melalui peninjauan kurikulum dan kolaborasi stakeholder.

Ia menambahkan, proses pengembangan kurikulum tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga mempertimbangkan karakter lokal dan kebutuhan daerah. Hal ini penting agar lulusan Pascasarjana UM Metro memiliki profil yang khas, kontekstual, dan kompetitif.

Selain itu, peninjauan kurikulum juga menjadi bagian dari persiapan akreditasi program studi. Penyusunan kurikulum dilakukan melalui mekanisme ilmiah yang sistematis, meliputi perumusan Capaian Pembelajaran Program Studi (CPPS), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), evaluasi pembelajaran, hingga implementasi standar operasional prosedur (SOP) akademik.

Beberapa program studi di lingkungan Pascasarjana UM Metro, seperti Pendidikan Biologi, Pendidikan IPA, dan Pendidikan Matematika, telah mengimplementasikan pendekatan OBE. Sementara program studi lainnya sedang dalam tahap penguatan dan penyesuaian kurikulum.

Program Pascasarjana UM Metro gelar penguatan Kurikulum OBE untuk meningkatkan mutu lulusan dan daya saing global berbasis kampus profetik.

Prof. Muhfahroyin berharap hasil peninjauan kurikulum ini dapat segera diimplementasikan pada tahun akademik 2026/2027, sehingga mahasiswa baru dapat langsung menggunakan kurikulum berbasis OBE yang telah diperkuat.

“Harapannya, kurikulum ini tidak hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi benar-benar menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter profetik, dan mampu bersaing secara global,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Metro dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkuat tata kelola akademik, serta mendorong daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.

 

 

Reporter: Rozin
Fotografer: Nas/Humas
Editor: Nas/Humas

The post Pascasarjana UM Metro Perkuat Kurikulum OBE Menuju Kampus Profetik Berdaya Saing Global appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Program Pascasarjana UM Metro Perkuat Strategi Kampus Profetik Berdaya Saing Global https://ummetro.id/kuliah-umum-pascasarjana-um-metro-kampus-profetik-global/ Mon, 09 Feb 2026 06:49:44 +0000 https://ummetro.id/?p=155117 Metro – Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Strategi Program Pascasarjana PTMA dalam Penguatan Kampus Profetik Berdaya Saing Global” sebagai bagian dari upaya penguatan visi akademik dan peningkatan kualitas pendidikan pascasarjana. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika, baik secara luring maupun daring melalui platform digital. Kampus setempat,

The post Program Pascasarjana UM Metro Perkuat Strategi Kampus Profetik Berdaya Saing Global appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Strategi Program Pascasarjana PTMA dalam Penguatan Kampus Profetik Berdaya Saing Global” sebagai bagian dari upaya penguatan visi akademik dan peningkatan kualitas pendidikan pascasarjana. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika, baik secara luring maupun daring melalui platform digital. Kampus setempat, Sabtu, (07/2/2026).

Direktur Program Pascasarjana UM Metro, Prof. Dr. Muhfahroyin, M.T.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan wahana strategis untuk memperkuat pemahaman mahasiswa dan dosen terhadap arah pengembangan program pascasarjana PTMA yang unggul, berkarakter profetik, dan memiliki daya saing global.

Ia menjelaskan bahwa Program Pascasarjana UM Metro menargetkan terwujudnya Pusat Keunggulan Intelektual Modern Profetik Berdaya Saing Global pada tahun 2030, sebagaimana tertuang dalam visi pengembangan institusi. Konsep profetik tersebut menekankan integrasi antara kekuatan intelektual modern dengan nilai-nilai spiritual dan kenabian.

“Keunggulan intelektual modern harus berjalan beriringan dengan nilai profetik. Artinya, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan profesionalitas tetap berpijak pada nilai moral, etika, dan spiritualitas Islam,” ungkap Prof. Muhfahroyin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan daya saing global program pascasarjana tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi internasional, penguatan riset, serta keterlibatan narasumber dan mitra akademik dari berbagai institusi, baik nasional maupun internasional. Oleh karena itu, UM Metro terus mendorong implementasi kerja sama melalui MoU, MoA, dan IA yang diisi dengan kegiatan akademik nyata, seperti kuliah umum, penelitian kolaboratif, dan publikasi ilmiah.

Kuliah umum ini juga menghadirkan narasumber Prof. Dr. Faris Al Fadhat, S.IP., M.A., Ph.D., Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan Universitas dan AIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Dr. M. Samson Fajar, M.Sos.I., Sekretaris BPH Universitas Muhammadiyah Metro.

Dengan kepakaran internasional yang membahas dinamika global, sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa pascasarjana UM Metro terhadap tantangan dan peluang pendidikan tinggi di tingkat global.

Sementara itu, Wakil Rektor I UM Metro, Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd., yang mewakili Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi fase awal implementasi pengembangan institusi tahap kedua, termasuk penguatan peran program pascasarjana dalam mewujudkan visi besar universitas.

Ia menekankan bahwa penguatan kompetensi akademik mahasiswa pascasarjana harus berbasis pada penguasaan teknologi, pengembangan keilmuan yang adaptif, serta internalisasi nilai-nilai profetik dalam praktik akademik dan profesional.

“Kegiatan kuliah umum ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran akademik mahasiswa pascasarjana agar mampu mengintegrasikan kompetensi keilmuan, teknologi, dan nilai-nilai profetik dalam menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Program Pascasarjana UM Metro diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang unggul, berkarakter Islami, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Metro dalam mencetak lulusan pascasarjana yang profesional, berintegritas, dan mencerahkan. (Nas/Humas).

The post Program Pascasarjana UM Metro Perkuat Strategi Kampus Profetik Berdaya Saing Global appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Magister Hukum UM Metro Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT https://ummetro.id/magister-hukum-um-metro-terakreditasi-baik-sekali-ban-pt/ Wed, 17 Dec 2025 22:02:56 +0000 https://ummetro.id/?p=154646 Metro – Program Studi Magister Hukum pada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menorehkan capaian membanggakan. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 8640/SK/BAN-PT/Ak/M/XII/2025, Program Studi Magister Hukum UM Metro resmi memperoleh peringkat akreditasi “Baik Sekali” dengan nilai 314. Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Pleno Dewan Eksekutif

The post Magister Hukum UM Metro Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Program Studi Magister Hukum pada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menorehkan capaian membanggakan. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 8640/SK/BAN-PT/Ak/M/XII/2025, Program Studi Magister Hukum UM Metro resmi memperoleh peringkat akreditasi “Baik Sekali” dengan nilai 314.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Pleno Dewan Eksekutif BAN-PT pada 16 Desember 2025 dan berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 16 Desember 2025 hingga 16 Desember 2030. Dengan capaian ini, Program Studi Magister Hukum UM Metro dinilai telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Peringkat akreditasi “Baik Sekali” ini menjadi pengakuan atas konsistensi Program Studi Magister Hukum UM Metro dalam pengelolaan akademik, tata kelola kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu dan keberlanjutan.

Hasil Kerja Kolektif Sivitas Akademika UM Metro

Ketua Program Studi Magister Hukum UM Metro, Prima Angkupi, Dr. (Hk.), Dr. (Sy.), M.H., M.Kn., M.M., S.H., CLA, CCD., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas capaian tersebut.

“Capaian akreditasi Baik Sekali ini adalah hasil kerja kolektif dan kerja keras tim penyusun borang akreditasi yang telah bekerja secara sistematis, teliti, dan penuh dedikasi. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prima Angkupi juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan universitas.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari Direktur Program Pascasarjana UM Metro, Rektor UM Metro, Staf Pascasarjana, Stakeholder, Mahasiswa, Alumni, serta seluruh unit dan unsur pendukung di lingkungan UM Metro yang telah bersinergi dalam proses akreditasi ini,” tambahnya.

Ia berharap, capaian tersebut dapat menjadi pijakan strategis untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Magister Hukum UM Metro, baik dari aspek kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun penguatan jejaring kelembagaan di tingkat regional dan nasional.

Dengan raihan akreditasi “Baik Sekali” ini, Program Studi Magister Hukum UM Metro semakin menegaskan komitmennya sebagai program studi yang unggul, profesional, dan berorientasi pada pengembangan keilmuan hukum yang responsif terhadap dinamika masyarakat dan kebutuhan dunia profesional. (Nas/Humas)

The post Magister Hukum UM Metro Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Asesmen Lapangan Prodi S2 Pendidikan IPA UM Metro: Asesor Tekan Pentingnya Validasi Data dan Ketepatan Waktu https://ummetro.id/asesmen-lapangan-prodi-s2-pendidikan-ipa-um-metro-asesor-tekan-pentingnya-validasi-data-dan-ketepatan-waktu/ Tue, 09 Dec 2025 04:09:59 +0000 https://ummetro.id/?p=154583 Metro – Program Studi Magister (S2) Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro memulai rangkaian Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan berlangsung selama dua hari, 8–9 Desember 2025, dengan menghadirkan asesor Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si. dan Dr. Novi Ratna Dewi, S.Si., M.Pd. Gd. Lafran Pane, Kampus setempat, Senin (8/12/2025). Dalam sambutannya, Prof. Ida

The post Asesmen Lapangan Prodi S2 Pendidikan IPA UM Metro: Asesor Tekan Pentingnya Validasi Data dan Ketepatan Waktu appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Program Studi Magister (S2) Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro memulai rangkaian Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan berlangsung selama dua hari, 8–9 Desember 2025, dengan menghadirkan asesor Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si. dan Dr. Novi Ratna Dewi, S.Si., M.Pd. Gd. Lafran Pane, Kampus setempat, Senin (8/12/2025).

Dalam sambutannya, Prof. Ida menyampaikan bahwa penugasan asesmen lapangan ini merupakan amanah langsung dari LAMDIK untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mutu program studi. Ia menegaskan bahwa proses asesmen tidak hanya memverifikasi dokumen, tetapi juga menilai kesesuaian data dengan praktik nyata di lapangan.

“Kami ditugaskan untuk melakukan asesmen dengan target yang harus selesai dalam dua hari. Setiap validator memiliki pekerjaan masing-masing yang harus divalidasi secara tuntas. Tidak diperkenankan menyimpulkan sebelum seluruh data benar-benar diverifikasi,” ujarnya.

Prof. Ida yang telah menjadi asesor hampir 15 tahun itu menambahkan bahwa Prodi S2 Pendidikan IPA menunjukkan kesiapan cukup baik melalui penataan dokumen dan bukti fisik yang tertib. Ia mengapresiasi penyajian data yang dianggap memudahkan proses kerja asesor.

“LED (Laporan Evaluasi Diri) yang diberikan kepada kami sudah tersusun dengan sangat rapi. Namun tetap ada beberapa bukti yang harus diklarifikasi. Mohon setiap unit dapat menyiapkan data tambahan yang diperlukan agar seluruh indikator dapat tervalidasi secara tepat,” tambahnya.

Prof. Ida menekankan bahwa akurasi data berpengaruh langsung terhadap nilai akreditasi dan tidak boleh ada informasi yang belum dikonfirmasi.

“Kami tidak ingin menarik kesimpulan sebelum data dinyatakan benar. Karena itu proses klarifikasi sangat penting. Nanti siang kita akan bertemu lagi untuk memastikan semuanya clear,” jelasnya.

Direktur Program Pascasarjana UM Metro, Prof. Dr. Muhfahroyin, M.T.A., dalam sambutan pembuka menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesor serta menjelaskan perkembangan Pascasarjana yang kini menaungi delapan program studi aktif.

 

“Asesmen lapangan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperbaiki, meningkatkan, dan memastikan mutu akademik berjalan sesuai standar nasional maupun internasional. Seluruh tim telah disiapkan untuk mendukung proses ini,” ujarnya.

Ia juga memperkenalkan unit-unit pendukung asesmen, mulai dari LPM, LPPM, LPP AIK, KUI dan Kerja Sama, Pusat Inkubator Bisnis, Pusat Teknologi Informasi, staf Pascasarjana, hingga tim Prodi S2 Pendidikan IPA.

Agenda asesmen dijadwalkan berlangsung hingga 9 Desember 2025, meliputi evaluasi diri program studi, wawancara dengan unit penjaminan mutu, observasi pembelajaran, dan verifikasi lanjutan apabila masih ditemukan data yang perlu dipertegas.

Di akhir sambutannya, Prof. Ida menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan asesmen dengan baik.

“Terima kasih atas kerja sama seluruh tim. Semoga proses asesmen ini berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi terbaik untuk kemajuan Program Studi S2 Pendidikan IPA UM Metro,” tutupnya.

 

 

Foto: Fauzi (Magang KUI & Kerja Sama)

Penulis: Nas/Humas

The post Asesmen Lapangan Prodi S2 Pendidikan IPA UM Metro: Asesor Tekan Pentingnya Validasi Data dan Ketepatan Waktu appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Kembali ke Kampus di Usia 43 Tahun, Tintien Raih IPK 4.00 di Pascasarjana UM Metro https://ummetro.id/kembali-ke-kampus-di-usia-43-tahun-tintien-raih-ipk-4-00-di-pascasarjana-um-metro/ Wed, 03 Dec 2025 09:16:09 +0000 https://ummetro.id/?p=154559 Metro – Di usia 43 tahun, ketika sebagian orang mulai mengurangi ritme aktivitas, Tintien Harsonowati justru menempuh pilihan berbeda. Ia kembali ke bangku kuliah, mengejar wasiat almarhum Ayah sekaligus memulihkan dirinya di tengah kondisi kesehatan yang sempat menurun. Keputusan itu mengantarkannya menjadi salah satu mahasiswa berprestasi di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro. Ia menamatkan studi

The post Kembali ke Kampus di Usia 43 Tahun, Tintien Raih IPK 4.00 di Pascasarjana UM Metro appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Di usia 43 tahun, ketika sebagian orang mulai mengurangi ritme aktivitas, Tintien Harsonowati justru menempuh pilihan berbeda. Ia kembali ke bangku kuliah, mengejar wasiat almarhum Ayah sekaligus memulihkan dirinya di tengah kondisi kesehatan yang sempat menurun. Keputusan itu mengantarkannya menjadi salah satu mahasiswa berprestasi di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro. Ia menamatkan studi Program Studi Magister Manajemen dengan IPK sempurna: 4.00.

Bagi Tintien, pencapaian itu bukan sekadar angka, melainkan rangkuman panjang perjalanan hidup yang tak pernah mudah.

Tanggung Jawab Anak Sulung dan Wasiat Seorang Ayah

Lahir di Bandarjaya pada 1980, Tintien adalah anak pertama dari lima bersaudara. Ayahnya, Drs. Muanam Harsono, dikenal sebagai pendidik yang teguh, terakhir bertugas sebagai Kepala MAN 1 Metro. Dari beliau, Tintien menyimpan satu pesan yang berubah menjadi kompas hidup: jika orang tua telah mencapai S1, maka anak-anaknya harus mencapai S2.

Wasiat sederhana itu baru terasa maknanya bertahun-tahun kemudian saat Tintien harus menghadapi kehilangan, perjuangan, dan pilihan-pilihan sulit.

Menjadi Bidan Muda dan Penopang Keluarga

Pada usia 19 tahun, Tintien mengabdi sebagai Bidan Desa PTT. Penghasilan yang ia peroleh ditabung untuk melanjutkan pendidikan ke Diploma III Kebidanan Poltekkes Tanjung Karang.

Awal 2005 membawa kabar gembira sekaligus duka terdalam. Ia lulus CPNS pada 1 Januari, namun Ayahnya berpulang pada 28 Januari. Dalam sekejap, Tintien menjadi tumpuan keluarga. Bersama sang Ibu, ia membiayai pendidikan empat adiknya dua kuliah di UGM, satu di Umitra, dan si bungsu masih SMA.

Saat dua adiknya lulus CPNS, Tintien kembali menempuh studi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati (2008). Bahkan seluruh biaya kuliahnya ia tanggung melalui pinjaman bank hingga tuntas tanpa menambah beban keuangan keluarga.

Menguatkan Suami, Mengantar Adik ke Jepang, Mengurus Rumah Tangga

Perjalanan hidup Tintien penuh episode pengabdian. Ketika menikah, suaminya berijazah SMA. Dengan keyakinan bahwa pria dan wanita setara dalam kesempatan meraih pendidikan, Tintien tanpa ragu mendorong suaminya kuliah pada 2011–2014.

Di saat bersamaan, ia masih mendukung adiknya menempuh Magister di IPB (2014–2016), lalu program doktoral di University of Ibaraki, Jepang (2016–2020). Ketika sang adik lulus dan diterima CPNS BRIN melalui jalur diaspora, Tintien perlahan merapikan kembali keuangan keluarga, melunasi semua pinjaman, dan menyiapkan masa depan pendidikan anak-anak.

Tahun 2021 menjadi momen bahagia suaminya lulus dari UM Metro. Namun dua tahun kemudian, Tintien drop secara kesehatan dan harus menjalani berbagai pemeriksaan. Di masa rentan itu, sang suami justru menyuarakan keyakinan yang mengubah segalanya: “Mungkin kuliah lagi bisa memulihkan imunitasmu.”

Kembali Menjadi Mahasiswa di Usia 43 Tahun

Dengan dukungan penuh keluarga, Tintien mendaftar kembali sebagai mahasiswa Program Pascasarjana UM Metro, Prodi Magister Manajemen. Keputusan besar itu menuntut disiplin, ketangguhan, dan ketekunan yang tak biasa.

Ia menjalani hari-hari yang penuh irisan peran: bekerja di kantor, mengikuti kuliah, mengurus warung, mengasuh anak-anak, mendampingi suami, serta menjaga kondisi tubuh agar tidak drop. Semua ia jalankan dengan strategi yang rapi:

  • Menyusun meal plan 1–2 minggu untuk menjaga nutrisi keluarga.
  • Mencatat target kantor dan tugas kuliah melalui Google Workspace.
  • Berolahraga ringan 30 menit setiap sore.
  • Menjalin komunikasi aktif dengan dosen karena latar belakang pendidikannya tidak linear.
  • Memetakan mata kuliah sejak sebelum perkuliahan dimulai.
  • Berkolaborasi dengan rekan sekelas yang solid: Aan Suhandi, Paramita Citra Abadi, dan Herlin Rahmah Sari.
  • Belajar lewat TikTok dan influencer pendidikan ketika tak menemukan rekan diskusi.
  • Berlatih EPT setiap hari menggunakan aplikasi gratis hingga lolos one-shoot.
  • Memanfaatkan pengalaman investasi untuk memahami mata kuliah manajemen keuangan dan portofolio.

Upaya-upaya itulah yang membawa Tintien pada pencapaian yang tak sekadar membanggakan dirinya, tetapi juga almamater.

Puncak Perjalanan: Lulus Magister dengan IPK 4.00

Setelah perjuangan panjang, Tintien akhirnya menuntaskan studi Magister Manajemen di UM Metro dengan hasil sempurna: IPK 4.00. Capaian itu menjadi hadiah untuk Ayahnya, bukti ketangguhan bagi keluarganya, dan inspirasi bagi mahasiswa lain yang sedang berjuang.

Ia menutup kisahnya dengan pesan yang mencerminkan kedalaman pembelajaran hidup:

“Saat kuliah terasa berat, gelap, bahkan hilang arah yakinlah 5–10 tahun ke depan, momen ini akan dirindukan. Tidak ada keberuntungan yang lahir di medan perang; semuanya adalah hasil ketahanan di masa sulit.”

Dengan konsistensi, disiplin, doa, dan kesehatan yang dijaga, katanya, meraih gelar magister bukan hanya mungkin, tetapi juga menjadi perjalanan yang indah untuk dikenang.

 

(Nas/Humas)

The post Kembali ke Kampus di Usia 43 Tahun, Tintien Raih IPK 4.00 di Pascasarjana UM Metro appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Sella Tansri Lourenzia: Konsisten Belajar, Manajemen Waktu, dan Perjuangan Meraih IPK 4.00 di UM Metro https://ummetro.id/sella-tansri-lourenzia-konsisten-belajar-manajemen-waktu-dan-perjuangan-meraih-ipk-4-00-di-um-metro/ Tue, 02 Dec 2025 09:23:14 +0000 https://ummetro.id/?p=154553 Metro – Tidak semua orang memiliki keberanian untuk kembali ke bangku kuliah saat sudah bekerja penuh waktu. Namun, bagi Sella Tansri Lourenzia, mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Program Studi Magister Manajemen, keputusan itu justru menjadi titik balik perjalanan pendidikannya. Di tengah kesibukan bekerja di dunia perbankan, Sella berhasil menuntaskan studi S2 dengan

The post Sella Tansri Lourenzia: Konsisten Belajar, Manajemen Waktu, dan Perjuangan Meraih IPK 4.00 di UM Metro appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Tidak semua orang memiliki keberanian untuk kembali ke bangku kuliah saat sudah bekerja penuh waktu. Namun, bagi Sella Tansri Lourenzia, mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Program Studi Magister Manajemen, keputusan itu justru menjadi titik balik perjalanan pendidikannya. Di tengah kesibukan bekerja di dunia perbankan, Sella berhasil menuntaskan studi S2 dengan capaian yang tak biasa: IPK sempurna 4.00.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung, 21 September 2000 ini tumbuh di keluarga yang menjunjung tinggi pendidikan. Anak kedua dari tiga bersaudara itu menceritakan bagaimana kedua orang tuanya menjadi pendorong terbesar dalam hidupnya. Ayah yang berwirausaha dan ibu yang berperan sebagai ibu rumah tangga selalu memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan anak-anaknya. “Saya tumbuh dari keluarga yang sangat mendukung pendidikan. Itu yang membuat saya selalu ingin memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Kekhawatiran Awal: Mampukah Membagi Waktu?

Memutuskan studi S2 bukan langkah yang mudah bagi Sella. Dengan pekerjaan full time di dunia perbankan, ia sempat ragu apakah mampu membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, dan aktivitas lainnya. “Saya sadar studi S2 membutuhkan komitmen tinggi. Kekhawatiran terbesar saya adalah takut tidak bisa membagi waktu,” ungkapnya.

Namun, Sella memilih untuk maju. Baginya, kesempatan melanjutkan studi tidak boleh terhambat oleh ketakutan. Ia yakin bahwa selama ada kemauan dan perencanaan yang matang, semua bisa dijalani.

Mengapa Magister Manajemen?

Keputusan Sella memilih Program Studi Magister Manajemen bukan tanpa alasan. Latar belakang pendidikan S1 yang juga dari Manajemen membuatnya merasa bidang ini adalah rumah yang ingin terus ia dalami. “Ini bidang yang sesuai minat saya dan selinier dengan S1, jadi saya ingin memperdalam keahlian yang sudah dipelajari sebelumnya,” jelasnya.

Kunci Menjalani Kuliah S2 di Tengah Kesibukan

Mengimbangi pekerjaan dan kuliah S2 memang menantang. Namun Sella mengenal satu kunci yang selalu ia pegang teguh: manajemen waktu. Baginya, mengatur prioritas adalah fondasi agar semua tanggung jawab tetap seimbang.

“Harus pintar memanajemen waktu. Biasanya saya membuat jadwal kegiatan sesuai urutan prioritas, dan harus bisa multitasking,” tuturnya. Dengan cara itu, Sella bisa melewati semua proses perkuliahan tanpa merasa kewalahan.

IPK 4.00: Tidak Ada Rahasia, Hanya Konsistensi

Terkait prestasinya meraih IPK sempurna, Sella dengan rendah hati mengatakan bahwa tidak ada rahasia khusus. Menurutnya, belajar sedikit-sedikit tapi rutin jauh lebih efektif daripada menumpuk materi.

“Mulai mengerjakan tugas segera setelah diberikan. Itu mencegah stres dan mengurangi beban kerja ke depannya,” katanya. Ia juga mengungkapkan pentingnya berkumpul dengan teman-teman yang rajin, ikut grup diskusi kecil, dan tentu saja tetap disiplin mengatur waktu.

Pesan untuk Generasi Muda

Meski dirinya telah memasuki usia dewasa dan sedang sibuk bekerja, tekadnya untuk terus belajar tidak pernah padam. Ia pun memberikan pesan khusus bagi generasi muda agar tidak cepat menyerah dalam menempuh pendidikan.

“Setiap ilmu yang kamu pelajari hari ini adalah investasi yang tidak akan pernah hilang. Dunia terus berubah, dan hanya mereka yang mau belajar yang bisa bertahan dan menang,” pesan Sella. Ia mengingatkan bahwa masa depan yang cerah bukan datang dari keberuntungan, tetapi dari usaha yang konsisten dan semangat belajar yang tidak pernah padam.

Kisah Sella Tansri Lurenzia adalah bukti bahwa kesempatan selalu terbuka bagi siapa saja yang mau berjuang. Dengan disiplin, kemauan kuat, dan dukungan dari keluarga, ia berhasil menunjukkan bahwa kesibukan bekerja bukanlah penghalang untuk meraih prestasi sempurna di dunia akademik. Semangat ini seakan menjadi pesan bahwa belajar tak mengenal usia, dan sukses selalu menunggu mereka yang tak berhenti berusaha.

 

(Nas/Humas)

The post Sella Tansri Lourenzia: Konsisten Belajar, Manajemen Waktu, dan Perjuangan Meraih IPK 4.00 di UM Metro appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Dari Desa Menembus Panggung Akademik: Kisah Perjuangan Akhmad Syaferi, Wisudawan Terbaik Pascasarjana UM Metro dengan IPK Tertinggi https://ummetro.id/dari-desa-menembus-panggung-akademik-kisah-perjuangan-akhmad-syaferi-wisudawan-terbaik-pascasarjana-um-metro-dengan-ipk-tertinggi/ Tue, 02 Dec 2025 07:01:04 +0000 https://ummetro.id/?p=154530 Metro – Di tengah barisan wisudawan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro, nama Akhmad Syaferi bergema sebagai salah satu yang paling menyita perhatian. Bukan hanya karena gelarnya sebagai Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas dengan IPK sempurna 4.00, tetapi karena kisah perjalanan hidupnya mencerminkan arti ketekunan, kesabaran, dan harapan yang tak pernah padam. Perjalanan akademik Syaferi tidak berawal dari

The post Dari Desa Menembus Panggung Akademik: Kisah Perjuangan Akhmad Syaferi, Wisudawan Terbaik Pascasarjana UM Metro dengan IPK Tertinggi appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro – Di tengah barisan wisudawan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro, nama Akhmad Syaferi bergema sebagai salah satu yang paling menyita perhatian. Bukan hanya karena gelarnya sebagai Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas dengan IPK sempurna 4.00, tetapi karena kisah perjalanan hidupnya mencerminkan arti ketekunan, kesabaran, dan harapan yang tak pernah padam.

Perjalanan akademik Syaferi tidak berawal dari keluarga berada, bukan pula dari keluarga yang akrab dengan kampus atau gelar akademik. Ia tumbuh di Desa Sumbersari, Sekampung, Lampung Timur, sebuah wilayah pedesaan yang sederhana dan jauh dari pusat kota. Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, ia memikul harapan keluarga sejak dini. Ayahnya bekerja sebagai pekerja bangunan, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga. Pendidikan tinggi pada masa itu adalah sesuatu yang jauh dari jangkauan keluarga kecil mereka.

Namun, orang tuanya selalu menyimpan satu prinsip kuat yang diwariskan kepada anak-anaknya: meski mereka tak bersekolah tinggi, keterbatasan itu tidak boleh menular kepada generasi berikutnya. Prinsip itu terus membekas di hati Syaferi dan menjadi dasar setiap keputusannya dalam menapaki dunia pendidikan.

Memutuskan Studi S2: Antara Mimpi, Biaya, dan Beban Moral

Keinginan untuk melanjutkan studi S2 bukan keputusan yang instan. Di satu sisi, Syaferi memiliki impian untuk memperdalam ilmu Pendidikan Biologi. Di sisi lain, ia menghadapi fakta bahwa biaya pendidikan pascasarjana tidaklah kecil. Sebagai anak pertama, ia juga memperhitungkan beban moral dan tanggung jawab besar untuk menjadi contoh bagi adiknya.

“Hambatan terbesar tentu menyangkut pembiayaan dan beban psikologis sebagai anak pertama. Saya harus berhasil, karena ada adik yang melihat saya sebagai panutan,” ujarnya.

Hal itu membuatnya sadar bahwa melanjutkan kuliah S2 hanya mungkin dilakukan jika ia berhasil mendapatkan beasiswa. Karena itu, ia menaruh harapan pada Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek.

Detik-Detik Terakhir Menuju Kesempatan Besar

Perjalanan meraih Beasiswa Unggulan ternyata menyimpan cerita unik. Syaferi mengaku mendaftar di detik-detik terakhir sebelum pendaftaran ditutup. Namun, keterburu-buruan tidak membuatnya lalai. Ia menyusun berkas dengan teliti, menyiapkan esai yang menggambarkan visi pendidikan yang ia yakini, serta menjelaskan kontribusi sosial yang ingin ia berikan setelah menyelesaikan studi.

“Saya tekankan bahwa pendidikan bukan hanya soal gelar, tapi tentang dampak apa yang bisa kita berikan untuk lingkungan,” tuturnya.

Berbagai sertifikat kegiatan yang ia kumpulkan sejak masa S1 menjadi nilai tambah. Berkat kerja keras itu, ia akhirnya dinyatakan lolos dan resmi menjadi penerima Beasiswa Unggulan—sebuah pencapaian besar bagi anak seorang pekerja bangunan.

Sibuk Menjadi Guru Honorer, Tetap Fokus Menjadi Mahasiswa Pascasarjana

Selama menempuh studi, Syaferi tidak hanya berstatus sebagai mahasiswa. Ia juga bekerja sebagai guru honorer, sebuah profesi yang ia jalani dengan penuh tanggung jawab dan kecintaan pada dunia pendidikan.

Rutinitas hariannya padat. Pagi hingga siang mengajar, sore hingga malam mengerjakan tugas, membaca jurnal, dan mempersiapkan penelitian tesis.

“Saya harus mengatur waktu dengan disiplin. Ada jadwal belajar, jadwal bekerja, jadwal mengerjakan tugas. Semuanya harus terorganisir,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan dosen pembimbing agar penelitian tetap berada di jalur yang benar. Di tengah kesibukannya, kesehatan tetap menjadi prioritas. Tanpa tubuh yang kuat, perjuangan itu mustahil dilakukan.

IPK 4.00: Buah dari Kesungguhan, Bukan Keajaiban

Ketika diumumkan sebagai pemilik IPK 4.00, banyak yang terkesan dengan prestasinya. Namun Syaferi memandang pencapaian itu dengan rendah hati.

“Tidak ada rahasia. Saya hanya memberikan yang terbaik, karena saya sadar bahwa ada banyak orang yang bermimpi berada di posisi saya. Itu yang membuat saya tetap disiplin dan bersungguh-sungguh,” katanya.

Menurutnya, IPK 4.00 bukanlah hasil instan. Ia lahir dari proses panjang yang penuh konsistensi, rasa tanggung jawab, serta keyakinan bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil.

Dari Keluarga Sederhana untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

Kini, setelah resmi menyelesaikan studi S2 Pendidikan Biologi, Syaferi ingin terus mengabdi sebagai pendidik. Ia bercita-cita menjadi guru yang bukan hanya mengajar, tetapi juga memberi inspirasi seperti bagaimana ia dulu mendapatkan inspirasi dari orang tuanya.

Kisah hidupnya menjadi bukti bahwa anak desa pun bisa menembus batas, bahwa anak dari keluarga sederhana pun bisa berdiri sebagai wisudawan terbaik, bahwa mimpi besar tak pernah memilih lahir dari keluarga seperti apa.

Perjuangannya adalah cermin dari ribuan mahasiswa lain yang sedang berusaha bangkit dari keterbatasan. Dan hari ini, nama Akhmad Syaferi tidak hanya dikenang sebagai lulusan terbaik, tetapi sebagai inspirasi bagi banyak orang bahwa pendidikan adalah jalan panjang yang selalu layak diperjuangkan.

 

(Nas/Humas)

The post Dari Desa Menembus Panggung Akademik: Kisah Perjuangan Akhmad Syaferi, Wisudawan Terbaik Pascasarjana UM Metro dengan IPK Tertinggi appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro Gelar Yudisium Bersama Pascasarjana dan Empat Fakultas https://ummetro.id/um-metro-gelar-yudisium-bersama-pascasarjana-dan-empat-fakultas/ Mon, 07 Jul 2025 04:09:20 +0000 https://ummetro.id/?p=153336 UM Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menorehkan catatan penting dalam sejarah akademiknya melalui penyelenggaraan Yudisium Bersama Periode II Tahun Akademik 2024/2025, yang melibatkan lima unit akademik secara serentak: Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Agama Islam (FAI) dan Fakultas Hukum (FH). Digelar di Aula Gedung AR Fachruddin

The post UM Metro Gelar Yudisium Bersama Pascasarjana dan Empat Fakultas appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menorehkan catatan penting dalam sejarah akademiknya melalui penyelenggaraan Yudisium Bersama Periode II Tahun Akademik 2024/2025, yang melibatkan lima unit akademik secara serentak: Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Agama Islam (FAI) dan Fakultas Hukum (FH).

Digelar di Aula Gedung AR Fachruddin kampus 1 UM Metro, kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat, menjadi simbol kolaborasi lintas fakultas dalam membangun budaya akademik yang inklusif, transformatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Yudisium turut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor I UM Metro, Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd, Ketua Badan Pembina Harian (BPH), Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, para dekan, wakil dekan, direktur dan wakil direktur pascasarjana, ketua program studi, serta para dosen dari seluruh unit akademik.

Kehadiran tokoh-tokoh Muhammadiyah memberi makna tersendiri dalam memperkuat sinergi antara universitas dengan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai fondasi ideologis dan nilai-nilai institusional UM Metro.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI), Muhammad Nur, M.Kom.I, menekankan pentingnya momen yudisium sebagai refleksi capaian akademik dan penguatan nilai-nilai kolaboratif lintas fakultas.

“Sinergi yang tercipta dalam yudisium ini adalah langkah strategis dalam membangun budaya akademik yang unggul. Kami berharap para lulusan tidak hanya menjadi insan intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki kepemimpinan Islami,” ujarnya.

Senada dengan itu, Direktur Pascasarjana, Dr. Muhfahroyin, M.T.A., menegaskan bahwa yudisium bersama menjadi cerminan nyata kolaborasi antarprogram studi yang terus dikembangkan di lingkungan UM Metro.

“Kami tidak sekadar mencetak gelar sarjana dan magister, tetapi membentuk kader-kader bangsa yang kompeten, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Metro dalam sambutannya memberikan pesan moral kepada para lulusan agar senantiasa mengamalkan ilmunya secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus menjadi representasi kemuliaan nilai-nilai Muhammadiyah di berbagai lini kehidupan.

Yudisium kali ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, baik sarjana maupun magister. Untuk jenjang pascasarjana, mahasiswa berasal dari Program Magister Pendidikan Biologi, Magister Manajemen, Magister Administrasi Pendidikan, hingga Magister Hukum.

Suasana haru turut mewarnai acara saat perwakilan mahasiswa menyampaikan pesan dan kesan mewakili seluruh peserta. Mereka menggambarkan perjalanan panjang yang penuh perjuangan serta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para dosen dan tenaga pendidik.

Melalui penyelenggaraan Yudisium Bersama ini, UM Metro menegaskan komitmennya sebagai kampus unggul yang berorientasi pada pembentukan lulusan berdaya saing global, berkarakter Islami, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang akademik seremonial, melainkan juga memperkuat jalinan antarunit akademik dalam semangat kolaboratif yang menjadi ciri khas UM Metro sebagai perguruan tinggi berbasis nilai, progresif, dan inklusif.

The post UM Metro Gelar Yudisium Bersama Pascasarjana dan Empat Fakultas appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>