PKM UM METRO Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/pkm-um-metro/ Solusi Sukses Masa Depan Fri, 19 Dec 2025 10:38:17 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png PKM UM METRO Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/pkm-um-metro/ 32 32 UM Metro Teken MoU dengan PCIM Malaysia, Perluas Kerja Sama Internasional Pendidikan dan Pemberdayaan Mahasiswa https://ummetro.id/um-metro-teken-mou-dengan-pcim-malaysia-perluas-kerja-sama-internasional-pendidikan-dan-pemberdayaan-mahasiswa/ Fri, 19 Dec 2025 10:38:17 +0000 https://ummetro.id/?p=154652 Kuala Lumpur — Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus memperkuat jejaring internasional dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, sekaligus Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara Pusat Karir & Inkubator Bisnis UM Metro dengan PCIM Malaysia. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu

The post UM Metro Teken MoU dengan PCIM Malaysia, Perluas Kerja Sama Internasional Pendidikan dan Pemberdayaan Mahasiswa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Kuala Lumpur — Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus memperkuat jejaring internasional dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, sekaligus Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara Pusat Karir & Inkubator Bisnis UM Metro dengan PCIM Malaysia. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (14/12/2025).

UM Metro diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang AIK dan Kerja Sama, Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed., dan didampingi oleh Wakil Rektor III, Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., M.KM., serta Kepala Pusat Karir dan Inkubator Bisnis, Karnila Ali, B.Bus., M.P.A., bersama jajaran dosen UM Metro. Sementara itu, PCIM Malaysia diwakili langsung oleh Ketua PCIM Malaysia, H. Fauzi Fatkhur.

Kerja sama ini dibangun dalam rangka penguatan program internasionalisasi UM Metro, khususnya pada bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kapasitas mahasiswa di tingkat global. Penandatanganan MoU dan MoA ini menjadi langkah strategis UM Metro dalam memperluas implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah di level internasional.

Dalam pembahasan kerja sama, kedua belah pihak menyepakati sejumlah program prioritas, antara lain Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional bagi mahasiswa UM Metro, serta penempatan dan fasilitasi mahasiswa UM Metro di Malaysia. Selain itu, kerja sama juga mencakup bidang pendidikan dan pelatihan, pengembangan sumber daya manusia (Human Resource Development), serta kolaborasi program Leadership Development, Community Capacity Building, dan Islamic Social Empowerment.

Tidak hanya itu, UM Metro dan PCIM Malaysia juga mendorong kolaborasi technical training yang berfokus pada penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), literasi digital, serta internalisasi nilai-nilai Muhammadiyah dalam berbagai kegiatan akademik dan kemasyarakatan.

Melalui kerja sama ini, UM Metro menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman akademik dan non-akademik bertaraf internasional bagi mahasiswa, sekaligus memperluas kontribusi nyata universitas dalam membangun jejaring global Muhammadiyah yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.

The post UM Metro Teken MoU dengan PCIM Malaysia, Perluas Kerja Sama Internasional Pendidikan dan Pemberdayaan Mahasiswa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Wujud Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Dirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK di Rejoagung https://ummetro.id/wujud-kampus-berdampak-tim-pengabdi-mahasiswa-berdampak-um-metro-dirikan-bank-sampah-ibu-ibu-pkk-di-rejoagung/ Fri, 14 Nov 2025 01:27:06 +0000 https://ummetro.id/?p=154377 Metro, 14 November 2025 — Sebagai wujud nyata implementasi Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro berhasil menggagas dan mendirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Program ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang produktif dan bernilai ekonomi. Kegiatan mendirikan

The post Wujud Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Dirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK di Rejoagung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro, 14 November 2025 — Sebagai wujud nyata implementasi Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro berhasil menggagas dan mendirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Program ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang produktif dan bernilai ekonomi.

Kegiatan mendirikan Bank Sampah dilaksanakan di Desa Rejoagung, dihadiri oleh perangkat desa, dosen pembimbing lapangan, perwakilan anggota PKK, serta masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, tim mahasiswa melakukan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga, pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik, serta simulasi pengelolaan Bank Sampah secara mandiri.

Ketua Tim Pengabdi, Dr. Ir Eva Rolia, M.T., M.KM., menyampaikan bahwa pendirian Bank Sampah merupakan upaya konkret mahasiswa UM Metro dalam mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek lingkungan hidup dan pemberdayaan perempuan.

“Bank Sampah ini bukan sekadar tempat menampung sampah, tetapi menjadi wadah edukasi dan pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu PKK. Harapannya, masyarakat bisa lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendapatkan nilai tambah dari pengelolaan sampah,” ujarnya.

Anggota tim mengabdi, Dr. Agus Sutanto, M.Si. dan Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd. menyampaikan, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Metro sebagai kampus yang berkomitmen menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan pengabdian seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang menghadirkan solusi terhadap persoalan nyata di masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rejoagung, Harmoho, S.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UM Metro yang turut membantu desa dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa UM Metro. Bank Sampah ini akan kami kelola secara berkelanjutan bersama ibu-ibu PKK agar lingkungan tetap bersih dan masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi,” ungkapnya.

Dengan berdirinya Bank Sampah Ibu-Ibu PKK Rejoagung, diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal menuju desa yang bersih, sehat, dan mandiri secara ekonomi. Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro berkomitmen untuk terus mendampingi dan mengembangkan program ini agar dapat menjadi model pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat di wilayah lainnya.

Inisiatif ini sekaligus menegaskan peran Universitas Muhammadiyah Metro sebagai “Kampus Berdampak” kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga hadir nyata memberi solusi bagi masyarakat dan lingkungan.

The post Wujud Kampus Berdampak, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Dirikan Bank Sampah Ibu-Ibu PKK di Rejoagung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Gagas Rumah Cendekia sebagai Pusat Pembelajaran KWT Rejoagung https://ummetro.id/tim-pengabdi-mahasiswa-berdampak-um-metro-gagas-rumah-cendekia-sebagai-pusat-pembelajaran-kwt-rejoagung/ Fri, 14 Nov 2025 01:17:37 +0000 https://ummetro.id/?p=154371 Metro, 14 November 2025 — Tim Pengabdi Mahasiswa Program Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro menginisiasi pendirian Rumah Cendekia, sebuah pusat pembelajaran yang diperuntukkan bagi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Rejoagung di Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Program ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa UM Metro dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan

The post Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Gagas Rumah Cendekia sebagai Pusat Pembelajaran KWT Rejoagung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Metro, 14 November 2025 — Tim Pengabdi Mahasiswa Program Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro menginisiasi pendirian Rumah Cendekia, sebuah pusat pembelajaran yang diperuntukkan bagi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Rejoagung di Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Program ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa UM Metro dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, khususnya untuk mengembangkan kegiatan dan produk-produk KWT.

Rumah Cendekia digagas sebagai ruang belajar bersama yang memfasilitasi peningkatan literasi, keterampilan, dan kapasitas kewirausahaan perempuan desa. Melalui program ini, mahasiswa bersama masyarakat berupaya menciptakan wadah pembelajaran yang dapat diakses secara inklusif dan berkelanjutan oleh anggota KWT serta warga sekitar.

Ketua Tim Pengabdi, Dr. Ir Eva Rolia, M.T., M.KM. menjelaskan bahwa Rumah Cendekia hadir untuk memperkuat semangat belajar masyarakat desa sekaligus menjadi sarana inovasi sosial yang berdampak langsung.

“Kami ingin Rumah Cendekia menjadi simbol gerakan belajar sepanjang hayat. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu KWT dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta kreativitas khusunya pada berbagai kegiatan dan produk-produk KWT yang bisa menunjang peningkatan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Program yang diinisiasi oleh mahasiswa UM Metro ini mendapat dukungan penuh dari dosen pembimbing lapangan, pemerintah Desa Rejoagung, serta para anggota KWT. Kegiatan peluncuran Rumah Cendekia juga diisi dengan sosialisasi program pengabdian dan diskusi bersama mitra mengenai kebutuhan pelatihan yang relevan bagi masyarakat.

Kepala Desa Rejoagung, Harmoko, S.H., memberikan apresiasi terhadap ide dan semangat mahasiswa UM Metro yang mampu menggagas program yang bermanfaat langsung bagi warga.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kontribusi mahasiswa UM Metro. Rumah Cendekia ini akan menjadi wadah penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi ibu-ibu anggota KWT,” tutur beliau.

Anggota tim mengabdi, Dr. Agus Sutanto, M.Si. dan Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd. menyampaikan, Rumah cendikia ini merpakan penguatan kepada Mitra sasaran 1 kelompok Wanita Tani (KWT), berfokus pada pemberdayaan perempuan. Anggota KWT selain sebagai ibu rumah juga berprofesi sebagai buruh tani saat ladang ada tanaman, jika musim kemarau atau saat ladang tidak ada budidaya maka anggota KWT menganggur dan tidak ada kegiatan. Kondisi ini menyebabkan timbulnya kerawanan sosial dan jangka panjang ketahanan keluarga terganggu. Sehingga dalam pengabdian ini bagaimana memberdayaan KWT dalam menguatkan produktivitasnya dalam bidang pertanian maupun produk dari hasil pertanian.

Ke depan, Rumah Cendekia akan difungsikan sebagai pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) lokal yang berfokus pada pelatihan keterampilan rumah tangga, pengembangan produk olahan hasil pertanian, digitalisasi pemasaran, serta edukasi lingkungan. Mahasiswa UM Metro berharap keberadaan Rumah Cendekia dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun budaya belajar yang produktif dan mandiri.

Melalui inisiatif ini, Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengabdian yang solutif dan berkelanjutan, sesuai semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

The post Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Gagas Rumah Cendekia sebagai Pusat Pembelajaran KWT Rejoagung appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Lakukan Sosialisasi Program Pengabdian dan FGD dengan Mitra dan Pihak Pemerintah Desa https://ummetro.id/tim-pengabdi-mahasiswa-berdampak-um-metro-lakukan-sosialisasi-program-pengabdian-dan-fgd-dengan-mitra-dan-pihak-pemerintah-desa/ Fri, 14 Nov 2025 01:12:05 +0000 https://ummetro.id/?p=154367 Rejoagung, 14 November 2025 — Tim Pengabdi Mahasiswa Program Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Pengabdian dan Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra dan pihak pemerintah desa Rejoagung Lampung Timur sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Rejoagung, Kecamatan Btanghari, Kabupaten Lampung Timur, dengan dihadiri

The post Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Lakukan Sosialisasi Program Pengabdian dan FGD dengan Mitra dan Pihak Pemerintah Desa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Rejoagung, 14 November 2025 — Tim Pengabdi Mahasiswa Program Berdampak Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Pengabdian dan Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra dan pihak pemerintah desa Rejoagung Lampung Timur sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Rejoagung, Kecamatan Btanghari, Kabupaten Lampung Timur, dengan dihadiri oleh perangkat desa, mitra kelompok KWT dan PKK tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok mitra lokal. Sosialisasi bertujuan untuk memperkenalkan rencana program pengabdian mahasiswa UM Metro yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan potensi lokal berbasis ekonomi kreatif serta teknologi tepat guna.

Ketua tim pengabdi, Dr. Ir Eva Rolia, M.T., M.KM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa UM Metro dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa, terutama dalam meningkatkan kapasitas ekonomi dan literasi digital,” ujarnya.

FGD yang digelar setelah sosialisasi menghadirkan diskusi terbuka antara mahasiswa, pemerintah desa, dan kelompok mitra. Dalam forum tersebut, para peserta membahas potensi desa yang dapat dikembangkan, permasalahan yang dihadapi masyarakat, serta strategi kolaboratif untuk mewujudkan program pengabdian yang berkelanjutan.

Kepala Desa Rejoagung, Harmoko, S.H., menyambut baik kehadiran mahasiswa UM Metro dan berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat konkret bagi masyarakat desa.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena mahasiswa bisa menjadi jembatan inovasi bagi desa dalam mengembangkan potensi yang kami miliki,” ungkapnya.

Anggota tim pengabdi, Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd., menyampaikan dalam pengabdian ini Mitra sasaran 1 kelompok Wanita Tani (KWT), berfokus pada pemberdayaan perempuan. Anggota KWT selain sebagai ibu rumah juga berprofesi sebagai buruh tani saat ladang ada tanaman, jika musim kemarau atau saat ladang tidak ada budidaya maka anggota KWT menganggur dan tidak ada kegiatan. Kondisi ini menyebabkan timbulnya kerawanan sosial dan jangka panjang ketahanan keluarga terganggu. Sehingga dalam pengabdian ini bagaimana memberdayaan KWT dalam menguatkan produktivitasnya dalam bidang pertanian maupun produk dari hasil pertanian. Mitra sasaran 2 kelompok PKK, berfokus pada berbagai aspek kehidupan keluarga, seperti kesehatan, pendidikan, pangan, sandang, perumahan, lingkungan, dan pengembangan kehidupan berkoperasi. PKK desa juga berperan dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat, serta membantu pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dalam hal ini PKK Desa Rejoagung menyoroti permasalahan sampah. Dimana di desa belum ada bank sampah, sampah belum ada wadah pemanfaatan dibuang sembarangan seperti di irigasi. Sehingga dalam pengabdian ini membentuk lembaga bank sampah yang di kelola oleh PKK kemudian dari sampah menjadi produk ekonomis.

Kegiatan sosialisasi dan FGD ini menjadi langkah awal sebelum tim melaksanakan implementasi program pengabdian, yang direncanakan akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan dengan fokus pada mitra kelompok KWT dan PKK dan pengelolaan potensi sumber daya desa.

Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan pemerintah desa, diharapkan program ini dapat menjadi contoh nyata sinergi akademisi dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

The post Tim Pengabdi Mahasiswa Berdampak UM Metro Lakukan Sosialisasi Program Pengabdian dan FGD dengan Mitra dan Pihak Pemerintah Desa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Tim PkM UM Metro kembangkan KWT Lestari melalui diversifikasi Produk dan Usaha: Agro-Edu Wisata Kebun Organik KWT Lestari https://ummetro.id/tim-pkm-um-metro-kembangkan-kwt-lestari-melalui-diversifikasi-produk-dan-usaha-agro-edu-wisata-kebun-organik-kwt-lestari/ Mon, 10 Nov 2025 11:59:47 +0000 https://ummetro.id/?p=154344 Lampung Tengah, 10 November 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) telah melaksanakan program pengembangan Agro-Edu Wisata Kebun Organik di Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari yang terletak di Kampung Pujo Basuki, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep kebun organik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga

The post Tim PkM UM Metro kembangkan KWT Lestari melalui diversifikasi Produk dan Usaha: Agro-Edu Wisata Kebun Organik KWT Lestari appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Lampung Tengah, 10 November 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) telah melaksanakan program pengembangan Agro-Edu Wisata Kebun Organik di Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari yang terletak di Kampung Pujo Basuki, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep kebun organik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menjadi alternatif penghasilan baru bagi anggota KWT Lestari melalui diversifikasi produk dan usaha.

Dengan dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota KWT, program ini mengusung konsep Agro-Edu Wisata yang memungkinkan pengunjung tidak hanya belajar tentang pertanian organik, tetapi juga menikmati wisata edukasi yang memadukan pembelajaran dengan pengalaman langsung di kebun. Untuk menarik minat pengunjung, kebun ini ditata dengan lebih estetik menggunakan raised bed yang tidak hanya mempercantik tampilan kebun, tetapi juga memungkinkan pengunjung untuk berfoto selfie di lokasi yang menarik. Hal ini diharapkan dapat menambah daya tarik kebun sebagai destinasi wisata edukasi yang menyenangkan.

Foto konsep Agro-Edu Wisata KWT Lestari menggunakan media Rise Bed
Foto konsep Agro-Edu Wisata KWT Lestari menggunakan media Rise Bed

Selanjutnya, dilakukan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Kompos sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran organik di kalangan anggota KWT Lestari. Didampingi langsung oleh penemu starter PUMAKKAL, yaitu Dr. Agus Sutanto M.Si, Pembuatan pupuk organik ini bertujuan untuk memperkenalkan cara pembuatan pupuk yang ramah lingkungan, serta menyediakan pupuk yang berkualitas untuk kebun organik KWT Lestari. Dengan menggunakan bahan-bahan organik yang ada di sekitar, seperti sampah organik dan dedaunan, program ini juga mendukung upaya pengelolaan limbah rumah tangga dan pertanian, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Foto: Pleatihan pembuatan pupuk Organik menggunakan PUMAKKAL
Foto: Pleatihan pembuatan pupuk Organik menggunakan PUMAKKAL

Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan pembuatan produk olahan berbahan dasar sayuran dari kebun KWT Lestari. Dengan tujuan untuk menciptakan produk yang lebih bernilai jual daripada hanya menjual sayuran segar, produk unggulan yang dihasilkan antara lain Cendol Bunga Telang, Kripik Talas, dan Keripik Bayam. Produk-produk ini tidak hanya berfokus pada keunikan dan manfaat kesehatan, tetapi juga menggunakan teknologi peniris minyak untuk mengurangi kadar minyak dan meningkatkan daya tahan produk, sehingga lebih tahan lama dan higienis.

Program ini juga mencakup pendampingan pemasaran yang meliputi pembuatan logo dan desain kemasan dengan kemasan zipper yang menarik serta mudah digunakan. Untuk memaksimalkan potensi pasar, pendampingan juga dilakukan dalam mengoptimalkan penjualan produk melalui toko online, memungkinkan produk KWT Lestari untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Foto pembuatan Produk Olahan berbahan tanaman dan sayuran sekitar kebun KWT
Foto pembuatan Produk Olahan berbahan tanaman dan sayuran sekitar kebun KWT

Tim pelaksana program ini terdiri dari kolaborasi antara Dr. M. Andiana Rosid S.E., M.M dan Jawoto Nusantoro S.E., M.Si dari UM Metro, serta Yuni Elmita Sari S.P., M.Si beserta lima mahasiswa dari kedua universitas tersebut. Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh PBB, khususnya dalam hal pengentasan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan pekerjaan yang layak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup anggota KWT Lestari, memberikan peluang ekonomi baru, dan mendukung keberlanjutan lingkungan melalui praktik pertanian organik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Selain mendukung SDGs, kegiatan ini juga sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 3 tentang dosen yang berkegiatan di luar kampus melalui pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat, serta IKU 5 tentang hasil kerja dosen yang digunakan oleh masyarakat. Program ini memberikan bukti nyata bahwa UM Metro tidak hanya berperan dalam pendidikan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui penerapan ilmu yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan KWT Lestari tidak hanya menjadi pionir dalam pengembangan agro-edu wisata berbasis organik, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian lokal serta memberikan inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk mengembangkan usaha berbasis pertanian berkelanjutan.

The post Tim PkM UM Metro kembangkan KWT Lestari melalui diversifikasi Produk dan Usaha: Agro-Edu Wisata Kebun Organik KWT Lestari appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Tim PKM UM Metro Gandeng Masyarakat Banjarrejo Dorong UMKM Lewat Pelatihan Dodol dan Sambal Kemasan https://ummetro.id/tim-pkm-um-metro-gandeng-masyarakat-banjarrejo-dorong-umkm-lewat-pelatihan-dodol-dan-sambal-kemasan/ Mon, 22 Sep 2025 06:53:05 +0000 https://ummetro.id/?p=154097 UM Metro – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan oleh Universitas Muhammadiyah (UM) Metro. Melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), UM Metro berkolaborasi dengan warga Desa Banjarrejo, Lampung Timur, untuk menggelar pelatihan pembuatan dodol jahe dan sambal cumi kemasan. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Banjarrejo pada Sabtu (20/9) ini dihadiri antusias oleh masyarakat, khususnya

The post Tim PKM UM Metro Gandeng Masyarakat Banjarrejo Dorong UMKM Lewat Pelatihan Dodol dan Sambal Kemasan appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan oleh Universitas Muhammadiyah (UM) Metro. Melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), UM Metro berkolaborasi dengan warga Desa Banjarrejo, Lampung Timur, untuk menggelar pelatihan pembuatan dodol jahe dan sambal cumi kemasan. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Banjarrejo pada Sabtu (20/9) ini dihadiri antusias oleh masyarakat, khususnya para ibu-ibu PKK.

Tim PKM UM Metro yang diketuai Dr. Eri Prawati, S.T., M.T., bersama Yasmika Baihaqi, M.Pd.BI., dan Elmira Febri Darmayanti, S.E., M.A.B., juga melibatkan dua mahasiswa untuk mendampingi jalannya kegiatan. Mereka hadir tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal yang dimiliki desa.

Kegiatan ini turut didukung Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gemati, Hamka, yang secara langsung mendampingi pelatihan. Kepala Desa Banjarrejo, Bambang Sutejo, menyambut baik inisiatif ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menggerakkan sektor usaha kecil dan menengah di pedesaan.

Produk yang dihasilkan dari pelatihan ini diperkenalkan dengan merek “BARE”, singkatan dari Banjarrejo. Harapannya, brand tersebut bisa menjadi identitas kuliner khas desa yang membedakan produk lokal dengan daerah lain. Dodol jahe dipilih karena bahan bakunya mudah diperoleh di sekitar Banjarrejo, sementara sambal cumi kemasan dinilai memiliki potensi pasar yang luas.

“Semua produk yang dibuat ibu-ibu nantinya akan kami bantu pasarkan secara luas dan masif melalui aplikasi e-commerce yang sedang dalam tahap pengembangan. Kami berharap produk ini bisa menembus pasar digital sekaligus menjadi ikon kuliner khas Banjarrejo,” ujar Kepala Desa Bambang Sutejo.

Tidak hanya memberikan pelatihan, tim PKM UM Metro juga menyerahkan satu unit gerobak dagang kepada pelaku UMKM desa sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran produk. Langkah ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih besar bagi masyarakat untuk menjual produknya, baik secara offline melalui gerobak maupun online lewat platform e-commerce.

Dr. Eri Prawati menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan misi tridarma, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Kami ingin UMKM Banjarrejo tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan produk yang berdaya saing. Dengan pendampingan berkelanjutan, kami yakin produk BARE bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.

Pelatihan ini menjadi awal dari rangkaian program pendampingan yang direncanakan tim PKM UM Metro. Ke depan, masyarakat Banjarrejo akan terus diberi pembinaan, mulai dari pengemasan produk, pemasaran digital, hingga manajemen usaha. Dengan langkah terukur tersebut, diharapkan produk-produk lokal Banjarrejo dapat mengangkat perekonomian warga sekaligus memperkuat identitas desa sebagai sentra kuliner khas Lampung Timur.

The post Tim PKM UM Metro Gandeng Masyarakat Banjarrejo Dorong UMKM Lewat Pelatihan Dodol dan Sambal Kemasan appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Penguatan Literasi Digital: Guru SMP Dilatih Kuasai Deep Learning untuk Pembelajaran Modern https://ummetro.id/penguatan-literasi-digital-guru-smp-dilatih-kuasai-deep-learning-untuk-pembelajaran-modern/ Sat, 20 Sep 2025 12:53:56 +0000 https://ummetro.id/?p=154081 UM Metro – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berhasil lolos pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Direktorat Jenderat Riset dan Pengembangan Kementerian tahun 2025 untuk program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Tim melakukan kegiatan penguatan literasi digital kepada seluruh dewan guru SMP Muhammadiyah 1 Sekampung Udik

The post Penguatan Literasi Digital: Guru SMP Dilatih Kuasai Deep Learning untuk Pembelajaran Modern appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berhasil lolos pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Direktorat Jenderat Riset dan Pengembangan Kementerian tahun 2025 untuk program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Tim melakukan kegiatan penguatan literasi digital kepada seluruh dewan guru SMP Muhammadiyah 1 Sekampung Udik Lampung Timur pada Juli-September 2025.

Program PkM ini diketuai Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd., Dosen Pendidikan Matematika berkolaborasi dengan Dr. Dwi Rahmawati, M.Pd., Dosen Pendidikan Matematika, dan Mustika, M.Kom., Dosen Ilmu Komputer. Kolaborasi bidang ilmu pendidikan matematika dan ilmu komputer ini penting dalam rangka membantu sekolah mewujudkan pemanfaatan teknologi dalam deep learning. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru agar lebih adaptif terhadap transformasi pendidikan berbasis teknologi, sekaligus mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital saat ini sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna.

Melalui sesi pelatihan dan pendampingan, para guru diperkenalkan pada konsep dasar deep learning, aplikasi praktis dalam bidang pendidikan, hingga strategi penerapan dalam pembuatan sumber belajar digital. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan guru tentang teknologi terbaru, tetapi juga memperkuat keterampilan mereka dalam memanfaatkan perangkat digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sekampung Udik, yang diwakili Bapak Darsah, S.Pd. memberikan apresiasi kegiatan ini. Beliau menyampaikan kegiatan ini memberikan kontribusi positif memperkaya pengalaman guru dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Hal senada juga disampaikan Yudi Hermanto, S.Pd., Selaku Kepala Sekolah SMP Muhamamdiyah 1 Sekampung Udik bahwa kegiatan ini memberikan penguatan kompetensi guru dalam membuat dan menerapkan sumber belajar berbasis teknologi. Selain itu Yudi juga mengatakan

“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud Kerjasama yang berkelanjutan antara UM Metro dengan SMP Muhammadiyah 1 Sekampung Udik. Terimakasih UM Metro telah bersinergi dalam pengembangan kompetensi guru di Amal Usaha Muhammadiyah”.

Ketua tim pengabdi menyampaikan peran UM Metro dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan pengabdian Masyarakat. Ketua Tim menyampaikan bahwa “Kegiatan ini merupakan bagian dari dharma Perguruan Tinggi yaitu berkontribusi langsung kepada Masyarakat dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) guru, yaitu kemampuan mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten.

Dengan adanya penguatan literasi digital ini, guru diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam praktik mengajar, sehingga dapat mendukung terciptanya pembelajaran modern yang lebih bermakna dan sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka serta kebutuhan abad ke-21. (D.Rahmawati)

The post Penguatan Literasi Digital: Guru SMP Dilatih Kuasai Deep Learning untuk Pembelajaran Modern appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
PkM UM Metro Berdayakan IRT Geblek Trimurjo lewat Digitalisasi dan Peningkatan Kualitas Produk https://ummetro.id/pkm-um-metro-berdayakan-irt-geblek-trimurjo-lewat-digitalisasi-dan-peningkatan-kualitas-produk/ Mon, 15 Sep 2025 09:29:42 +0000 https://ummetro.id/?p=154048 UM Metro – Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan lokal, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melaksanakan program pemberdayaan Industri Rumah Tangga (IRT) Geblek di Kelurahan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran sehingga produk

The post PkM UM Metro Berdayakan IRT Geblek Trimurjo lewat Digitalisasi dan Peningkatan Kualitas Produk appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan lokal, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melaksanakan program pemberdayaan Industri Rumah Tangga (IRT) Geblek di Kelurahan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran sehingga produk olahan pangan lokal, seperti geblek, dapat bersaing di pasar yang lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Program ini melibatkan IRT Geblek Mbak Sun yang dipimpin oleh Ibu Sunaini dan berlokasi di Jl. Simbar Waringin LK II RT/RW 005/003 Kelurahan Trimurjo. Tim pelaksana PkM terdiri atas dosen lintas disiplin ilmu, yaitu Dani Anggoro, M.Kom. dari Program Studi Ilmu Komputer sebagai ketua tim, Karnila Ali, B.Bus., M.P.A. dari Program Studi Manajemen, serta Ardiansyah Japlani, S.E., M.B.A. dari Program Studi Kewirausahaan.

Tidak hanya melibatkan dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UM Metro, yaitu Muhammad Hidayah Alfiro, Natasya Dwi Pratiwi, dan Maura Hikmah Luqiah, yang berperan aktif dalam pelatihan, pendampingan, dan proses digitalisasi pemasaran.

Program PkM UM Metro ini selaras dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB, di antaranya adalah pengentasan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan layak dengan meningkatkan kualitas produk dan membuka akses pemasaran digital, inovasi industri dan infrastruktur melalui penguatan teknologi informasi, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab dengan memanfaatkan bahan baku pangan secara efisien agar tidak ada yang terbuang.

Selain mendukung SDGs, kegiatan ini juga sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 3 tentang Dosen Berkegiatan di Luar Kampus melalui pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat, serta IKU 5 tentang Hasil Kerja Dosen yang Digunakan Masyarakat, di mana hasil riset dan inovasi dosen dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini pun mendukung visi pemerintah dalam Asta Cita, khususnya peningkatan lapangan kerja, kewirausahaan, dan industri kreatif serta pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Program PkM yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) ini diawali dengan kegiatan sosialisasi pada 18 Juli 2025. Sosialisasi dihadiri oleh seluruh tim PkM, mahasiswa, dan karyawan IRT Geblek Mbak Sun. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan rangkaian program sekaligus menjalin komunikasi yang baik antara tim pelaksana dan mitra.

Setelah sosialisasi, rangkaian pelatihan dimulai di lokasi IRT Geblek Mbak Sun. Pada pelatihan pertama, dipandu oleh Dr. Eva Rolia, M.T., MKM., peserta dilatih membuat inovasi rasa geblek seperti geblek sambal dan geblek cuka. Selain itu, limbah sagu dari proses pembuatan geblek dimanfaatkan kembali untuk diolah menjadi empek-empek, sehingga tidak ada bahan yang terbuang. Peserta juga mempelajari teknik pengemasan vacuum agar produk lebih higienis, tahan lama, dan dapat dipasarkan ke luar daerah dengan aman.

Pelatihan kedua dilaksanakan di Resto Pakde Yok, Kota Metro, pada 9 Agustus 2025. Dalam kegiatan ini, peserta dilatih membuat laporan keuangan berbasis aplikasi digital dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi yang baik. Materi ini diberikan oleh Karnila Ali dan Ardiansyah Japlani dengan tujuan meningkatkan tata kelola usaha yang profesional dan efisien.
Pelatihan terakhir diadakan di tempat yang sama pada 16 Agustus 2025. Pada sesi ini, Dani Anggoro memandu peserta untuk memanfaatkan media sosial, website, dan platform marketplace, seperti Tokopedia, sebagai sarana pemasaran digital. Dengan keterampilan ini, diharapkan produk geblek dapat dikenal lebih luas dan menjangkau pasar di luar daerah.

Tidak hanya memberikan pelatihan, tim PkM juga menyerahkan bantuan berupa peralatan pendukung produksi dan pemasaran. Bantuan tersebut meliputi mesin vacuum, freezer untuk memperpanjang masa simpan produk, serta mesin pompa air agar produksi tetap berjalan meski di musim kemarau. Selain itu, dukungan teknologi digital berupa website, media sosial, dan akun Tokopedia untuk penjualan daring juga diberikan agar pemasaran produk lebih modern dan efektif.

Untuk memastikan semua ilmu dan teknologi yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara optimal, tim PkM melakukan pendampingan langsung pada 30 Agustus 2025. Pendampingan ini bertujuan memantau perkembangan mitra sekaligus membantu menyelesaikan kendala yang dihadapi di lapangan.
Ketua Tim PkM, Dani Anggoro, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, mulai dari dosen, mahasiswa, mitra usaha, hingga pemerintah daerah. Ia berharap pelatihan, pendampingan, dan bantuan teknologi ini dapat menjadikan IRT Geblek Mbak Sun semakin berkembang, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Trimurjo, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Program ini bukan hanya tentang teknologi dan pelatihan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat berdaya dan mandiri. Kami ingin melihat IRT Geblek Mbak Sun terus tumbuh, mampu memperluas pasar, dan memberi manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujar Dani Anggoro.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah, program PkM UM Metro diharapkan menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat desa berbasis inovasi dan digitalisasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

The post PkM UM Metro Berdayakan IRT Geblek Trimurjo lewat Digitalisasi dan Peningkatan Kualitas Produk appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Implementasi Kampus Berdampak, Tim Pengabdi UM Metro & ITERA berikan IPTEK kepada KWT Ngestirahayu Punggur https://ummetro.id/implementasi-kampus-berdampak-tim-pengabdi-um-metro-itera-berikan-iptek-kepada-kwt-ngestirahayu-punggur/ Sun, 14 Sep 2025 13:11:33 +0000 https://ummetro.id/?p=154030 UM Metro – Dalam rangka rangkaian pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun 2025, tim pengabdi UM Metro & ITERA berikan IPTEK kepada KWT Ngestirahayu Punggur. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 14 September 2025 bertempat di Pojok Literasi KWT Sekar Rahayu Kecamatan

The post Implementasi Kampus Berdampak, Tim Pengabdi UM Metro & ITERA berikan IPTEK kepada KWT Ngestirahayu Punggur appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Dalam rangka rangkaian pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun 2025, tim pengabdi UM Metro & ITERA berikan IPTEK kepada KWT Ngestirahayu Punggur.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 14 September 2025 bertempat di Pojok Literasi KWT Sekar Rahayu Kecamatan Punggur Lampung Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh tim Dosen, seluruh tim mahasiswa, ketua KWT Sekar Rahayu dan KWT Cendana serta Sekretaris Desa Ngestirahayu.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerahkan dan mensosialisaikan IPTEK kepada mitra yaitu KWT Sekar Rahayu dan KWT Cendana desa Ngestirahayu Kecamatan Punggur.

Bapak Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd., selaku ketua tim dosen menyampaikan,

“Alhamdulillah program yang telah disusun bersama mitra KWT Sekar Rahayu dan KWT Cendana dalam bentuk proposal Pengabdian kepada Masyarakat dari hasil prasurvey lolos didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek tahun 2025.”

Oleh karena itu untuk penyerahan dan sosialisasi penggunaan IPTEK ini bertujuan untuk mencapai tujuan progam, tambah Bapak Fajri.

Bapak Riyatno selaku Sekretaris Desa Ngestirahayu menyampaikan,

“Terima kasih atas kepercayaan UM Metro & ITERA yang masih menjadikan KWT di Desa Ngestirahayu ini sebagai mitra dalam program Pengabdian kepada Masyarakat di tahun 2025.”

Kami selaku Aparatur Desa Ngestirahayu mendukung program Pengabdian kepada Masyarakat ini, mudah-mudahan bisa menjadi indikator untuk memajukan Desa Ngestirahayu khususnya KWT baik dari perekonomian dan bidang lainnya, tambah Bapak Riyatno.

The post Implementasi Kampus Berdampak, Tim Pengabdi UM Metro & ITERA berikan IPTEK kepada KWT Ngestirahayu Punggur appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UMPRI dan UM Metro Dorong Inovasi Beras Analog dari Limbah Singkong https://ummetro.id/umpri-dan-um-metro-dorong-inovasi-beras-analog-dari-limbah-singkong/ Mon, 04 Aug 2025 06:07:38 +0000 https://ummetro.id/?p=153708 UM Metro – Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung (UMPRI) dan Universitas Muhammadiyah Metro berkolaborasi melalui tim pengabdian kepada masyarakat menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Transformasi Limbah Kulit Singkong Menjadi Beras Analog: Inovasi Lokal untuk Ketahanan Pangan Mandiri”, Sabtu (20/7). Sosialisasi ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan pemberdayaan bersama mitra UMKM “Athaya Jaya” yang berlokasi di Desa Sukoharum, Kecamatan

The post UMPRI dan UM Metro Dorong Inovasi Beras Analog dari Limbah Singkong appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung (UMPRI) dan Universitas Muhammadiyah Metro berkolaborasi melalui tim pengabdian kepada masyarakat menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Transformasi Limbah Kulit Singkong Menjadi Beras Analog: Inovasi Lokal untuk Ketahanan Pangan Mandiri”, Sabtu (20/7). Sosialisasi ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan pemberdayaan bersama mitra UMKM “Athaya Jaya” yang berlokasi di Desa Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta, yang terdiri dari anggota UMKM, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, yang diawali dengan pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan limbah singkong secara inovatif untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.

Program ini dipimpin oleh Fatma Yuniarti, M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa Inggris UMPRI, yang juga bertindak sebagai Ketua Tim sekaligus pembicara utama. Dalam pemaparannya, Fatma menegaskan pentingnya memanfaatkan limbah kulit singkong menjadi beras analog sebagai solusi ketahanan pangan berbasis lokal.

“Limbah bukan akhir dari proses, tetapi awal dari potensi. Kami ingin membawa perubahan positif melalui pendekatan inovatif yang bisa langsung diterapkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dua pemateri lainnya turut menguatkan materi sosialisasi, yakni Mario Sandro, M.K.M. dari Fakultas Kesehatan UMPRI yang membahas pentingnya standar keamanan dan higienitas pangan, serta Desi Budiono, M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Metro yang memberikan wawasan praktis tentang manajemen usaha mikro dan strategi pemasaran digital.

Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa lintas program studi sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian. Muhammad Dzul Fikri (Pendidikan Bahasa Inggris – UMPRI) bertugas dalam penyusunan materi edukatif dan dokumentasi, Naya Fitia (Teknologi Laboratorium Medis – UMPRI) memfokuskan pada uji gizi dan sanitasi, sementara Sri Wahyuni (Manajemen – UMPRI) mendampingi mitra dalam pengembangan strategi bisnis dan pemasaran berbasis media sosial.

Fatma berharap, program ini dapat menginspirasi UMKM lainnya untuk melihat peluang dari limbah pertanian dan mengelolanya menjadi produk yang sehat, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi tinggi. “Kampus tidak hanya menjadi pusat ilmu, tetapi juga menjadi jembatan solusi nyata bagi masyarakat. Ini adalah bentuk nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tutupnya.

The post UMPRI dan UM Metro Dorong Inovasi Beras Analog dari Limbah Singkong appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>