UM Pringsewu Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/um-pringsewu/ Solusi Sukses Masa Depan Mon, 24 Nov 2025 07:41:38 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://ummetro.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-UM-Metro-32x32.png UM Pringsewu Archives - Universitas Muhammadiyah Metro https://ummetro.id/topik/um-pringsewu/ 32 32 Inovasi Beras Analog Berbasis Limbah Singkong: Tim PKM UM Pringsewu–UM Metro Lakukan Monitoring Tahap Kedua di Pringsewu https://ummetro.id/inovasi-beras-analog-berbasis-limbah-singkong-tim-pkm-um-pringsewu-um-metro-lakukan-monitoring-tahap-kedua-di-pringsewu/ Mon, 24 Nov 2025 07:41:38 +0000 https://ummetro.id/?p=154443 Pringsewu,— Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) hibah DRTPM 2025 yang dijalankan Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UM Pringsewu) dan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) memperlihatkan perkembangan signifikan dalam inovasi beras analog dari kulit singkong, sebuah solusi pangan alternatif yang digagas untuk mendukung ketahanan pangan lokal di Kabupaten Pringsewu. Jum’at (21/11/2025) Program ini berlokasi di UMKM Athaya Jaya,

The post Inovasi Beras Analog Berbasis Limbah Singkong: Tim PKM UM Pringsewu–UM Metro Lakukan Monitoring Tahap Kedua di Pringsewu appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
Pringsewu,— Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) hibah DRTPM 2025 yang dijalankan Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UM Pringsewu) dan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) memperlihatkan perkembangan signifikan dalam inovasi beras analog dari kulit singkong, sebuah solusi pangan alternatif yang digagas untuk mendukung ketahanan pangan lokal di Kabupaten Pringsewu. Jum’at (21/11/2025)

Program ini berlokasi di UMKM Athaya Jaya, Desa Sukoharum, Kecamatan Sukoharjo, dan mengusung tema “Revolusi Pangan Hijau: Transformasi Kulit Singkong Menjadi Beras Analog untuk Ketahanan Pangan Mandiri.”

Tahap monitoring kedua menjadi momentum penting untuk melihat konsistensi peningkatan kapasitas mitra. Sejak evaluasi pertama pada 4 Oktober 2025, UMKM Athaya Jaya menunjukkan perubahan dalam pola produksi, pengelolaan limbah, dan pemahaman teknologi pangan.

Sebelumnya, UMKM ini hanya memproduksi kelanting singkong dengan omzet bulanan Rp 8,5–10 juta. Limbah kulit singkong yang mencapai 15–20 kg per hari menjadi masalah lingkungan. Melalui program PKM ini, limbah tersebut dikonversi menjadi bahan baku bernilai ekonomi.

Ketua Tim PKM UM Pringsewu, Fatma Yuniarti, M.Pd., B.I., menjelaskan bahwa pelatihan awal diterima dengan baik oleh para anggota UMKM. “Respon mitra pada evaluasi pertama sangat positif dan seluruh peserta berpartisipasi penuh dalam pelatihan teknis,” ujarnya.

Monitoring kedua pada 21 November 2025 dipimpin oleh Fatma Yuniarti bersama Desi Budiono, M.Pd. dari UM Metro. Kegiatan ini juga melibatkan:

  • Mario Sandro — Dosen Teknologi Laboratorium Medis
  • Mahasiswa pendamping:
    • Muhammad Dzul Fikri
    • Naya Fitia
    • Sri Wahyuni

Tim melakukan analisis menyeluruh mulai dari proses produksi beras analog, penggunaan mesin, ketepatan formulasi, hingga konsistensi tekstur produk.

Menurut Desi Budiono, kualitas produk sudah menunjukkan peningkatan signifikan. “Beras analog yang dihasilkan kini lebih stabil baik dari segi karakteristik fisik maupun kandungan nutrisinya,” jelasnya.

Evaluasi dilakukan melalui:

  • Observasi lapangan
  • Diskusi mendalam bersama anggota UMKM
  • Peninjauan log book harian
  • Analisis foto proses produksi
  • Pelaporan melalui grup WhatsApp untuk monitoring real-time

Mario Sandro memaparkan efektivitas sistem ini:
“Pelaporan digital membantu kami mendeteksi masalah sejak awal dan memberi pendampingan cepat tanpa harus berada di lokasi setiap waktu.”

Outcome – Dampak dan Arah Keberlanjutan

Program ini tidak hanya menyelesaikan persoalan limbah kulit singkong tetapi juga memperluas peluang ekonomi UMKM Athaya Jaya. Transformasi limbah menjadi produk pangan baru memperkuat:

  • Ketahanan pangan lokal
  • Model ekonomi sirkular
  • Inovasi pangan berbasis potensi daerah

UMKM yang awalnya hanya memiliki satu produk kini mulai mampu memproduksi beras analog secara mandiri.

Tim PKM merencanakan evaluasi sumatif di akhir program untuk mengukur keberlanjutan model pemberdayaan ini. Fatma Yuniarti menegaskan komitmen tim “Kami optimis pendekatan ini dapat direplikasi sebagai model pengembangan pangan lokal berbasis limbah.”

The post Inovasi Beras Analog Berbasis Limbah Singkong: Tim PKM UM Pringsewu–UM Metro Lakukan Monitoring Tahap Kedua di Pringsewu appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro Jadi Tuan Rumah Pendampingan Akreditasi PTMA Regional Sumatra https://ummetro.id/um-metro-jadi-tuan-rumah-pendampingan-akreditasi-ptma-regional-sumatra/ https://ummetro.id/um-metro-jadi-tuan-rumah-pendampingan-akreditasi-ptma-regional-sumatra/#respond Sun, 13 Oct 2019 06:03:02 +0000 https://ummetro.id/?p=11180 UM Metro – Universitas Muhammadiyah Metro dipercaya oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai penyelenggara Pendampingan Akreditasi unggul Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah’ (PTMA) Regional Sumatra. Sabtu-Minggu (12-13/10/2019). Acara yang berlangsung di aula gedung Hubungan Internasional UM Metro itu diikuti oleh puluhan peserta dari tujuh delegasi PTMA. Sedangkan hadir sebagai narasumber

The post UM Metro Jadi Tuan Rumah Pendampingan Akreditasi PTMA Regional Sumatra appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
UM Metro – Universitas Muhammadiyah Metro dipercaya oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai penyelenggara Pendampingan Akreditasi unggul Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah’ (PTMA) Regional Sumatra. Sabtu-Minggu (12-13/10/2019).

Acara yang berlangsung di aula gedung Hubungan Internasional UM Metro itu diikuti oleh puluhan peserta dari tujuh delegasi PTMA. Sedangkan hadir sebagai narasumber ialah Prof. Dr. Ir. Siti Muslimah Widyastuti, M.Sc., dan Saepudin Nirwan, S.Kom., M.Kom.

Keduanya berbagi tugas menyampaikan materi tentang Akreditasi Perguruan Tinggi, Klinik Pengisian Borang LKPT-APT, Klinik Pengisian Borang LED-APT serta perumusan hasil klinik dan rencana tindak lanjut.

Sementara menurut Dr. Budhi Akbar, M.Si., perwakilan dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, sekaligus membuka acara.

“Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi harus dibuat jauh-jauh hari, jangan sampai asessor BAN-PT sudah visitasi ke kampus bapak/ibu, tapi persiapan dokumen dan laporan terkait akreditasi belum maksimal. Dan jangan sampai apa yang kita persiapkan tidak masuk dalam indikator penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi,” tegasnya.

Lanjut Dr. Budhi “Dan bapak/ibu dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah’ harus terus mengembangkan instrumen akreditasi melalui lembaga penjaminan mutunya (LPM), karena IAPT yang dibuat oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah adalah sebagai standar minimal,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama rektor UM Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., berharap adanya pendampingan oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ini, semua perguruan tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah’, terutama tujuh PTMA yang hadir bisa semakin maju dan berkembang menjadi perguruan tinggi unggul.

“Ini tantangan untuk kita, tapi dengan akreditasi unggul insyaallah masyarakat akan senang bergabung bersama kita. Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin, kita duduk bersama saling bertukar pikiran bagaimana cara pengisian borang menuju akreditasi unggul,” ungkapnya saat pidato sambutan. (https://www.cadjewelleryskills.com/)

Penting juga diketahui, tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang mengikuti Pendampingan Akreditasi unggul Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah’ (PTMA) Regional Sumatra ialah UM Sumatra Barat, UM Bengkulu, UM Palembang, UM Kota Bumi, UM Pringsewu, UM Lampung dan UM Metro sebagai tuan rumah. (Nas/Hum).

 

 

 

The post UM Metro Jadi Tuan Rumah Pendampingan Akreditasi PTMA Regional Sumatra appeared first on Universitas Muhammadiyah Metro.

]]>
https://ummetro.id/um-metro-jadi-tuan-rumah-pendampingan-akreditasi-ptma-regional-sumatra/feed/ 0