pengabdian Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/pengabdian/ Solusi Sukses Masa Depan Tue, 09 Sep 2025 15:23:05 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png pengabdian Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/pengabdian/ 32 32 Pengabdian UM Metro di MTs Islamiyah Lampung Barat: Kembangkan Keterampilan Guru Era Digital https://ummetro.id/pengabdian-um-metro-di-mts-islamiyah-lampung-barat-kembangkan-keterampilan-guru-era-digital/ Tue, 09 Sep 2025 15:23:05 +0000 https://ummetro.id/?p=154005 UM Metro – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali meneguhkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, UM Metro mengirimkan tim dosen untuk menjadi narasumber pada kegiatan In House Training di MTs Islamiyah Lampung Barat yang diselenggarakan pada Senin–Selasa, 8–9 September 2025. Para tim disambut langsung oleh kepala Sekolah

The post Pengabdian UM Metro di MTs Islamiyah Lampung Barat: Kembangkan Keterampilan Guru Era Digital appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali meneguhkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, UM Metro mengirimkan tim dosen untuk menjadi narasumber pada kegiatan In House Training di MTs Islamiyah Lampung Barat yang diselenggarakan pada Senin–Selasa, 8–9 September 2025. Para tim disambut langsung oleh kepala Sekolah MTs Islamiyah Lampung Barat bapak Anton Ariawan, S.Pd.I.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Dengan mengangkat tema “Peningkatan Keterampilan Guru dalam Membuat Perangkat Pembelajaran Berbasis AI, Pembelajaran Berbasis Muatan Lokal, Media Pembelajaran, dan Manajemen Keuangan Sekolah”, pelatihan ini menghadirkan lima dosen dari berbagai program studi di UM Metro.

Para narasumber tersebut adalah:

  1. Dr. Nyoto Suseno, M.Si. (S2 Pendidikan IPA) – Desain Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI).
  2. Dr. Nedi Hendri, S.E., M.Si., Ak.CA.CPA (S1 Akuntansi) – Manajemen Keuangan Sekolah.
  3. Drs. Purwiro Harjati, M.Pd. (S1 Pendidikan Fisika) – Desain Pembelajaran Berbasis AI dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
  4. Dr. Achyani, M.Si. (S2 Pendidikan IPA) – Strategi Pembelajaran Berbasis Lingkungan Sekitar.
  5. Fenny Thresia, M.Pd. (S1 Pendidikan Bahasa Inggris) – Pengembangan Media Pembelajaran.

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., sekaligus salah satu narasumber kegiatan, menegaskan bahwa kegiatan pengabdian semacam ini menjadi salah satu langkah strategis kampus dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah.

“Kami berharap para guru dapat mengembangkan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam pemanfaatan AI, media pembelajaran inovatif, dan manajemen sekolah yang lebih profesional,” ujarnya.

Guru-guru MTs Islamiyah Lampung Barat menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai pelatihan ini membuka wawasan baru sekaligus memberikan bekal praktis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Melalui kegiatan pengabdian ini, UM Metro berharap dapat terus menjalin sinergi dengan sekolah-sekolah di berbagai daerah, memperkuat kapasitas guru, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

The post Pengabdian UM Metro di MTs Islamiyah Lampung Barat: Kembangkan Keterampilan Guru Era Digital appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Tim Pengabdi UM Metro & ITERA Adakan Koordinasi Awal & FGD Dengan KWT Ngestirahayu Punggur https://ummetro.id/tim-pengabdi-um-metro-itera-adakan-koordinasi-awal-fgd-dengan-kwt-ngestirahayu-punggur/ Tue, 15 Jul 2025 05:40:16 +0000 https://ummetro.id/?p=153529 UM Metro – Dalam rangka rangkaian pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun 2025, tim pengabdi UM Metro & ITERA lakukan koordinasi awal dan FGD. Kegiatan koordinasi awal dan FGD ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Juli 2025 bertempat di Pojok Literasi KWT

The post Tim Pengabdi UM Metro & ITERA Adakan Koordinasi Awal & FGD Dengan KWT Ngestirahayu Punggur appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Dalam rangka rangkaian pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun 2025, tim pengabdi UM Metro & ITERA lakukan koordinasi awal dan FGD.

Kegiatan koordinasi awal dan FGD ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Juli 2025 bertempat di Pojok Literasi KWT Sekar Rahayu Kecamatan Punggur Lampung Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh tim Dosen, seluruh tim mahasiswa, ketua KWT Sekar Rahayu dan KWT Cendana serta Sekretaris Desa Ngestirahayu.

Kegiatan koordinasi awal dan FGD ini bertujuan untuk menyelaraskan rencana program dengan permasalahan terkini yang dialami oleh mitra yaitu KWT Sekar Rahayu dan KWT Cendana desa Ngestirahayu Kecamatan Punggur.

Bapak Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd., selaku ketua tim dosen menyampaikan, “Alhamdulillah rencana program yang telah disusun bersama mitra KWT Sekar Rahayu dan KWT Cendana dalam bentuk proposal Pengabdian kepada Masyarakat dari hasil prasurvey lolos didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun 2025.”

Oleh karena itu untuk memulai berjalannya program kami mengadakan kegiatan koordinasi awal dan FGD ini guna untuk menyelaraskan kembali rencana program Pengabdian kepada Masyarakat dengan permasalahan mitra, tambah Bapak Fajri.

Bapak Riyatno selaku Sekretaris Desa Ngestirahayu menyampaikan, “Terima kasih atas kepercayaan UM Metro & ITERA yang masih menjadikan KWT di Desa Ngestirahayu ini sebagai mitra dalam program Pengabdian kepada Masyarakat di tahun 2025.”

Kami selaku Aparatur Desa Ngestirahayu mendukung program Pengabdian kepada Masyarakat ini, mudah-mudahan bisa menjadi indikator untuk memajukan Desa Ngestirahayu khususnya KWT baik dari perekonomian dan bidang lainnya, tambah Bapak Riyatno.

The post Tim Pengabdi UM Metro & ITERA Adakan Koordinasi Awal & FGD Dengan KWT Ngestirahayu Punggur appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Berbahan Daun Sirih dan Jeruk Nipis, Dosen UM Metro Galakkan Pembuatan Handsanitizer https://ummetro.id/berbahan-daun-sirih-dan-jeruk-nipis-dosen-um-metro-galakkan-pembuatan-handsanitizer/ Mon, 08 Nov 2021 09:26:27 +0000 https://ummetro.id/?p=14029 UM Metro – Dosen Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah (UM) Metro memberikan pelatihan pembuatan handsanitizer yang terbuat dari bahan daun sirih dan jeruk nipis. Pelatihan diberikan kepada Ibu-Ibu Aisyiyah Srilungguh Desa Siraman Pekalongan, Selasa, (19/10/21). Mereka diantaranya Dr. Dwi Rahmawati, M.Pd., Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd., Dr. Sudarman, M.Pd., Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., dan

The post Berbahan Daun Sirih dan Jeruk Nipis, Dosen UM Metro Galakkan Pembuatan Handsanitizer appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Dosen Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah (UM) Metro memberikan pelatihan pembuatan handsanitizer yang terbuat dari bahan daun sirih dan jeruk nipis. Pelatihan diberikan kepada Ibu-Ibu Aisyiyah Srilungguh Desa Siraman Pekalongan, Selasa, (19/10/21).

Mereka diantaranya Dr. Dwi Rahmawati, M.Pd., Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd., Dr. Sudarman, M.Pd., Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., dan Yeni Rahmawati ES., M.Pd.

Peserta dalam pelatihan ini berjumlah 23 peserta dengan 5 mahasiwa UM Metro., dengan Dr. Dwi Rahmawati, M.Pd sebagai pemateri, yang demontrasi secara langsung tentang langkah-langkah pembuatan handsanitizer alami berbahan daun sirih. Sedangkan dosen lainnya  mendampingi mitra secara langsung mempraktekan membuat handsanitizer alami berbahan daun sirih.

Dwi menyatkan, pelatihan ini akan menjadi sebuah pemanfaatan sumber daya alam yang ada di sekitar.

“Daun sirih dan jeruk nipis yang dibuat menjadi handsanitizer merupakan suatu hasil kreativitas pemanfaatan sumber daya alam. Diharapkan dapat membantu mitra untuk mengembangkan kreativitasnya dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar untuk membuat produk yang memiliki nilai guna tinggi,” kata Dwi.

Menurut Rahmad, bahan baku yang digunakan tergolong mudah dan murah untuk didapatkankan.

“Dengan bahan yang mudah dan murah untuk diperoleh seperti daun sirih dan jeruk nipis,  diharapkan dapat mendorong mitra untuk termotivasi membuat sendiri handsanitizer untuk keperluan pribadi,” ujar Rahmad.

Selain itu, Sudarman memaparkan manfaat yang didapatkan dari pelatihan ini seperti mudahnya dilakukan kapanpun dan dimanapun.

“Pembuatan handsanitizer alami berbahan daun sirih dan jeruk sirih dapat dilakukan kapanpun, tanpa memerlukan waktu khusus. Dengan demikian, mitra dapat mengerjakannya disela-sela waktu kosong. Selain itu dengan menggunakan handsanitizer dapat menekan penyebaran covid,” kata Sudarman.

Ditambahkan oleh Yeni, manfaat lain pelatihan ini sebagai penekan biaya pengeluaran rumah tangga.

“Di tengah meningkatnya kebutuhan handsanitizer di saat pandemik seperti sekarang, kita dapat memanfaatkan daun sirih dan jeruk nipis dengan mengolahnya menjadi handsanitizer. Den gan demikian dapat menekan pengeluaran anggaran untuk membeli handsanitizer,” ujar Yeni.

Pada akhir pelatihan, salah satu peserta pelatihan, Fatimah Nur menyampaikan terimakasihnya atas pelatihan yang diberikan oleh dosen pendidikan matematika tersebut.

“Saya sangat berterimakasih sekali kepada Bapak dan Ibu dari Program Studi Pendidikan Matematika UM Metro yang telah memberikan pelatihan memanfaatkan daun sirih dan jeruk nipis menjadi handsanitizer. Selain itu, dengan dapat membuat sendirihan sanitizer dapat mengurangi biaya pengeluaran untuk membeli handsanitizer,” tutup Fatimah.

The post Berbahan Daun Sirih dan Jeruk Nipis, Dosen UM Metro Galakkan Pembuatan Handsanitizer appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
5 Dosen Pendidikan Matematika UM Metro Beri Pelatihan Pembuatan Keset dari Kain Perca https://ummetro.id/5-dosen-pendidikan-matematika-um-metro-beri-pelatihan-pembuatan-keset-dari-kain-perca/ Mon, 27 Sep 2021 10:40:17 +0000 https://ummetro.id/?p=13858 UM Metro – Sejumlah dosen Progam Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah (UM) Metro beri pelatihan dan pendampingan pembuatan keset dari kain perca bagi Ibu PKK Desa Siraman Pekalongan, Kamis (23/09/2021). Mereka adalah Nurul Farida, M.Pd, Rina Agustina, M.Pd, Ira Vahlia, M.Pd, Satrio, M.Pd dan Swaditya Rizki, M.Sc. Dengan dibantu 5 mahasiswa, Nurul tampil sebagai pemateri

The post 5 Dosen Pendidikan Matematika UM Metro Beri Pelatihan Pembuatan Keset dari Kain Perca appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Sejumlah dosen Progam Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah (UM) Metro beri pelatihan dan pendampingan pembuatan keset dari kain perca bagi Ibu PKK Desa Siraman Pekalongan, Kamis (23/09/2021).

Mereka adalah Nurul Farida, M.Pd, Rina Agustina, M.Pd, Ira Vahlia, M.Pd, Satrio, M.Pd dan Swaditya Rizki, M.Sc. Dengan dibantu 5 mahasiswa, Nurul tampil sebagai pemateri tunggal di depan 21 peserta. Sementara keempat dosen lainnya memberikan pendampingan untuk mempraktikkan pembuatan keset kaki dari kain perca tersebut.

Nurul mengungkapkan potongan kain yang dianggap sudah tidak punya nilai jual seperti sisa pembuatan pakaian masih memiliki banyak sekali potensi untuk dijadikan kerajinan tangan dengan nilai jual tinggi.

“Salah satunya dengan mengolahnya menjadi keset kaki. Dengan keterampilan dan sedikit modal, mitra bisa menjadi produsen kerajinan keset kain perca dengan keuntungan lumayan. Tak hanya nilai jualnya tinggi, kreasi dari kain perca sangat unik dan menarik,” kata Nurul.

Hal senada juga disampaikan Rina mengenai pemanfaatan kain perca menjadi keset kaki yang dapat membantu menjaga lingkungan dari limba.

“Pemanfaatan kain perca menjadi keset dapat membantu menjaga lingkungan dari limbah serta dapat memberikan ketrampilan bagi mitra untuk menciptakan suatu produk yang bermanfaat, terlebih bahan dan alat yang digunakan murah dan mudah diperoleh,” jelas Rina.

Sementara Ira menilai pembuatan keset kaki dari kain perca tidak memerlukan waktu khusus namun juga dapat dilakukan saat bersama keluarga.

“Pembuatan keset kain perca dapat dilakukan kapanpun, tidak memerlukan waktu khusus. Dengan demikian mitra dapat mengerjakannya sambil menonton televisi, mengasuh anak, atau mengobrol dengan keluarga. Selain itu, dengan membuat sendiri keset kain perca dapat menghemat biaya pengeluaran rumah tangga,” tambahnya.

Sedangkan Satrio memandang pemanfaatan kain perca sebagai media pembuatan keset kaki dapat memberikan keuntungan besar.

“Kain perca bisa diolah kembali menjadi berbagai kerajinan tangan seperti tutup kulkas, keset, bros, selimut serta kebutuhan sehari-hari lainnya. Dengan ketrampilan dan modal yang dimiliki mitra, dapat membuka lapangan kerja baru,” ujar Satrio.

Lebih lanjut, Rizki berharap pelatihan ini dapat membantu mitra untuk mengembangkan kreativitasnya membuat keset kain dari kain perca yang bernilai ekonomis.

“Kain perca yang dibuat menjadi keset kaki merupakan salah satu hasil kreativitas pemanfaatan limbah kain. Ini tentu sangat bagus sekali dilakukan sebab dapat mengurangi limbah kain yang dihasilkan dari pabrik atau konveksi. Dengan pelatihan ini, diharapkan dapat membantu mitra untuk mengembangkan kreativitasnya membuat keset kain perca yang bernilai ekonomis,” tukasnya.

Mewakili peserta, Pujiati mengaku pelatihan tersebut dapat memberikan peluang membuka lapangan kerja baru bagi ibu PKK.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat menurut saya, sebab bisa memberikan salah satu solusi mengolah limbah kain perca yang selama ini tidak tahu harus dibagaimanakan. Bagi yang memiliki modal, dapat membuka lapangan kerja baru bagi ibu-ibu PKK yang tidak bekerja. Dengan demikian bisa membantu perekonomian masyarakat di Desa Siraman,” jelas Pujiati.

The post 5 Dosen Pendidikan Matematika UM Metro Beri Pelatihan Pembuatan Keset dari Kain Perca appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Dosen UM Metro Ajak Masyarakat Hidup Sehat Dengan Pertanian Organik https://ummetro.id/dosen-um-metro-ajak-masyarakat-hidup-sehat-dengan-pertanian-organik/ https://ummetro.id/dosen-um-metro-ajak-masyarakat-hidup-sehat-dengan-pertanian-organik/#respond Mon, 29 Jun 2020 12:37:13 +0000 https://ummetro.id/?p=12235 UM Metro – Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat cenderung banyak mengkonsumsi masakan hasil olahan sendiri termasuk pula bahan olahannya yang dipetik dari kebun sendiri. Kondisi ini nampaknya memberi nilai positif, dengan munculnya kebiasaan masyarakat untuk berkebun di lahan pekarangan rumah. Hal inilah yang membuat sejumlah dosen Universitas Muhammadiyah Metro terjun langsung ke Fahri Agro, salah satu

The post Dosen UM Metro Ajak Masyarakat Hidup Sehat Dengan Pertanian Organik appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat cenderung banyak mengkonsumsi masakan hasil olahan sendiri termasuk pula bahan olahannya yang dipetik dari kebun sendiri.

Kondisi ini nampaknya memberi nilai positif, dengan munculnya kebiasaan masyarakat untuk berkebun di lahan pekarangan rumah. Hal inilah yang membuat sejumlah dosen Universitas Muhammadiyah Metro terjun langsung ke Fahri Agro, salah satu unit usaha di Desa Siraman, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur.

Fahri Agro yang menjual berbagai macam jenis bibit sayuran, menjadi fokus Program Pengabdian Kepada Masyarakat SKIM OPR Pengabdian LPPM UM Metro, yang di ketuai oleh Dr. Dwi Rahmawati, M.Pd. dengan anggota tim Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd. dan Riswanto, M.Pd.Si.

Program pengabdian ini berupa sosialisasi tentang Peningkatan Kualitas Bibit Sayur pada Petani Bibit Sayur Desa Siraman tersebut.

“Maka sebagai stimulus untuk meningkatkan kualitas bibit yang dihasilkan para petani bibit ini perlu diberikan kegiatan pelatihan ataupun penyuluhan. Tentu kegiatan ini kami lakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk meminimalisir dampak Covid-19,” ujar Riswanto, Senin (29/6).

Penyuluhan tersebut, menurut Riswanto menggandeng Tim pemateri dari Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) UM Metro, yaitu Dr. Agus Sutanto, M.Si, Dr. Achyani, M.Si., dan Dr. Hening Widowati, M.Si.

“Kegiatan tersebut dihadiri oleh praktisi pertanian mulai dari petani bibit sayuran, tanaman pohon, dan tanaman bunga serta dihadiri juga dari Dinas Pengairan Kecamatan Pekalongan,” tuturnya.

Sementara, Ketua Tim Dwi Rahmawati menuturkan, Tujuan dari kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian akademisi UM Metro kepada masyarakat Desa Siraman tentang teknik pembibitan sayur/tanaman yang berkualitas.

“Selain itu, kita memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya pertanian organik yang tidak hanya mementingkan keuntungan dari segi finansial saja, melainkan lebih memperhatikan aspek-aspek kesehatan baik itu kesehatan diri manusia itu sendiri maupun kesehatan lingkungan,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Rahmad Bustanul Anwar, dampak berkelanjutan dari pertanian yang tidak sehat akan merusak berbagai hal, dimulai dari kerusakan lahan pertanian karena bahan pencemar yang melebihi ambang batas maksimum, berlanjut kepada akumulasi zat pencemar pada tanaman/sayuran, dan akibatnya akan berdampak kepada manusia.

Aplikasi pertanian organik harus dimulai dari pembenihan bibit-bibit sayuran, sehingga kualitas hasil pertanian dari petani organik lebih terjamin,” ujarnya.

Kemudian, Tim pengabdian dan Tim PPUPIK juga menyempatkan diri untuk melakukan pendampingan tentang aplikasi Pupuk Cair Organik Limbah Cair Nanas (PCO-LCN) PUMAKKAL pada penyemaian bibit sayuran di lahan pertanian Desa Siraman.

Kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusianya dengan menggunakan pupuk organik untuk menjaga kesehatan tubuh konsumen sayuran, bukan hanya sekedar untuk meningkatkan kualitas bibit. (Bungs/Hum)

The post Dosen UM Metro Ajak Masyarakat Hidup Sehat Dengan Pertanian Organik appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/dosen-um-metro-ajak-masyarakat-hidup-sehat-dengan-pertanian-organik/feed/ 0
Rektor UM Metro Dukung Program Pembinaan Petani Sayur Karang Rejo https://ummetro.id/rektor-um-metro-dukung-program-pembinaan-petani-sayur-karang-rejo/ https://ummetro.id/rektor-um-metro-dukung-program-pembinaan-petani-sayur-karang-rejo/#respond Sat, 04 May 2019 14:12:43 +0000 https://ummetro.id/?p=9889 UM Metro–Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) UM Metro gelar Seminar Agroindustri Pumakkal dan MoU dengan Kelompok Tani Budidaya SayurKarang Rejo 23 A, Metro Utara, Kota Metro, bertempat di aula Gedung Pascasarjana UM Metro, Sabtu (4/5/2019). Acara yang berlangsung pukul 13.00 WIB ini dihadiri rektor UM Metro, Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., sekaligus membuka

The post Rektor UM Metro Dukung Program Pembinaan Petani Sayur Karang Rejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro–Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) UM Metro gelar Seminar Agroindustri Pumakkal dan MoU dengan Kelompok Tani Budidaya SayurKarang Rejo 23 A, Metro Utara, Kota Metro, bertempat di aula Gedung Pascasarjana UM Metro, Sabtu (4/5/2019).

Acara yang berlangsung pukul 13.00 WIB ini dihadiri rektor UM Metro, Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., sekaligus membuka seminar. Dalam pidatonya, dosen pendidikan matematika ini menyampaikan, UM Metro tidak hanya mendidik mahasiswa di kampus, tetapi berbaur dan bekerja sama dengan masyarakat.

“Hadirnya UM Metro tidak hanya mendidik mahasiswa di kampus, tetapi berbaur dengan masyarakat, bekerja sama dan melakukan pengabdian,” tuturnya.

Hal itu ia sampaikan atas terjalinnya kerja sama antara tim PPUPIK UM Metro dengan Kelompok Budidaya Sayur Mayur asal Karang Rejo 23 A, Metro Utara.

Menurutnya, kerjasama ini merupakan wujud pengabdian UM Metro kepada masyarakat. Kerjasama ini diharapkan mampu membuat UM Metro dan masyarakat Karang Rejo 23 A maju bersama-sama.

“Kita memang harus saling kerjasama, Pak Agus punya pupuk organik Pumakkal dan Pak Sarjono bisa mengembangkan tanaman sayur mayur organik.  Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa menciptakan usaha baru, dan usaha yang jernih,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan wakil rektor 3 UM Metro ini turut mendo’akan kesuksesan untuk kedua belah pihak. Ia berharap kerjasama ini senantiasa berjalan dengan baik.

“Selamat kepada Pak Sarjono dari kelompok tani, selamat kepada pak Dr. Agus Sutanto, M.Si., atas produknya, nanti disusul dengan produk-produk yang lain,”tutup rektor baru UM Metro itu.

Selain rektor, hadir juga Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UM Metro, Prof. Dr. H. Juhri AM., M.Pd., Kaprodi Magister Pendidikan Biologi Dr. H. Achyani, M.Si., Ketua Tim PPUPIK Dr. Agus Sutanto, M.Si., para peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa Magister Pendidikan Biologi UM Metro dan rombongan Petani Sayur Hijau Daun dari Karang Rejo 23 A, Metro Utara, Kota Metro. Seminar ‌Agroindustri Pumakkal menghadirkan praktisi pupuk organik Eko Famuji Ariyanto, yang juga karyawan di PT Great Giant Pineapple (GGP) Lampung. (Nas/Hum)

The post Rektor UM Metro Dukung Program Pembinaan Petani Sayur Karang Rejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/rektor-um-metro-dukung-program-pembinaan-petani-sayur-karang-rejo/feed/ 0
Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Hijau Daun Karangrejo, Tim PPUPIK UM Metro Tawarkan Pupuk Cair Organik LCN https://ummetro.id/tingkatkan-produktivitas-kelompok-tani-hijau-daun-karangrejo-tim-ppupik-um-metro-tawarkan-pupuk-cair-organik-lcn/ https://ummetro.id/tingkatkan-produktivitas-kelompok-tani-hijau-daun-karangrejo-tim-ppupik-um-metro-tawarkan-pupuk-cair-organik-lcn/#respond Mon, 08 Apr 2019 12:23:23 +0000 https://ummetro.id/?p=9744 UM Metro – Tim Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) UM Metro lakukan visitasi lahan Kelompok Sayur Hijau Daun Desa Karangrejo Metro Utara, Ahad (07/04/2019). Visitasi ini membahas penyediaan lahan 0.5 hektar yang akan disewa oleh tim PPUPIK UM Metro untuk menguji pengaruh Pupuk Cair Organik LCN terhadap budidaya sayuran organik di desa setempat.

The post Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Hijau Daun Karangrejo, Tim PPUPIK UM Metro Tawarkan Pupuk Cair Organik LCN appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Tim Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) UM Metro lakukan visitasi lahan Kelompok Sayur Hijau Daun Desa Karangrejo Metro Utara, Ahad (07/04/2019). Visitasi ini membahas penyediaan lahan 0.5 hektar yang akan disewa oleh tim PPUPIK UM Metro untuk menguji pengaruh Pupuk Cair Organik LCN terhadap budidaya sayuran organik di desa setempat.

Sebagai Mitra, Tim PPUPIK mencoba menawarkan solusi terbaik untuk menyelesaikan pelbagai keluhan petani desa setempat atas produktivitas sayuran yang dirasa kurang maksimal. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Dr. Agus Sutanto, M.Si. selaku ketua tim.

“Kami mengajukan usulan untuk kegiatan budidaya tanaman di kelompok (Tani Hijau Daun) Bapak/Ibu sekalian, namun kami lebih spesifik ke pupuknya. Pupuknya sudah kami buat dan ingin berbagi serta mempraktikkan di kelompok Tani Bapak/Ibu,” jelas Dr. Agus Sutanto, M.Si. di depan warga Desa Karangrejo.

Direktur PPs UM Metro ini kemudian mengajak warga untuk saling bekerjasama guna berbagi ilmu dan pengalaman sehingga budidaya sayuran ini dapat maksimal.

“Adanya kerjasama ini diharapkan kita bisa belajar bersama bagaimana cara menanam, mempupuk, mengurus hama, memanen dan segala macamnya,” tukasnya.

Sementara Dr. Achyani, M.Si. selaku salah satu anggota tim ikut menambahkan, kesapakatan dalam menghasilkan program yang saling menguntungkan harus diakuisisi dari awal.

“Pola program ini harus disepakati bersama mengenai keadaan, penyediaan, dan program pengelolaan penerapan pupuk cair organik di tempat Bapak/Ibu. Mudah-mudahan ini menjadi program yang saling menguntungkan ke depan,” tambahnya.

Sarjono, selaku  ketua  Kelompok Tani berharap kerjasama ini menjadi wadah bagi warga Karangrejo Metro Utara untuk mencoba membudidayakan tanaman sayuran organik. Pengelolaan budidaya tanaman sayuran organik ini direncanakan akan dilaksanakan oleh warga setempat melalui pendampingan mahasiswa PPs UM Metro, Andi Noviyandi, S.Pd.

Sebagai informasi, selain Dr. Agus Sutanto, M.Si. dan Dr. Achyani, M.Si., anggota tim PPUPIK UM Metro ini adalah Dr. Hening Widowati, M.Si., Nedi Hendri, S.E., M.Si. Akt., CA., ACPA., dan Fenny Thresia, S.Pd., M.Pd. (Bi/Hum)

The post Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Hijau Daun Karangrejo, Tim PPUPIK UM Metro Tawarkan Pupuk Cair Organik LCN appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/tingkatkan-produktivitas-kelompok-tani-hijau-daun-karangrejo-tim-ppupik-um-metro-tawarkan-pupuk-cair-organik-lcn/feed/ 0