PLP II UM Metro Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/plp-ii-um-metro/ Solusi Sukses Masa Depan Fri, 28 Mar 2025 12:52:03 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png PLP II UM Metro Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/plp-ii-um-metro/ 32 32 Tampung Aspirasi KWT Enggal Mukti, Program KKN-PPM UM Metro Beri Bantuan Mesin Produksi https://ummetro.id/tampung-aspirasi-kwt-enggal-mukti-program-kkn-ppm-um-metro-beri-bantuan-mesin-produksi/ https://ummetro.id/tampung-aspirasi-kwt-enggal-mukti-program-kkn-ppm-um-metro-beri-bantuan-mesin-produksi/#respond Sat, 03 Aug 2019 15:55:28 +0000 https://ummetro.id/?p=10680 UM Metro – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Muhammadiyah Metro memberikan bantuan berupa mesin pengolahan singkong kepada Kelompok Tani Wanita (KWT) Enggal Mukti, Lampung Tengah, pada Sabtu (27/7/2019). Menurut Ketua Tim KKN-PPM UM Metro Riswanto, M.Pd., bantuan yang diberikan kepada KWT Enggal Mukti memang disesuaikan dengan kebutuhan dari kelompok tani

The post Tampung Aspirasi KWT Enggal Mukti, Program KKN-PPM UM Metro Beri Bantuan Mesin Produksi appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Muhammadiyah Metro memberikan bantuan berupa mesin pengolahan singkong kepada Kelompok Tani Wanita (KWT) Enggal Mukti, Lampung Tengah, pada Sabtu (27/7/2019).

Menurut Ketua Tim KKN-PPM UM Metro Riswanto, M.Pd., bantuan yang diberikan kepada KWT Enggal Mukti memang disesuaikan dengan kebutuhan dari kelompok tani setempat.

“Sebelumnya kami (Tim KKN-PPM UM Metro) mengadakan dialog dengan semua anggota KWT, kami menampung aspirasinya dan menyimpulkan bahwa KWT Enggal Mukti sangat membutuhkan mesin dalam memproduksi dan mengemas Tiwul supaya tampilannya lebih menarik konsumen,” ungkapnya.

Masih menurut Riswanto, M.Pd., “Semoga pengadaan mesin giling dan mesin pengepakan (mesin sealer) ini betul-betul bermanfaat, sehingga mempermudah KWT dalam berinovasi dan mengembangkan produk-produk olahannya dengan bentuk kemasan yang terlihat inovatif, modern, higenis dan yang utama, Tiwul masih bisa dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.”

Di lokasi yang sama, Teguh Santoso mewakili rekan mahasiswa KKN-PPM UM Metro, juga menyampaikan hal serupa. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa sejak awal memang diprogram untuk menganalisa potensi yang bisa dikembangkan di setiap lokasi pengabdian.

“Kami sebagai mahasiswa juga berfikir, Tiwul yang diproduksi oleh KWT Enggal Mukti ini baiknya dikemas dalam bentuk yang lebih menarik, dengan harapan memiliki nilai jual tinggi. Dan Alhamdulillah, dengan pengadaan mesin sealer, KWT Enggal Mukti sudah berhasil menyediakan kemasan Tiwul dalam ukuran 1 kg dan 1,5 kg. Ukuran tersebut dipilih sesuai dengan permintaan pelanggan,” jelas Teguh.

Lebih jauh, Teguh dan mahasiswa lainnya yang tergabung dalam program KKN-PPM yang dibina oleh dua Dosen Pendamping Lapangan kabarnya tengah mengupayakan Produk Tiwul dari KWT Enggal Mukti bisa menjangkau pasar yang luas dengan memanfaatkan media online dan menembus pasar swalayan.

“Dibawah bimbingan Drs. Anak Agung Oka, M.Pd., dan Siti Suprihatin, M.Pd., kami juga sedang mengupayakan pengurusan perizinan, dengan maksud agar produk yang telah dibuat dijual ke pasar swalayan. Selain itu, kami dan semua anggota KWT sudah belajar bersama dalam memanfaatkan dan menggunakan media online untuk kebutuhan pemasaran,” imbuh Teguh. (https://affordableblinds.com/)

Merasa terbantu dan terfasilitasi dalam upaya mengembangkan organisasinya, Agustina Astuti sebagai Ketua KWT Enggal Mukti menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan mahasiswa KKN-PPM dari UM Metro yang selama masa pengabdiannya telah berkontribusi banyak.

“Kami mewakili anggota KWT Enggal Mukti mengucapkan ribuan terimakasih atas bantuan yang diberikan, baik berupa matrial maupun non material, sehingga dengan ini semua kami semakin bersemangat dalam memajukan KWT Enggal Mukti,” ungkapnya. (Nas/Hum).

 

The post Tampung Aspirasi KWT Enggal Mukti, Program KKN-PPM UM Metro Beri Bantuan Mesin Produksi appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/tampung-aspirasi-kwt-enggal-mukti-program-kkn-ppm-um-metro-beri-bantuan-mesin-produksi/feed/ 0
Ciptakan Kenyaman, Tim Volunteer Hias Lokasi Desa Wisata Bahasa https://ummetro.id/ciptakan-kenyaman-tim-volunteer-hias-lokasi-desa-wisata-bahasa/ https://ummetro.id/ciptakan-kenyaman-tim-volunteer-hias-lokasi-desa-wisata-bahasa/#respond Wed, 17 Jul 2019 03:43:22 +0000 https://ummetro.id/?p=10548 UM Metro – Menjelang pembukaan Desa Wisata Bahasa di Banjarrejo, Batanghari, Lampung Timur, Tim Volunteer Universitas Muhammadiyah (UM) Metro bergegas bersihkan lingkungan sekitar. Hal itu terungkap dari beberapa perwakilan mahasiswa yang berhasil dimintai keterangan. Menurut mereka kegiatan bersih desa yang dilakukan tim volunteer bertujuan untuk menghadirkan kenyaman bagi peserta kursus selama berada di Desa Wisata

The post Ciptakan Kenyaman, Tim Volunteer Hias Lokasi Desa Wisata Bahasa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Menjelang pembukaan Desa Wisata Bahasa di Banjarrejo, Batanghari, Lampung Timur, Tim Volunteer Universitas Muhammadiyah (UM) Metro bergegas bersihkan lingkungan sekitar.

Hal itu terungkap dari beberapa perwakilan mahasiswa yang berhasil dimintai keterangan. Menurut mereka kegiatan bersih desa yang dilakukan tim volunteer bertujuan untuk menghadirkan kenyaman bagi peserta kursus selama berada di Desa Wisata Bahasa.

“Saya berharap dengan lingkungan bersih dan hiasan di setiap spot belajar, nantinya akan memberi kenyaman tersendiri bagi peserta kursus Bahasa Inggris,” tutur Indah, salah satu anggota Divisi Triner.

Lanjut Indah, “Sampai saat ini yang sudah terdaftar menjadi peserta kursus di Desa Wisata Bahasa terdiri dari siswa SD, SMP, SMA, dan aparatur Desa.”

Masih di lokasi yang sama, Gita Septia membeberkan berbagai rencana yang akan dikerjakan dalam upaya memperindah lokasi wisata bahasa. Menurutnya tiap-tiap titik lokasi kursus nantinya akan dihias sedemikian rupa.

“Beberapa spot akan dihias dengan hiasan-hiasan yang berasal dari pemanfaatan barang-barang bekas, seperti botol dan sisa gelas air mineral yang sudah dicat, supaya mempercantik tampilan,” ungkap Gita.

Gita pun melanjutkan, setiap kegiatan persiapan menjelang pembukaan Desa Wisata Bahasa maupun kegiatan-kegiatan selanjutnya akan selalu dikoordinasikan dengan pemuda setempat. Hal ini menurutnya merupakan wujud dari komitmen pemerintah Desa Banjarrejo dan mahasiswa yang siap berkolaborasi wujudkan Desa Wisata Bahasa.

Seperti diketahui, setiap divisi volunteer Desa Wisata Bahasa saat ini tengah bekerja secara maksimal untuk mewujudkan program-program selama berjalannya kursus di Desa Wisata Bahasa, Banjarrejo, Batanghari, Lampung Timur.

Kontributor: Hardiani Alvia dan Gita Septia Ns.
Editor: Nas/Hum

The post Ciptakan Kenyaman, Tim Volunteer Hias Lokasi Desa Wisata Bahasa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/ciptakan-kenyaman-tim-volunteer-hias-lokasi-desa-wisata-bahasa/feed/ 0
Mahasiswa UM Metro Siap Kolaborasi dengan Pemerintah Desa Banjarrejo https://ummetro.id/mahasiswa-um-metro-siap-kolaborasi-dengan-pemerintah-desa-banjarrejo/ https://ummetro.id/mahasiswa-um-metro-siap-kolaborasi-dengan-pemerintah-desa-banjarrejo/#respond Fri, 12 Jul 2019 04:32:54 +0000 https://ummetro.id/?p=10486 UM Metro – Kamis (11/7) merupakan hari pertama mahasiswa PLP II Terpadu UM Metro berada di Desa Banjarrejo, Lampung Timur. Kehadiran mereka di lokasi disambut hangat pemerintah desa setempat, bahkan kedua belah pihak komitmen mewujudkan visi dan misi yang telah disepakati. “Nanti, kita bersama-sama menyatukan visi misi, antara kami sebagai aparatur desa, dan adik-adik PLP

The post Mahasiswa UM Metro Siap Kolaborasi dengan Pemerintah Desa Banjarrejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Kamis (11/7) merupakan hari pertama mahasiswa PLP II Terpadu UM Metro berada di Desa Banjarrejo, Lampung Timur. Kehadiran mereka di lokasi disambut hangat pemerintah desa setempat, bahkan kedua belah pihak komitmen mewujudkan visi dan misi yang telah disepakati.

“Nanti, kita bersama-sama menyatukan visi misi, antara kami sebagai aparatur desa, dan adik-adik PLP sebagai mahasiswa,” ungkap Kepala Desa Banjarrejo, Sg. Puspito, S.IP dalam acara penyerahan mahasiswa pengabdian Desa Wisata Bahasa.

Sg. Puspito, S.IP juga mengintruksikan jajaran aparatur desa dan mahasiswa PLP II Terpadu untuk berkolaborasi dalam melaksanakan setiap program. Karena dengan berkolaborasi menurutnya bisa saling memotivasi dan lebih mudah mewujudkan Desa Wisata Bahasa di Banjarrejo.

Terakhir, Kades itu juga menyampaikan harapan supaya kolaborasi mahasiswa UM Metro dengan semua masyarakat Desa Banjarrejo terus terjalin. Kades itu menginginkan supaya Desa Wisata Bahasa yang digagas kedua belah pihak dikembangkan secara berkelanjutan, tidak hanya sebatas program pengabdian PLP II Terpadu.

“Saya bangga jika kerjasama ini tidak putus, artinya walaupun adik-adik mahasiswa telah selesai masa pengabdiannya, kami berharap hubungan silaturahmi ini tetap terjalin. Justru nanti kalau bisa kita bersama-sama melakukan studi banding dengan Kampung Inggris di Kediri, insyaallah”, tukasnya.

Diketahui, acara serah terima mahasiswa PLP II Terpadu UM Metro turut dihadiri jajaran aparatur Desa Banjarrejo, aktivis, pemuda dan berbagai lapisan masyarakat lainnya.

“Antusias tamu undangan juga terlihat selama acara berlangsung. Beberapa unsur masyarakat turut memberikan masukan terhadap program Desa Wisata Bahasa. Sehingga diharapkan keeratan hubungan kerjasama semakin kuat,” ungkap Mahasiswa Pendidikan Matematika UM Metro, Nadhea Zaintika, kepada tim Humas.

PLP II Terpadu merupakan program wajib yang harus dipenuhi oleh seluruh mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Metro. Selain mengabdi dan berbaur dengan masyarakat, mahasiswa PLP II Terpadu juga ditugaskan mengaplikasikan teori keilmuannya sebagai seorang guru atau tenaga pendidik di sekolah-sekolah yang telah ditentukan.

 

 

Kontributor: Nadhea Zaintika, Mhs. Pendidikan Matematika (2016).

Editor: Nas/Hum

The post Mahasiswa UM Metro Siap Kolaborasi dengan Pemerintah Desa Banjarrejo appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/mahasiswa-um-metro-siap-kolaborasi-dengan-pemerintah-desa-banjarrejo/feed/ 0
Mahasiswa Program PLP Resmi di Lepas Rektor UM Metro https://ummetro.id/mahasiswa-program-plp-resmi-di-lepas-rektor-um-metro/ https://ummetro.id/mahasiswa-program-plp-resmi-di-lepas-rektor-um-metro/#respond Wed, 10 Jul 2019 03:25:56 +0000 https://ummetro.id/?p=10346 UM Metro – Jum’at (5/7) Aula Gd. E, Kampus I, Universitas Muhammadiyah Metro sesak dipenuhi ratusan mahasiswa yang akan mengikuti upacara pelepasan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Terpadu. Rektor UM Metro yang hadir sekaligus memimpin upacara pelepasan sempat menyampaikan arahan, dimana menurutnya sangat penting untuk dicatat oleh peserta program PLP II Terpadu yang akan

The post Mahasiswa Program PLP Resmi di Lepas Rektor UM Metro appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Jum’at (5/7) Aula Gd. E, Kampus I, Universitas Muhammadiyah Metro sesak dipenuhi ratusan mahasiswa yang akan mengikuti upacara pelepasan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Terpadu.

Rektor UM Metro yang hadir sekaligus memimpin upacara pelepasan sempat menyampaikan arahan, dimana menurutnya sangat penting untuk dicatat oleh peserta program PLP II Terpadu yang akan diterjunkan ke lokasi-lokasi pengabdian, baik di sekolahan maupun ke lingkungan masyarakat.

“Untuk menghadapi PLP II Terpadu tentunya adik-adik mahasiswa membutuhkan bekal, seperti materi pembelajaran yang harus dikuasai, berbagai metode pembelajaran harus mampu diaplikasikan. Selain itu, yang tidak kalah penting untuk dipersiapkan adalah mental. (Provigil) ”

Sebagai rektor yang sudah puluhan tahun sebelumnya mengabdikan diri sebagai dosen di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Metro, rektor terlihat mengerti kebutuhan mahasiswanya.

Terlebih ia juga menyampaikan, tantangan yang akan dihadapi selama Program PLP II Terpadu bukan hanya saat praktik mengajar di ruang kelas, tetapi mahasiswa UM Metro nantinya dituntut mampu berbaur dengan masyarakat sekitar.

“Jalinlah komunikasi baik dengan guru, siswa dan pimpinan yang ada di sekolah. Saat berada di masyarakat, bersikaplah santun, jaga nama baik UM Metro dan bersilaturahmilah dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah sesuai lokasi penempatan masing-masing,” himbau Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., selaku rektor.

Pada kesempatan yang sama, Nego Linuhung, M.Pd., selaku Ketua PLP II Terpadu menyampaikan jumlah dan lokasi persebaran mahasiswa yang mengikuti program PLP tersebut.

“Perlu saya sampaikan jumlah mahasiswa yang mengikuti PLP II Terpadu ini berjumlah 315 orang. Berasal dari 8 program studi di FKIP UM Metro dan terseber di 27 sekolah menengah yang ada di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur dan Kota Metro.”

“Sementara lokasi pengabdian masyarakat berada di empat distrik diantaranya di Pekalongan Lampung Timur dengan pengembangan budidaya ikan, pengembangan desa wisata di Kelurahan Purwosari, Sayuran Organik di Kelurahan Karangrejo dan Kampung Wisata Bahasa di Batanghari Lampung Timur,” imbuhnya.

Dari pantauan Humas UM Metro, gelaran upacara pelepasan mahasiswa PLP II langsung dihadiri oleh beberapa pejabat penting seperti Rektor UM Metro, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro dan perwakilan UPTD Dikmendiksus Wilayah II (Lampung Tengah, Lampung Timur, Kota Metro. (Nas/Hum).

 

 

The post Mahasiswa Program PLP Resmi di Lepas Rektor UM Metro appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/mahasiswa-program-plp-resmi-di-lepas-rektor-um-metro/feed/ 0
Mahasiswa PLP FKIP UM Metro Gagas Desa Wisata Bahasa https://ummetro.id/mahasiswa-plp-fkip-um-metro-gagas-desa-wisata-bahasa/ https://ummetro.id/mahasiswa-plp-fkip-um-metro-gagas-desa-wisata-bahasa/#respond Wed, 10 Jul 2019 02:51:37 +0000 https://ummetro.id/?p=10331 UM Metro – Menggagas Desa Wisata Bahasa, salah satu kelompok mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro ikuti pembekalan. Acara digelar di ruang 1.6 Gd. E, kampus setempat. Menurut Nadhea Zaintika kepada humas UM Metro, pembekalan Rabu (3/7) berkenaan dengan akan dilaksanakannya kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), sekaligus pengabdian kepada masyarakat. “Menyongsong terwujudnya

The post Mahasiswa PLP FKIP UM Metro Gagas Desa Wisata Bahasa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Menggagas Desa Wisata Bahasa, salah satu kelompok mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro ikuti pembekalan. Acara digelar di ruang 1.6 Gd. E, kampus setempat.

Menurut Nadhea Zaintika kepada humas UM Metro, pembekalan Rabu (3/7) berkenaan dengan akan dilaksanakannya kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

“Menyongsong terwujudnya Desa Wisata Bahasa di Banjarejo, Batanghari, Lampung Timur, salah satu kelompok mahasiswa FKIP ikuti pembekalan yang disampaikan oleh tiga dosen UM Metro, yakni Swaditya Rizky, M.Sc., Eva Faliyanti, M.Pd., dan Yasmika Baihaqi, M.Pd.BI.,” terangnya.

Hal senada turut diungkap Yasmika Baihaqi, M.Pd.BI., Desa Wisata Bahasa yang dicanangan nantinya akan melibatkan mahasiswa, pemuda dan unsur masyarakat yang ada di lokasi pengabdian.

“Desa Wisata Bahasa akan sama-sama diwujudkan, kami melibatkan tiga unsur, bukan hanya mahasiswa saja tapi pemuda dan masyarakat juga turut andil dalam mewujudkan wisata bahasa ini,” jelas dosen Pendidikan Bahasa Inggris UM Metro itu.

Belajar dari desa-desa wisata yang sudah ada dan cukup sukses menyedot perhatian masyarakat, Desa Wisata Bahasa yang sedang digagas ini harapannya mampu menyedot masyakarat untuk mendapatkan edukasi sekaligus wisata didalamnya.

Tentunya selain menitik beratkan pada edukasi bahasa Inggris, tidak menutup kemungkinan adanya edukasi bahasa lainnya.

“Kenapa menggunakan kata wisata? bagaimana kemudian orang tertarik datang ke lokasi tersebut bukan karena bahasanya saja tapi juga bisa berwisata. Jadi wisata harus ditampilkan, seperti spot foto, spot bermain, kuliner dan lain-lainnya. (ultracold.fuw.edu.pl) Bahkan, kalau bisa nantinya ada bahasa lain selain bahasa Inggris.” tambah Yasmika Baihaqi,M.Pd.BI.

 

 

Kotributor: Nadhea Zaintika, Mahasiswa Pendidikan Matematika UM Metro (2016).

Editor: Nas/Hum

 

The post Mahasiswa PLP FKIP UM Metro Gagas Desa Wisata Bahasa appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/mahasiswa-plp-fkip-um-metro-gagas-desa-wisata-bahasa/feed/ 0