PETANI SAYUR KARANG REJO Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/petani-sayur-karang-rejo/ Solusi Sukses Masa Depan Fri, 21 Feb 2025 09:31:33 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png PETANI SAYUR KARANG REJO Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/petani-sayur-karang-rejo/ 32 32 Organik, Terbukti  Aman dan Bergizi https://ummetro.id/organik-terbukti-aman-dan-bergizi/ https://ummetro.id/organik-terbukti-aman-dan-bergizi/#respond Tue, 01 Oct 2019 13:45:36 +0000 https://ummetro.id/?p=11115 Penggunaan pestisida dan pupuk sintetis secara terus menerus dan semakin meningkat dosisnya, berakibat bukan hanya pada aspek keamanan makanan tetapi berdampak buruk terhadap lingkangan, baik abiotik dan biotik. Pengaruhnya pada unsur abiotik misalnya mencemari tanah, air, dan udara yang menyebabkan daya dukung unsur abiotik tersebut menurun. Sedangkan pengaruh pada unsur biotik bisa langsung terhadap tanaman

The post Organik, Terbukti  Aman dan Bergizi appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Penggunaan pestisida dan pupuk sintetis secara terus menerus dan semakin meningkat dosisnya, berakibat bukan hanya pada aspek keamanan makanan tetapi berdampak buruk terhadap lingkangan, baik abiotik dan biotik. Pengaruhnya pada unsur abiotik misalnya mencemari tanah, air, dan udara yang menyebabkan daya dukung unsur abiotik tersebut menurun.

Sedangkan pengaruh pada unsur biotik bisa langsung terhadap tanaman yang terpapar maupun organisme lain yang memakan tanaman yang tercemar tersebut. Untuk memotong penjelasan yang panjang dan terlalu teknis-akademis, cukuplah dikatakan disini bahwa pestisida dan pupuk sintesis telah menurunkan daya dukung (Carryiing Capacity) ligkungan sekitar.

Selama ini orang memilih budidaya tanaman secara organik bertujuan untuk memproduksi bahan pangan yang aman dari cemaran pestisida dan residu bahan kimia berbahaya. Ternyata bukan hanya itu. Berdasarkan uji Lab kedua di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang terbukti bahwa hasil pertanian khususnya sayur organik yang dibudidayakan oleh Tim PPUPIK UM Metro bersama kelompok Tani Hijau Daun di Karang Rejo, Metro Utara mengalami perbaikan dari segi keamanan pangan, residu Pb dan Cd di lingkungan (tanah dan air), serta kandungan nilai gizinya, bila dibandingkan dengan hasil uji Lab pertama yaitu sebelum dilakukan budidaya sayuran secara organik pada aspek yang sama. Aspek penting yang mengalami peningkatan kadar Vitaman A sayuran, kandungan Posfor (P), Nitrogen (N), dan Kalium (K) pada tanah.

Sedangkan zat-zat yang membahayakan berupa residu kimia dalam tanah dan air menurun drastis mendekati nol. Begitu juga residu kimia berbahaya yang berasal dari racun pembunuh hama tanaman baik yang berada pada tanah, ari, dan sayuran didapat sepersepuluh (1/10) lebih rendah dari budidaya non organik (sebelum budidaya secara organik).

Perlu kami tambahkan disini bahwa uji laboratorium yang pertaman kami lakukan sebelum melakukan budidaya organik, sebagai pre-test terhadap tanah, air, rumput, dan sayuran yang ditanam sera non organik. Setelah kami melakukan pengolahan tanah melalui pemupukan menggunakan kompos berbasis Pumakkal dan pemberian Pumakkal yang disemprotkan langsung pada tanaman, serta penyiraman tanaman menggunakan air tanah (bukan ledeng atau saluran irigasi) kemudian kami tanami dengan sayuran.

Setelah dua kali masa panen kami melakukan uji laboratorium yang kedua (post-test I) terhadap aspek yang sama. Hasil pengujian di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang, kami sampaikan apa adanya di alinea kedua tulisan ini. Tentu ini hasil yang perlu kami syukuri dan membahagiakan, karena sekecil apapun kontribusi kami terhadap budidaya sayuran organik, telah memberikan hasil yang positif. (affordableblinds.com) Saatnya kita semua berupaya menjaga keberlanjutan inovasi sederana ini untuk kehidupan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas melalui makanan sehat dan bergizi.

 

Penulis: Dr. Achyani, M.Si., Wakil Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro

 

 

The post Organik, Terbukti  Aman dan Bergizi appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/organik-terbukti-aman-dan-bergizi/feed/ 0
Rektor UM Metro Apresiasi Keberhasilan TIM PPUPIK Berdayakan Sayuran Organik https://ummetro.id/rektor-um-metro-apresiasi-keberhasilan-tim-ppupik-berdayakan-sayuran-organik/ https://ummetro.id/rektor-um-metro-apresiasi-keberhasilan-tim-ppupik-berdayakan-sayuran-organik/#respond Fri, 26 Jul 2019 07:50:32 +0000 https://ummetro.id/?p=10623 UM Metro – Tim Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) bagikan ratusan ikat Bayam Organik kepada seluruh dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah (UM) Metro. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka mempromosikan konsumsi sayuran yang terbebas dari zat kimia. Melihat terobosan yang dilakukan Tim PPUPIK, Rektor UM Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., turut mengapresiasi. Menurutnya inovasi-inovasi

The post Rektor UM Metro Apresiasi Keberhasilan TIM PPUPIK Berdayakan Sayuran Organik appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Tim Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) bagikan ratusan ikat Bayam Organik kepada seluruh dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah (UM) Metro. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka mempromosikan konsumsi sayuran yang terbebas dari zat kimia.

Melihat terobosan yang dilakukan Tim PPUPIK, Rektor UM Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., turut mengapresiasi. Menurutnya inovasi-inovasi seperti ini, terutama yang dilakukan oleh dosen di lingkungan kampusnya harus terus dikembangkan karena merupakan sektor pendukung untuk kemajuan institusi.

“Selamat untuk dosen atau Tim Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus, ini merupakan karya yang baik dan insyaallah yang akan membuat UM Metro semakin maju. Saya kira karya seperti ini bisa ditiru oleh tim dosen dari fakultas lain, menanam sayuran kan tidak harus dari prodi Biologi,” ungkapnya kepada dosen dan karyawan UM Metro, di Masjid Ulul Albab, pada Jum’at (26/7/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TIM PPUPIK Dr. Agus Sutanto, M.Si., menyebut ratusan ikat Bayam yang akan dibagikan kepada seluruh dosen dan karyawan UM Metro merupakan hasil dari budidaya sayuran organik yang dikerjakan secara bersama dengan kelompok tani Hijau Daun Karang Rejo, Metro Utara, Kota Metro.

“Awalnya kami memproduksi pupuk organik, kemudian mengaplikasikannya kepada petani sayuran di Karang Rejo, Metro Utara, sekaligus melakukan pemberdayaan kepada masyarakat yang ada di sana,” tukasnya.

“Harapan kami (Tim PPUPIK) setelah produksi Sayuran Organik ini mulai produktif, kampus kita (UM Metro) menjadi konsumen yang pertama. Karena ini baik, sayuran yang dikonsumsi oleh kita akan sedikit terbebas dari kadar kimia,” imbuh Dr. Agus saat memperkenalkan hasil panen sayurannya.

Masih menurut Dr. Agus Sutanto, jenis sayuran organik yang digagas timnya bersama kelompok tani di Karang Rejo tidak hanya jenis Bayam, tetapi masih terdapat berbagai jenis sayuran lain seperti Kangkung Cabut, Selada, Sawi, Daun Bawang.

(Nas/Hum).

The post Rektor UM Metro Apresiasi Keberhasilan TIM PPUPIK Berdayakan Sayuran Organik appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/rektor-um-metro-apresiasi-keberhasilan-tim-ppupik-berdayakan-sayuran-organik/feed/ 0
Mahasiswa PLP UM Metro Panen Sayur Bersama Petani Karang Rejo https://ummetro.id/mahasiswa-plp-um-metro-panen-sayur-bersama-petani-karang-rejo/ https://ummetro.id/mahasiswa-plp-um-metro-panen-sayur-bersama-petani-karang-rejo/#respond Thu, 18 Jul 2019 15:11:50 +0000 https://ummetro.id/?p=10563 UM Metro – Mahasiswa PLP II Terpadu FKIP Universitas Muhammadiyah Metro, turut serta membantu masyarakat memanen sayuran di areal perkebunan petani Karang Rejo, Metro Utara, Kota Metro, Rabu (17/7/2019). Nawal Sartika Sari, atas nama kelompok PLP II Terpadu di Kelurahan Karang Rejo bercerita, kegiatan Rabu sore (17/7) sebenarnya bukan hanya sebatas membantu masyarakat memanen sayuran,

The post Mahasiswa PLP UM Metro Panen Sayur Bersama Petani Karang Rejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Mahasiswa PLP II Terpadu FKIP Universitas Muhammadiyah Metro, turut serta membantu masyarakat memanen sayuran di areal perkebunan petani Karang Rejo, Metro Utara, Kota Metro, Rabu (17/7/2019).

Nawal Sartika Sari, atas nama kelompok PLP II Terpadu di Kelurahan Karang Rejo bercerita, kegiatan Rabu sore (17/7) sebenarnya bukan hanya sebatas membantu masyarakat memanen sayuran, tetapi ia beserta puluhan rekannya beralasan ingin mendalami teknik membudidaya berbagai jenis sayuran yang sudah lama ditekuni oleh masyarakat setempat.

“Ketertarikan kami tidak hanya untuk membantu memanen saja, namun juga ingin mengetahui bagaimana cara bertani yang baik dan benar,” ungkap Nawal Sartika Sari, di lokasi kebun sayuran petani Karang Rejo.

Lebih jauh, Nawal juga berkisah tentang obrolannya bersama Enok, petani yang berhasil ditemuinya saat memanen sayuran. “Proses pemanenan kangkung cabut dilakukan sore hari supaya tetap segar ketika dijual keesokan harinya.”

“Biasanya kangkung dipanen pada umur 20 hari setelah ditanam, kalau lewat dari waktu itu kangkung tidak layak panen karena batangnya sudah mengeras dan tidak laku dipasaran,” imbuh Nawal menirukan Enok.

Melihat kondisi demografinya, mayoritas masyarakat Karang Rejo memang berprofesi sebagai petani. Berbagai jenis sayuran seperti Kangkung Cabut, Selada, Sawi, Daun Bawang serta Kemangi sudah lama menjadi jenis sayuran yang dibudidayakan oleh masyarakat setempat.

Hasil panen sayuran biasanya dijual kepengepul di daerah Karang Rejo. Namun, bila tidak ada kecocokan harga atau pengepul setempat tidak bisa menampung, petani akan menjualnya ke berbagai pasar yang ada disekitar Kota Metro.

Selain itu, cuaca yang tidak menentu dan harga yang tergolong murah juga memberi pengaruh tersendiri. Melihat kondisi ini, UM Metro mencoba menjadi mitra dengan menawarkan berbagai solusi seperti budidaya sayuran secara organik.

“Sayuran yang ditanam di sini memang belum sepenuhnya organik, namun setelah ada kerjasama antara UM Metro dengan Kelompok Tani Karang Rejo, terjadi peningkatan pada perekonomian dan mutu pangan masyarakat setempat,” ujar Nawal.

Perlu diketahui, satu ikat kangkung dari petani saat ini dihargai tujuh ratus (700) rupiah. Harga ini tergolong murah dan tidak sebanding dengan ongkos penanaman hingga panen.

“Murah memang harga sayurannya, tapi saya akan tetap bertani kalo tidak bertani saya tidak bisa makan. Orang bertani harus telaten dan ulet, karena dari awal pendapatannya tidak seberapa, tapi kalau ditekuni ya pasti bisa sukses, siapa yang menanam dia akan memetik hasilnya,” tukas Enok.

Kontributor: Nawal Sartika Sari
Editor: Nas/Hum

The post Mahasiswa PLP UM Metro Panen Sayur Bersama Petani Karang Rejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/mahasiswa-plp-um-metro-panen-sayur-bersama-petani-karang-rejo/feed/ 0
PPUPIK UM Metro Rangkul YBM BRI Kanwil Bandar Lampung Bina Petani Sayur Karang Rejo https://ummetro.id/ppupik-um-metro-rangkul-ybm-bri-kanwil-bandar-lampung-bina-petani-sayur-karang-rejo/ https://ummetro.id/ppupik-um-metro-rangkul-ybm-bri-kanwil-bandar-lampung-bina-petani-sayur-karang-rejo/#respond Fri, 10 May 2019 07:51:48 +0000 https://ummetro.id/?p=9930 UM Metro- Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) UM Metro adakan MoU dengan Kelompok Tani Budidaya Sayur Karang Rejo 23 A, Metro Utara, Kota Metro, bertempat di ruang 1.8 gedung Pascasarjana UM Metro, Jum’at (10/5/2019). Menurut Ketua Tim PPUPIK UM Metro Dr. Agus Sutanto, M.Si., kerjasama ini merupakan wujud pengabdian pihaknya dengan masyarakat Karang

The post PPUPIK UM Metro Rangkul YBM BRI Kanwil Bandar Lampung Bina Petani Sayur Karang Rejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro- Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) UM Metro adakan MoU dengan Kelompok Tani Budidaya Sayur Karang Rejo 23 A, Metro Utara, Kota Metro, bertempat di ruang 1.8 gedung Pascasarjana UM Metro, Jum’at (10/5/2019).

Menurut Ketua Tim PPUPIK UM Metro Dr. Agus Sutanto, M.Si., kerjasama ini merupakan wujud pengabdian pihaknya dengan masyarakat Karang Rejo 23 A, Metro Utara, Kota Metro.

“Kegiatan ini merupakan tugas pengabdian yang diamanahkan, dan tahun ini bagaimana prodak hasil penelitian kami bisa terserap secara luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya ia juga menceritakan alasan kerjasama dengan para Kelompok Tani Sayur Mayur asal Karang Rejo, Metro Utara ini. Ia beserta Tim PPUPIK UM Metro lainnya melihat adanya keindahan yang terdapat di pinggiran Kota Metro dan layak mendapat perhatian.

“Metro juga indah dari sisi yang lain, maka dari itu saya, pak Achyani dan tim coba membangun kerjasama awal dengan para petani sayur mayur Karang Rejo,” ungkapnya.

Dalam proses penandatangan kerjasama, hadir juga Ketua Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI Kanwil Bandar Lampung Amir Mudaris,M.Pd.I., yang turut merasa bahagia atas terjalinnya kerjasama ini.

“Kami mengucapkan terimakasih atas rencana pengabdian atau penelitian UM Metro bekerjasama dengan petani binaan YBM BRI. Semoga kita bisa berkolaborasi dengan perguruan tinggi, terutama dalam kebaikan, dan apa manfaat yang bisa diberikan ke masyarakat.”

“Dan Alhamdulillah UM Metro masuk daftar MoU dengan petani binaan YBM BRI. Sebelumnya hanya IPB Bandung dengan kantor pusat  YBM Jakarta, semoga ada program-program lain dari YBM BRI kedepan bisa berkolaborasi dengan UM Metro,” tambahnya.

Sama halnya dengan Dr. Muhfahroyin, M.T.A., selaku Wakil Rektor I yang hadir sekaligus mewakili Rektor UM Metro. Ia berterimakasih kepada semua pihak yang hadir dan juga mengharapkan terjalinnya kerjasama yang baik dari pertemuan ini.

“Selamat datang, terimakasih atas kedatangannya para kelompok tani ke UM Metro, harapannya melalui program PPUPIK ini kita bisa sinergi, selaras, dan serasi,” tutur WR I itu.

Setelah penandatangan kerjasama selesai, Tim PPUPIK UM Metro mengajak seluruh tamu yang hadir meninjau lokasi lab permentasi agroindustri Pumakkal PPUPIK UM Metro, yang terletak di belakang gedung Pascasarjana UM Metro. (Nas/Hum).

 

The post PPUPIK UM Metro Rangkul YBM BRI Kanwil Bandar Lampung Bina Petani Sayur Karang Rejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/ppupik-um-metro-rangkul-ybm-bri-kanwil-bandar-lampung-bina-petani-sayur-karang-rejo/feed/ 0