Seminar Nasional Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/seminar-nasional/ Solusi Sukses Masa Depan Sun, 30 Mar 2025 14:31:56 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png Seminar Nasional Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/seminar-nasional/ 32 32 FEB UM Metro Gelar Seminar Bertajuk Menciptakan Generasi Cerdas Era Digital https://ummetro.id/feb-um-metro-gelar-seminar-bertajuk-menciptakan-generasi-cerdas-era-digital/ https://ummetro.id/feb-um-metro-gelar-seminar-bertajuk-menciptakan-generasi-cerdas-era-digital/#respond Tue, 21 Jan 2020 01:58:19 +0000 https://ummetro.id/?p=11769 UM Metro – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Metro gelar Seminar Nasional bertajuk “Menciptakan Generasi Cerdas Era Digital”. Acara bertempat di Aula Gedung E UM Metro, Senin (20/01/2020). Seminar yang mendatangkan Prof. Dr. Sri Mulyani, Ak., CA., secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sayful Darmawan, S.H.,

The post FEB UM Metro Gelar Seminar Bertajuk Menciptakan Generasi Cerdas Era Digital appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Metro gelar Seminar Nasional bertajuk “Menciptakan Generasi Cerdas Era Digital”. Acara bertempat di Aula Gedung E UM Metro, Senin (20/01/2020).

Seminar yang mendatangkan Prof. Dr. Sri Mulyani, Ak., CA., secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sayful Darmawan, S.H., M.H., mewakili Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi.

Ia menyampaikan jika Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik gelaran Accounting Fun Competition (Acfion) 2020.

“Acfion merupakan ajang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menyampaikan peran dan solusi generasi muda menghadapi era revolusi industri 4.0 serta memotivasi para siswa SMA, SMK dan mahasiswa untuk mencintai akuntansi, seni dan budaya,” ucapnya.

Staf Ahli Gubernur itu juga menambahkan “Pada  era Revolusi Industri 4.0 saat ini generasi muda dihadapkan dengan persoalan-persoalan yang semakin rumit dalam berbagai bidang khususnya bidang akuntansi, untuk menjawab itu dibutuhkan pengetahuan yang luas dan mendalam mengenai konsep, teori akuntansi dengan mengikuti perkembangan zaman.”

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UM Metro Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., melihat tantangan ke depan akan semakin berat, generasi muda akan dihadapkan dengan persaingan global.

“Di beberapa negara maju tenaga kerja manusia sudah mulai tergantikan oleh robot, sehingga  untuk menjawab tantangan itu, generasi muda dituntut memiliki keahlian dan keterampilan dibidang keilmuannya masing-masing,” ungkapnya.

Hal senada turut disampaikan narasumber seminar nasional Prof. Sri Mulyani, di awal pemaparan materinya ia menyampaikan bahwa perkembangan industri di negara-negara maju sudah menuju industri 5.0.

“Sebelum terlalu jauh, saya perlu menyampaikan bahwa di Jepang saat ini perkembangan teknologinya sudah dipersiapkan bahkan sudah menuju revolusi industri 5.0,” jelasnya.

Prof. Sri Mulyani diketahui saat ini menjabat sebagai Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan juga dosen di FEB Universitas Padjajaran.

Sementara peserta Semnas terdiri dari perwakilan Siswa-Siswi SMA/SMK/MA se-Provinsi Lampung dan para delegasi organisasi kemahasiswaan di Kota Metro. Kemudian turut hadir Wakil Rektor II dan III, Dekan, beserta Dosen di lingkungan FEB UM Metro. (Barnas/hums).

The post FEB UM Metro Gelar Seminar Bertajuk Menciptakan Generasi Cerdas Era Digital appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/feb-um-metro-gelar-seminar-bertajuk-menciptakan-generasi-cerdas-era-digital/feed/ 0
Prof. Suyatno: Riset Tidak Berdaya Saing Hanya Tumpukan Kertas https://ummetro.id/prof-suyatno-riset-tidak-berdaya-saing-hanya-tumpukan-kertas/ https://ummetro.id/prof-suyatno-riset-tidak-berdaya-saing-hanya-tumpukan-kertas/#respond Fri, 15 Nov 2019 04:14:58 +0000 https://ummetro.id/?p=11434 UM Metro – Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (SNPPM) UM Metro hadirkan dua narasumber yang konsen dibidangnya. Acara bertempat di aula gedung Hubungan Internasional, kampus setempat, Rabu (13/11/2019). (https://veerhealthcare.net/) Keduanya ialah Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., rektor Universitas Muhammadiyah Bandung sekaligus bendahara umum PP Muhammadiyah dan Dr. Agus Sutanto, M.Si., direktur pascasarjana UM Metro. Dalam

The post Prof. Suyatno: Riset Tidak Berdaya Saing Hanya Tumpukan Kertas appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (SNPPM) UM Metro hadirkan dua narasumber yang konsen dibidangnya. Acara bertempat di aula gedung Hubungan Internasional, kampus setempat, Rabu (13/11/2019). (https://veerhealthcare.net/)

Keduanya ialah Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., rektor Universitas Muhammadiyah Bandung sekaligus bendahara umum PP Muhammadiyah dan Dr. Agus Sutanto, M.Si., direktur pascasarjana UM Metro.

Dalam pemaparan materi, Prof. Suyatno menyinggung banyak hal tentang penelitian yang semestinya dilakukan di perguruan tinggi. Bahkan menurutnya, jika perguruan tinggi memiliki produk yang bagus dari hasil riset, maka perguruan tinggi tersebut akan memiliki daya saing.

“Kalau kita melakukan riset berarti kita harus mengeluarkan produk berdaya saing, misal di Lampung ada kopi lampung, coba diriset, mampu tidak mengalahkan prodak lain, kalo tidak berdaya saing berarti riset kita masih hanya tumpukan kertas,” ujarnya di acara seminar yang dimoderotori oleh Dr. Achyani, M.Si., dosen dan wakil direktur pascasarjana UM Metro.

Meski begitu, Prof. Suyatno menyadari bahwa sampai saat ini budaya riset di perguruan tinggi masih rendah, lebih-lebih menurutnya, dunia industri dan perguruan tinggi belum jalan selaras. Maka, ia berpendapat bahwa kedua sektor ini harus menjalin kerjasama.

“Memang dibalik itu industri-industri kita belum meresap hasil penelitian perguruan tinggi, maka dari itu, industri dan perguruan tinggi harus bekerjasama. Sulit memang membangkitkan budaya penelitian, tapi kalau sudah terbiasa riset pasti akan enak, meneliti akan jadi hobi. Maka dari itu harus dibuat kebijakan untuk mendukungnya,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia juga menyoroti soal peran dosen di berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang dikaitkan dengan jargon “Muhammadiyah Organisasi Berkemajuan”. Menurut Prof. Suyatno arti berkemajuan ketika kita sudah mencintai ilmu.

“Di Muhammadiyah yang artinya berkemajuan adalah orang yang mampu memberi pencerahan, bagaimana bisa mencerahkan, berarti harus membekali diri dengan ilmu, jadi berkemajuan adalah orang yang mencintai ilmu, mencari ilmu dan mengamalkan ilmu. Bagaimana mau mencerahkan kalau tidak membekali diri dengan ilmu” tutupnya. (Nas/Hum).

The post Prof. Suyatno: Riset Tidak Berdaya Saing Hanya Tumpukan Kertas appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/prof-suyatno-riset-tidak-berdaya-saing-hanya-tumpukan-kertas/feed/ 0